
Foto: X /@Carlos_Vassan
Teknologi.id – Apple dikabarkan tengah mempersiapkan dua produk baru di bawah label “Ultra” yang dijadwalkan meluncur pada tahun 2027. Berdasarkan laporan terbaru, kedua perangkat tersebut adalah ponsel lipat premium dan laptop kelas atas yang akan diberi nama MacBook Ultra.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi baru perusahaan untuk memperluas identitas produknya di bawah kepemimpinan baru, menyusul transisi posisi CEO dari Tim Cook. Jika rencana ini terealisasi, label “Ultra” akan dikukuhkan sebagai kategori tertinggi dalam ekosistem perangkat Apple, menempati posisi di atas lini "Pro" yang selama ini menjadi simbol performa premium.
Ponsel Lipat Pertama: iPhone Ultra

Foto: Future
Menurut laporan yang mengutip sumber internal perusahaan, ponsel lipat pertama Apple tidak akan menggunakan penamaan numerik utama seperti iPhone 18. Perangkat ini akan dipasarkan dengan nama iPhone Ultra.
Berikut adalah beberapa detail terkait proyeksi peluncuran iPhone Ultra:
Identitas Tersendiri: Perangkat ini akan berdiri sebagai lini yang terpisah, mirip dengan strategi Apple saat memperkenalkan seri iPhone Air.
Harga Tertinggi: Posisinya diproyeksikan berada di atas lini Pro, menjadikannya sebagai iPhone dengan harga termahal yang pernah dirilis oleh Apple.
Ketersediaan Terbatas: Meski diperkirakan akan diperkenalkan bersamaan dengan seri iPhone 18 Pro dan Pro Max, peluncuran iPhone Ultra di pasar berpotensi mundur beberapa pekan dengan jumlah unit awal yang terbatas.
Baca juga: Waspada! Modus Phishing Baru Gunakan Email Resmi Apple untuk Tipu Pengguna
MacBook Ultra dan Terobosan Layar Sentuh
Selain ponsel lipat, Apple juga dilaporkan tengah mengembangkan MacBook Ultra yang diposisikan di atas seri MacBook Pro.
Perangkat ini dikabarkan akan membawa dua pembaruan perangkat keras yang signifikan: penggunaan panel layar OLED dan dukungan layar sentuh (touchscreen). Hadirnya fitur layar sentuh ini menjadi sorotan utama, mengingat Apple selama bertahun-tahun enggan mengadopsi teknologi tersebut untuk lini laptop MacBook mereka.
Jika rumor ini terbukti akurat, MacBook Ultra akan menjadi salah satu perubahan desain paling masif di kategori laptop Apple sejak perusahaan bertransisi menggunakan chip Apple Silicon. Laptop ini ditargetkan untuk pengguna profesional yang membutuhkan performa kelas tertinggi sekaligus membuka segmen pasar baru untuk laptop ultra-premium.
Laporan yang sama juga mengungkap bahwa MacBook Ultra awalnya direncanakan untuk meluncur lebih cepat. Namun, jadwal peluncurannya harus tertunda akibat adanya kendala pasokan memori dalam rantai distribusi global.
Baca juga: Pabrik Apple di Batam Resmi Produksi AirTag dan AirPods, Diekspor hingga AS
Strategi Margin di Tengah Perlambatan Inovasi
Secara bisnis, kehadiran dua perangkat berlabel Ultra ini menandai pergeseran fokus Apple ke arah kategori eksklusif bernilai tinggi. Alih-alih hanya berfokus pada perluasan volume penjualan gawai, Apple tampaknya berupaya memperbesar margin keuntungan melalui produk dengan diferensiasi fitur yang tajam dan harga premium.
Pendekatan strategis ini juga mencerminkan dinamika industri teknologi global saat ini. Ketika inovasi pada perangkat arus utama (mainstream) mulai melambat, berbagai perusahaan teknologi mulai mencari jalur pertumbuhan baru melalui penciptaan kategori produk yang lebih eksperimental dan eksklusif.
Baca berita dan artikel lainnya di Google News
(wn/sa)