Elon Musk Jadi Orang Terkaya di Dunia, Harta Tembus Rp14.000 Triliun!

Irmanon Riandina . February 06, 2026


Foto: ChatGPT

Teknologi.id - Nama Elon Musk kembali mengguncang peta kekayaan global. Pengusaha teknologi asal Amerika Serikat itu resmi menorehkan rekor baru sebagai manusia pertama di dunia yang memiliki harta lebih dari 800 miliar dolar AS. Jika dikonversi ke rupiah, jumlah tersebut setara Rp14.000 triliun, angka yang belum pernah dicapai siapa pun sebelumnya.

Lonjakan kekayaan Musk terjadi setelah langkah korporasi besar yang melibatkan dua perusahaan kunci miliknya, yakni SpaceX dan xAI. Perusahaan antariksa SpaceX secara resmi mengakuisisi xAI, perusahaan kecerdasan buatan yang juga berada di bawah kendali Musk. Dari transaksi ini, lahirlah entitas raksasa baru dengan nilai gabungan mencapai 1,25 triliun dolar  AS.

Valuasi Gabungan Dorong Lonjakan Kekayaan

Menurut estimasi Forbes, penggabungan tersebut memberi dampak langsung terhadap kekayaan pribadi Musk. Nilai hartanya tercatat melonjak sekitar 84 miliar dolar  AS. Dengan tambahan tersebut, total kekayaan bersih Musk kini diperkirakan mencapai 852 miliar dolar  AS atau sekitar Rp14.314 triliun.

Angka ini bukan hanya menempatkan Musk di posisi puncak daftar orang terkaya dunia, tetapi juga menciptakan jarak yang sangat lebar dengan para miliarder lain. Selisih kekayaan Musk dengan orang terkaya kedua di dunia kini mencapai ratusan miliar dolar AS.

Baca juga: Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis! Nama Elon Musk & Bill Gates Jadi Sorotan

Kepemilikan Saham yang Terpusat

Sebelum penggabungan, Musk tercatat memiliki sekitar 42 persen saham SpaceX dengan nilai sekitar 336 miliar dolar AS. Di sisi lain, ia juga menguasai sekitar 49 persen saham xAI yang kala itu bernilai kurang lebih 122 miliar dolar AS. Kedua aset tersebut sudah menyumbang porsi besar terhadap kekayaannya. Namun, setelah akuisisi rampung, struktur kepemilikan mengalami perubahan. SpaceX kini dinilai sebesar 1 triliun dolar  AS, sementara xAI diberi valuasi sekitar 250 miliar dolar AS.

Forbes memperkirakan Musk menguasai sekitar 43 persen saham perusahaan gabungan, yang jika dihitung bernilai sekitar 542 miliar dolar AS atau setara Rp9.106 triliun. Nilai tersebut menjadikan SpaceX sebagai aset paling bernilai dalam seluruh portofolio Musk.

Meski SpaceX menjadi kontributor terbesar, Tesla tetap memegang peran signifikan dalam kekayaan Musk. Ia tercatat memiliki sekitar 12 persen saham Tesla dengan nilai pasar sekitar 178 miliar dolar AS. Selain itu, Musk juga mengantongi opsi saham Tesla senilai sekitar 124 miliar dolar AS. Jumlah tersebut bahkan belum mencakup paket kompensasi Tesla yang disetujui para pemegang saham pada November lalu.

Paket ini berpotensi memberikan Musk tambahan saham senilai hingga 1 triliun dolar AS, dengan syarat Tesla mampu mencapai target kinerja jangka panjang tertentu. Jika target tersebut tercapai, rekor kekayaan Musk berpeluang kembali terpecahkan.

Satu Ekosistem Besar di Bawah Kendali Musk

Akuisisi xAI oleh SpaceX juga melengkapi strategi integrasi yang dilakukan Musk dalam setahun terakhir. Sebelumnya, pada Maret lalu, xAI telah digabungkan dengan platform media sosial X (sebelumnya Twitter). Kesepakatan tersebut menilai xAI sebesar 80 miliar dolar AS dan X sebesar 33 miliar dolar AS.

Dengan transaksi terbaru ini, X, xAI, dan SpaceX kini berada dalam satu ekosistem bisnis raksasa yang saling terhubung. Perusahaan gabungan ini bahkan dikabarkan tengah mempersiapkan penawaran umum perdana (IPO) pada akhir tahun, yang berpotensi kembali meraih valuasi secara signifikan.

Baca juga: Elon Musk Ngamuk! Tuntut OpenAI dan Microsoft Ganti Rugi Rp2.27 Kuadriliun

Rekor Kekayaan Beruntun


Foto: Getty Images

Kenaikan harta Elon Musk tergolong sangat cepat. Dalam kurun empat bulan terakhir, ia mencetak empat tonggak kekayaan bersejarah. Pada Oktober 2025, Musk menjadi orang pertama dengan kekayaan 500 miliar dolar AS. Kemudian pada 15 Desember 2025, angkanya naik ke 600 miliar dolar AS. Empat hari berselang, tepatnya 19 Desember 2025, Musk menembus level 700 miliar dolar AS. Puncaknya, pada Februari 2026, kekayaannya resmi melampaui 800 miliar dolar AS.

Rekor yang dicapai Elon Musk bukan sekadar soal angka, tetapi mencerminkan perubahan besar dalam lanskap bisnis global. Dengan dominasi di sektor antariksa, kecerdasan buatan, otomotif, dan media sosial, Musk kini berada di kelas tersendiri. Jika rencana IPO dan target Tesla berjalan sesuai skenario, bukan tak mungkin batas kekayaan manusia akan kembali bergeser dan lagi-lagi, Musk yang memimpinnya.


Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News


(ir/sa)

Share :