Nama Bali Terseret dalam Dokumen Jeffrey Epstein, Foto di Gianyar Bikin Geger

Irmanon Riandina . February 04, 2026


Foto: Getty Images

Teknologi.id - Kasus kejahatan seksual yang melibatkan mendiang Jeffrey Epstein kembali menjadi sorotan dunia. Kali ini, perhatian publik tersedot setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (Department of Justice/DOJ) merilis kumpulan dokumen terbaru terkait penyelidikan Epstein pada Jumat, 30 Januari 2026. Arsip tersebut berisi ratusan ribu foto serta ribuan video yang dikumpulkan selama proses investigasi panjang terhadap jaringan kejahatan yang melibatkan Epstein dan orang-orang terdekatnya.

Di antara tumpukan dokumen itu, muncul satu fakta yang mengejutkan, khususnya bagi masyarakat Indonesia. Nama Bali dan Indonesia tercantum dalam salah satu berkas, lengkap dengan foto yang menampilkan Jeffrey Epstein bersama Ghislaine Maxwell. Temuan ini langsung memicu rasa penasaran sekaligus spekulasi luas di media sosial.

Baca juga: Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis! Nama Elon Musk & Bill Gates Jadi Sorotan

Arsip DOJ Ungkap Dokumentasi Epstein di Bali


Foto: Tangkapan layar/Akun X @geovenera

Dalam slide awal salah satu dokumen PDF yang dirilis DOJ, tercantum beberapa wilayah dunia yang diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas Epstein. Daftar tersebut mencakup Afrika, Hawai, Rusia, hingga kawasan Asia dengan penulisan “Bali/Thailand/Asia”. Penyebutan Bali secara spesifik membuat publik bertanya-tanya, apa sebenarnya yang terjadi di Indonesia pada periode tersebut?

Perhatian semakin besar setelah sebuah unggahan dari akun media sosial X, @geovenera, pada Minggu, 1 Februari 2026, menyertakan foto Epstein dan Maxwell yang disebut diambil antara 27 hingga 29 Mei 2002. Dalam foto itu, Epstein terlihat mengenakan kemeja putih dan celana hitam, sedang berada di sebuah galeri patung. Berdasarkan analisis koordinat lokasi yang dibagikan, keduanya diketahui berada di kawasan Batubulan, Kabupaten Gianyar, Bali.

Keterangan yang menyertai unggahan tersebut menyebutkan secara rinci lokasi dan waktu pengambilan gambar. Hal ini memperkuat dugaan bahwa Epstein memang sempat mengunjungi Bali bersama Maxwell, sosok yang dikenal sebagai rekan dekat sekaligus kaki tangannya dalam berbagai aktivitas kriminal.

Puluhan Foto Bali Tersimpan dalam Epstein File

Perbincangan di ruang publik kian memanas setelah warganet menemukan salah satu arsip dalam berkas Epstein File yang diberi kode EFTA00129111.pdf. Dokumen tersebut memuat sejumlah surat dan foto sensitif, termasuk satu gambar dengan keterangan mencurigakan berbunyi, Before a group/gang training exercise in Bali. Kalimat singkat ini langsung memicu berbagai tafsir liar di kalangan warganet. Selain itu, ditemukan puluhan thumbnail gambar dengan penamaan file berurutan, mulai dari “Bali09.JPG” hingga “Bali50.JPG”. Seluruh thumbnail tersebut menampilkan beragam visual lokasi di Bali,.

Keterangan tersebut sontak memicu beragam penafsiran di media sosial. Banyak pengguna internet mencoba menghubungkan catatan dalam dokumen itu dengan berbagai teori yang sebelumnya sudah berkembang seputar aktivitas Epstein di sejumlah negara. Namun, hingga kini, belum ada penjelasan resmi yang memastikan konteks sebenarnya dari catatan tersebut maupun aktivitas apa yang dimaksud.

Spekulasi yang beredar pun meluas ke berbagai arah. Sebagian pihak mengaitkannya dengan properti Epstein di New Mexico yang dikenal sebagai Zorro Ranch, lokasi yang sebelumnya ramai dibicarakan karena disebut-sebut terkait rencana ilegal Epstein. Meski demikian, hubungan antara dokumen yang menyebut Bali dengan lokasi tersebut masih bersifat dugaan dan belum didukung bukti hukum yang kuat.

Baca juga: Virus Nipah Kembali Serang India: Gejala, Penularan, dan Risiko Kematian 75%

Pakar Ingatkan Publik Tak Terburu-buru Menarik Kesimpulan

Para ahli hukum mengingatkan agar publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan. Mereka menekankan bahwa keterangan foto dalam dokumen penyelidikan belum tentu merupakan fakta hukum yang telah diverifikasi. Caption atau deskripsi bisa saja merupakan catatan awal penyidik, asumsi sementara, atau bagian dari arsip mentah yang belum diuji di pengadilan.Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk bersikap kritis dan berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama yang belum disertai klarifikasi resmi dari otoritas terkait.

Jeffrey Epstein sendiri telah lama dikenal sebagai tokoh sentral dalam salah satu skandal terbesar yang melibatkan jaringan kekuasaan global. Selama bertahun-tahun, kasusnya menyeret nama-nama besar dari kalangan politik, bisnis, hingga selebritas dunia. Namun penting dicatat, kemunculan nama individu atau lokasi dalam dokumen investigasi tidak serta-merta menunjukkan keterlibatan dalam tindak pidana.

Fakta yang ada baru sebatas jejak perjalanan dan arsip investigasi, yang masih memerlukan penelusuran serta verifikasi lebih lanjut.


Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News


(ir/sa)

Share :