‘Drone’ Sebesar Pasir Diuji Coba, ini Tujuannya

Fabian Pratama Kusumah . September 24, 2021

Foto: Science Alert

Teknologi.id - Sekelompok insinyur telah memberikan ‘drone’ dengan microchip kecil kemampuan untuk terbang di udara, menurut sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal Nature .

Mesin seukuran pasir ini akan segera terbang melintasi langit yang mungkin termasuk kota di mana Anda berada.

Desain perangkat baru ini mengambil inspirasi dari benih yang disebarkan oleh angin, dan berbentuk seperti baling-baling yang sangat kecil yang mampu menangkap angin.

Yang terpenting, ini bisa menjadi struktur terbang terkecil yang pernah dibuat oleh manusia. Secara alami, perangkat elektronik terus menyusut ukurannya seiring dengan meningkatnya kemampuan manusia.

Seperti mampu memadatkan teknologi dengan sistem modern mencapai tingkat sub-milimeter dan memungkinkan pengembangan elektronik konsumen portabel, sistem pemantauan lingkungan yang luas, dan bahkan implan tubuh yang canggih.

Akan tetapi mengirimkan sensor kecil ini untuk mempelajari perubahan yang ada di lingkungan terbukti sulit.

Studi sebelumnya telah berhasil membuat sistem yang mampu digunakan dari drone kecil, atau seukuran serangga. Tetapi pekerjaan terbaru yang sedang berlangsung mengambil pendekatan yang unik.

Yaitu dengan cara meneliti benih tanaman seperti pohon maple yang bergerak keluar, tim Northwestern memperhatikan bahwa mereka berbentuk seperti baling-baling mini.

Foto: Metro

Berkaca pada kemampuan ini, para peneliti merancang perangkat kecil mereka untuk memiliki aerodinamika serupa, yang dianalisis dan direproduksi dengan pemodelan komputer.

Dengan lebar kurang dari 1 mm, tim Northwestern mengatakan perangkat ini adalah struktur terbang terkecil yang pernah dibuat oleh manusia.

Baca juga: Lift Luar Angkasa Segera Dibangun, Mau Coba?

"Tujuan kami adalah menambahkan penerbangan bersayap ke sistem elektronik skala kecil, dengan gagasan bahwa kemampuan ini akan memungkinkan kami untuk mendistribusikan perangkat elektronik mini yang sangat fungsional”

“Untuk merasakan lingkungan untuk pemantauan kontaminasi, pengawasan populasi, atau pelacakan penyakit,"

Kata Penulis Utama John Rogers dari penelitian ini, dalam posting blog dari universitas. Tim juga melakukan tes yang melihat sensor, memori, antena, dan sumber daya yang dipasang di microflier.

Perangkat kecil ini bahkan dapat dijatuhkan dari pesawat atau bangunan besar untuk disebarkan di area yang sangat luas, menurut para peneliti.

Saat ini adalah pengembangan tahap awal, tetapi dalam dekade mendatang, microchip terbang kecil ini dapat melakukan tugas-tugas yang sangat canggih tanpa terlihat langsung oleh mata telanjang.

(fpk)

Share :