
Foto: Windows Central
Teknologi.id – Pameran teknologi tahunan bergengsi, Consumer Electronics Show (CES) 2026, kembali menjadi saksi lahirnya inovasi radikal yang mengubah cara kita memandang komputer pribadi. Vendor PC kenamaan, Hewlett-Packard (HP), secara resmi memamerkan HP EliteBoard G1a, sebuah All-in-One (AIO) PC yang seluruh komponen utamanya "disamarkan" di dalam bodi sebuah papan ketik (keyboard). Perangkat yang memenangkan penghargaan CES 2026 Innovation Award ini seolah menghidupkan kembali nostalgia komputer era 80-an seperti Commodore 64, namun dengan kekuatan kecerdasan buatan (AI) modern yang paling mutakhir.
Laporan dari Kompas Tekno menyoroti bahwa EliteBoard G1a bukanlah sekadar aksesori, melainkan sebuah komputer utuh berbasis Windows 11 yang dirancang untuk menjawab tantangan dunia kerja hybrid masa kini. HP melihat sebuah tren menarik di mana para pekerja kantor seringkali menggunakan laptop mereka hanya sebagai "otak" yang diletakkan di atas meja dalam kondisi tertutup (clamshell mode), sementara interaksi dilakukan melalui monitor eksternal dan keyboard tambahan. Melihat hal tersebut, HP memutuskan untuk memangkas kerumitan tersebut dengan memasukkan seluruh fungsionalitas komputer langsung ke dalam keyboard itu sendiri.
Filosofi Desain: Ringkas, Modular, dan Fungsional

Foto: Windows Central
Sekilas, HP EliteBoard G1a tampak seperti keyboard desktop profesional biasa berwarna hitam elegan, lengkap dengan number pad dan tombol fungsi yang lengkap. Namun, di balik bodinya yang ramping dengan ketebalan hanya sekitar 12mm (pada varian tertentu), tertanam rangkaian perangkat keras kelas atas. HP merancang perangkat ini dengan bobot sekitar 1,5 kg, yang membuatnya tetap terasa kokoh di atas meja namun masih sangat portabel untuk dibawa di dalam tas ransel.
Salah satu nilai jual utama yang ditekankan HP adalah aspek kemudahan servis atau repairability. Di era di mana banyak perangkat elektronik semakin sulit diperbaiki, EliteBoard G1a justru hadir dengan desain modular. Pengguna atau staf TI perusahaan dapat membongkar modul keyboard hanya dalam waktu kurang dari 10 menit jika terjadi kerusakan pada tombol atau sakelar. Panel bawahnya memberikan akses cepat ke sistem pendingin aktif dan komponen utama lainnya, memastikan perangkat ini memiliki usia pakai yang panjang.
Baca juga: Kenapa Keyboard Susunannya QWERTY? Ini Sejarahnya!
Performa "Copilot Plus PC" dengan Tenaga AMD Ryzen AI
Meskipun ukurannya sangat ringkas, HP tidak mengorbankan performa. EliteBoard G1a ditenagai oleh prosesor terbaru AMD Ryzen AI 300 Pro series. HP menawarkan beberapa konfigurasi, mulai dari Ryzen AI 5 330 Pro hingga varian tertinggi Ryzen AI 7 350 Pro. Yang paling mengesankan adalah keberadaan unit pemrosesan saraf (NPU) yang mampu menghasilkan performa hingga 50 TOPS (Trillion Operations Per Second). Hal ini membuat EliteBoard G1a resmi menyandang gelar sebagai Copilot Plus PC, yang sanggup menjalankan berbagai fitur AI generatif dari Microsoft secara lokal tanpa harus selalu bergantung pada koneksi internet.
Untuk mendukung produktivitas berat, perangkat ini dibekali dengan kapasitas RAM DDR5-5600 hingga 64 GB dan media penyimpanan SSD NVMe PCIe 4.0 hingga 2 TB. Menariknya, komponen RAM dan SSD ini tidak disolder ke papan induk, melainkan menggunakan slot standar laptop sehingga pengguna dapat melakukan upgrade secara mandiri di masa depan. Pengolahan grafisnya diserahkan pada GPU terintegrasi AMD Radeon 860M yang sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan desain grafis ringan, pengeditan video pendek, hingga presentasi bisnis yang kompleks.
Konektivitas Tanpa Batas dan Portabilitas Baterai
Salah satu keunggulan utama dari keyboard PC ini adalah kemampuannya untuk berubah menjadi stasiun kerja lengkap hanya dengan satu kabel. Melalui dukungan port USB4, EliteBoard G1a dapat disambungkan langsung ke monitor eksternal. Port ini tidak hanya mengirimkan sinyal video, tetapi juga menerima daya listrik dari monitor (jika monitor mendukung power delivery) dan menghubungkan periferal lain.
Bahkan, HP mengklaim bahwa perangkat ini sanggup menggerakkan hingga empat monitor beresolusi 4K dengan refresh rate 60 Hz secara simultan. Ini menjadikannya solusi ideal bagi para analis keuangan, pembuat konten, atau profesional yang membutuhkan ruang kerja digital yang luas. Untuk konektivitas nirkabel, EliteBoard G1a sudah mendukung standar Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0 terbaru.
Baca juga: Lenovo Pamer Keyboard dan Mouse Self-Charging bertenaga Cahaya Ruangan di CES 2026
Kejutan lainnya adalah keberadaan baterai internal berkapasitas 32 Wh. Berbeda dengan keyboard PC tradisional yang harus selalu dicolok ke listrik, EliteBoard G1a dapat beroperasi secara mandiri selama kurang lebih 3,5 jam. Fitur ini sangat berguna saat terjadi pemadaman listrik mendadak atau ketika pengguna harus berpindah ruang rapat tanpa ingin mematikan komputer dan kehilangan pekerjaan yang sedang dibuka.
Masa Depan Dunia Kerja: Lebih dari Sekadar Gimmick
Kehadiran HP EliteBoard G1a di tahun 2026 menandai pergeseran besar dalam cara industri memandang desain PC. PC tidak lagi harus berbentuk kotak besar di bawah meja atau laptop dengan layar yang melekat. Dengan konsep keyboard PC, meja kerja menjadi jauh lebih bersih (minimalis) karena tidak ada lagi kabel yang berseliweran dari CPU ke monitor dan keyboard.
HP belum mengumumkan harga resmi dan jadwal ketersediaan untuk pasar ritel secara luas, namun diperkirakan perangkat ini akan mulai tersedia untuk segmen korporasi (enterprise) pada Maret 2026 melalui situs resmi HP.com. Perangkat ini juga dilengkapi dengan sistem keamanan tingkat tinggi, HP Wolf Security, serta fitur spill-proof (tahan tumpahan air) yang sangat penting untuk penggunaan sehari-hari di kantor maupun di rumah.
Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News.
(WN/ZA)