CEO JETE Masuk Fortune 40 Under 40, Bukti Kesuksesan Brand Lokal di Pasar Global

Wildan Nur Alif Kurniawan . March 02, 2026


Foto JETE

Teknologi.id – Nama Jhonny Thio Doran, CEO JETE dan Doran Group, resmi masuk dalam daftar bergengsi 40 Under 40 Fortune Indonesia tahun ini. Penghargaan ini bukan sekadar validasi atas pertumbuhan bisnis yang masif, melainkan pengakuan atas dampak nyata sang pengusaha dalam menggerakkan ekonomi lokal melalui penciptaan lebih dari 1.000 lapangan kerja baru di seluruh Indonesia.

Di tengah lanskap bisnis teknologi yang dinamis, Jhonny berhasil membuktikan bahwa sebuah brand lokal mampu bersaing dengan raksasa global sekaligus menjaga komitmen sosial. Baginya, indikator kesuksesan sebuah perusahaan tidak hanya dilihat dari laporan laba rugi, tetapi dari seberapa besar taraf hidup masyarakat dan karyawan yang ikut terangkat seiring dengan ekspansi bisnisnya.

Mimpi Besar dari Kamar Kost Sempit


Foto: JETE

Perjalanan sukses ini tidak terjadi dalam semalam. Jhonny memulai langkah pertamanya pada tahun 2008 dengan modal yang sangat terbatas. Saat itu, ia mengoperasikan bisnisnya dari sebuah kamar kost kecil yang merangkap sebagai gudang penyimpanan. Berjualan jam tangan dan aksesori ponsel dari toko ke toko, ia melakukan segala operasional secara mandiri, mulai dari pengadaan barang hingga pengiriman.

Baca juga: Gempur Neuralink! China Kini Balap Teknologi Implan Otak untuk Produksi Massal

Memanfaatkan platform komunitas seperti Kaskus di era sebelum marketplace meraksasa, Jhonny mulai melihat peluang pertumbuhan yang signifikan. Kenaikan volume penjualan menuntut sistem yang lebih kompleks. Sadar bahwa ia tidak bisa bergerak sendiri untuk berkembang, ia mulai mengajak rekan satu kostnya untuk bergabung. Langkah kecil inilah yang menjadi cikal bakal organisasi bisnis yang kini menaungi ratusan orang.

Evolusi Bisnis: Dari Ruko Hingga JETE Tower

Pada tahun 2011, skala bisnis Jhonny mengalami lonjakan hingga ia harus menyewa satu lantai penuh di rumah kostnya untuk menampung stok barang. Titik balik terjadi ketika ia memutuskan memindahkan operasional ke sebuah rumah toko (ruko) untuk menjalankan strategi yang lebih matang. Di fase ini, ia mulai membentuk struktur organisasi formal dengan pembagian divisi gudang, administrasi, dan penjualan.

Keberanian Jhonny memuncak pada tahun 2014 saat ia meluncurkan brand JETE. Meski awalnya dipandang sebelah mata di tengah serbuan produk aksesori gadget luar negeri, ia tetap konsisten membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Fokusnya bukan hanya pada produk, melainkan pada layanan purna jual dan jaringan distribusi yang luas.

Pertumbuhan organik ini membawa JETE pindah ke gedung pusat mandiri, JETE Tower di Surabaya, pada tahun 2017. Di sini, jumlah karyawan meningkat drastis hingga menyentuh angka ratusan, mempertegas posisi JETE sebagai pemain utama di industri aksesori gadget nasional.

Ketangguhan di Masa Krisis dan Ekspansi Global 2026

Tahun 2019 menjadi ujian terberat sekaligus pembuktian visi Jhonny. Di saat pandemi Covid-19 memaksa banyak perusahaan melakukan efisiensi dan pemutusan hubungan kerja, JETE justru mengambil langkah berani dengan membuka official store pertamanya di WTC Surabaya. Keputusan ini diambil bukan semata untuk profit, melainkan untuk membuka lapangan kerja baru di tengah situasi ekonomi yang sedang terpuruk.

Kini, memasuki tahun 2026, jaringan bisnis di bawah Doran Group telah berkembang sangat pesat. Hingga akhir 2025, JETE telah mengoperasikan lebih dari 150 gerai ritel di kota-kota besar seperti Jakarta, Medan, dan Makassar. Target besar telah dipatok untuk tahun ini:

  • Target Gerai: Menembus lebih dari 200 gerai ritel.

  • Fokus Wilayah: Ekspansi ke kota tier-2 serta lokasi strategis (bandara, stasiun, dan rumah sakit).

  • Jangkauan Global: Memperkuat entitas bisnis di Shenzhen, Tiongkok, sebagai langkah go-global.

Baca juga: Mitos atau Fakta? Puasa Ternyata Tidak Menurunkan Fungsi Otak, Ini Penjelasan Sains

Mendukung Gaya Hidup Sehat dan Nilai Jangka Panjang

Selain fokus pada perangkat teknologi, Jhonny juga membawa JETE masuk ke dalam ekosistem gaya hidup sehat. Melalui lini produk smartwatch dan perangkat audio olahraga, serta penyelenggaraan ajang lari nasional seperti JETE RUN, perusahaan turut menggerakkan sektor UMKM lokal dan ekonomi kreatif di setiap penyelenggaraannya.

Sebagai Sekretaris Jenderal Asosiasi Sejuta Pengusaha Indonesia (ASPIN), Jhonny tetap memegang teguh prinsip "For Better Day". Ia meyakini bahwa bisnis yang baik adalah bisnis yang mampu membangun kepercayaan (trust) dan memberikan nilai manfaat bagi masyarakat luas.

"Ini bukan tentang saya, tapi tentang ribuan orang yang bekerja bersama membangun sebuah mimpi besar. Keberhasilan sejati adalah menciptakan value jangka panjang bagi banyak orang," pungkas Jhonny.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News

(WN/ZA)

Share :