Mantan CEO Google, Eric Schmidt, Diam-Diam Sudah Tidak Menjabat Lagi

Indah Mutia Ayudita . May 12, 2020

Eric Schmidt, Mantan CEO Google. Foto: GettyImages

Teknologi.id - Mantan petinggi Google, Eric Schmidt, diam-diam telah mundur dari jabatannya sebagai penasihat di perusahan tersebut setelah bekerja selama kurang lebih 19 tahun. Dilaporkan CNet, Schmidt sudah tidak menjabat lagi sejak Februari 2020 lalu. Hal ini dianggap sebagai transisi natural pada perusahaan tersebut.

Schmidt pertama kali bergabung sejak 2001 pada posisi CEO, dan menjabat sampai tahun 2011. 

Sergey Brin dan Larry Page, pendiri Google, saat itu mengajak Schmidt bergabung karena kepemimpinannya, dengan menaruh harapan Schmidt mampu membawa Google hingga memiliki kredibilitas bisnis yang tinggi. Selain itu, Brin dan Page juga membutuhkan Schmidt sebagai pengawas kerja kedua founder tersebut.

Baca juga: Mantan Karyawan Microsoft dan Google Bantu WHO Buat Aplikasi Pelacak COVID-19

Dibawah pimpinan Schmidt, Google mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, mulai dari mesin pencari, sampai dengan produk smartphone, e-mail, dan lain lain.

Di tahun 2011, Page menggantikan Schmidt yang mundur dari posisi CEO dan Schmidt menjadi Ketua Eksekutif Direksi.

Pada tahun 2015, Google membuat perusahaan induk yang disebut dengan Alphabet. Schmidt masuk menjadi Ketua Eksekutif di sana.

Bersamaan dengan semakin sedikitnya peran Schmidt di Google dan Alphabet, 2016 ia memutuskan untuk bergabung dengan Dewan Inovasi Pertahanan Amerika Serikat (U.S Defense Innovation Board) sebagai Ketua.

2017, Schmidt mundur dari posisinya di Google dan Alphabet, kemudian memilih menjadi penasihat untuk isu-isu sains dan teknologi.

Baca juga: Youtube Alami Lonjakan Pendapatan Ditengah Pandemi COVID-19

Schmidt terkenal mampu memprediksi perkembangan teknologi, salah satunya teknologi kecerdasan buatan yang gencar-gencarnya dikembangkan oleh Google.

Baru-baru ini, Schmidt dipilih oleh Walikota New York, Andew Cuomo, untuk mengepalai komisi yang membahas isu teknologi selama pandemi Covid-19 dan sesudah pandemi berakhir.

(im)

Share :