Singapura Rencanakan Membangun Rumah Warganya Dengan 3D Printer

Adi Arriansyah . September 22, 2017
Foto: techgoondu.com
Singapura telah mengumumkan rencana untuk menyediakan warganya rumah yang dibuat dari printer 3 dimensi (3D Printer). Jika rencana ini mendapat lampu hijau, lantai rumah akan dicetak secara terpisah dan kemudian dirakit di tempat layaknya kepingan Lego. Mereka menggunakan teknologi ini untuk membangun rumah karena mereka tidak ingin ada campur tangan dari pekerja asing. Rencananya, rumah hasil 3D Printing ini akan digunakan oleh para lansia dan para orang yang tidak memiliki rumah, ataupun warganya yang ingin membutuhkan rumah. Namun, terkait rencana proyek rumah cetak 3 dimensi di Singapura, tidak setiap komponen bagian dari rumah akan dibuat dengan 3D Printer. Pembuatan bagian dengan 3D Printer hanya untuk komponen struktural utamanya saja. The Singapore Centre for 3D Printing mengatakan, pihaknya sudah berhasil membangun tiga bangunan bergaya asrama menggunakan metode Prefabricated Pre-Finished Volumetric Construction yang sudah ada. Mereka bilang jika tahap pengembangan pada printer 3D sudah selesai, maka rencana ini akan menjadi kenyataan. “Di daerah perumahan ada tantangan cukup besar. Kami harus mengembangkan semua ini dari awal. Industri konstruksi biasanya sangat konservatif, bangunan cenderung menjadi salah satu industri untuk percobaan untuk membuat sesuatu yang baru” ujar Chua Chee Kai dari 3D Printing told GovInsider. Rencananya, rumah pertama dari 3D Printer ini akan tersedia dalam dua tahun ke depan, selama pihak berwenang dapat memastikan keselamatan rumah tersebut. Dan setiap biaya komponen yang tidak dapat dicetak secara efektif masih bisa dibuat menggunakan metode tradisional. Sumber: Dirangkum dari liputan6.com
Share :