Pembaruan Terbaru Ubuntu 23.10 : Peningkatan UI dengan GNOME 45

Ahmad Naufal Tsani Azizy . October 13, 2023

Foto: OMGUbuntu

Teknologi.id - Ubuntu 23.10, yang juga dikenal sebagai 'Mantic Minotaur', telah dirilis dengan berbagai pembaruan menarik.

Ubuntu 23.10, yang dirilis pada bulan Oktober 2023, adalah versi terbaru dari sistem operasi Ubuntu. Pembaruan ini adalah rilis jangka pendek yang didukung selama 9 bulan dengan pembaruan keamanan, perbaikan bug, dan pembaruan aplikasi penting.

Dalam artikel ini, kita akan membahas fitur-fitur baru yang ditawarkan oleh sistem operasi Linux yang populer ini. Ubuntu 23.10 menawarkan pembaruan pada antarmuka pengguna, fitur-fitur baru, dan sejumlah peningkatan kinerja yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pengguna.

Peningkatan Antarmuka Pengguna dengan GNOME 45

Salah satu pembaruan utama dalam Ubuntu 23.10 adalah penggunaan GNOME 45 sebagai antarmuka pengguna default. GNOME 45 membawa sejumlah peningkatan pada pengalaman pengguna. Salah satu fitur menarik dalam GNOME 45 adalah indikator ruang kerja dinamis. Indikator ini memungkinkan pengguna untuk dengan mudah melihat ruang kerja yang sedang digunakan dan beralih di antara mereka dengan cepat.

Selain itu, di GNOME 45, terdapat peningkatan pada tampilan jendela, penampilan web browser yang lebih tajam, dan dua aplikasi baru yang menggunakan teknologi Flutter. Selain itu, Ubuntu 23.10 juga menghadirkan perubahan besar dalam jumlah perangkat lunak yang diinstal secara default. Beberapa aplikasi seperti LibreOffice, Thunderbird, Shotwell, dan Rhythmbox tidak lagi diinstal secara default, namun masih tersedia di ISO dan sesi live Ubuntu.

Baca Juga: Kerja Sama Google dan Ubuntu untuk Desktop Linux yang Lebih Baik

Foto: OMGUbuntu

Dalam Ubuntu 23.10, opsi instalasi 'minimal' yang diperkenalkan pada tahun 2018 sekarang menjadi opsi instalasi default. Ini berarti instalasi default hanya mencakup utilitas dasar seperti web browser, text editor, terminal, dan alat untuk menginstal perangkat lunak tambahan. Untuk menginstal Ubuntu dengan aplikasi seperti LibreOffice, Thunderbird, Shotwell, dan Rhythmbox yang siap digunakan, pengguna harus memilih opsi 'Expanded Installation' selama proses instalasi.

Selain itu, installer Ubuntu 23.10 juga menawarkan dua opsi instalasi lanjutan. Salah satunya adalah instalasi Ubuntu dengan enkripsi disk berbasis TPM, yang merupakan fitur eksperimental yang lebih cocok untuk pengguna yang memiliki pengetahuan tentang enkripsi dan keamanan. Opsi lainnya adalah instalasi Ubuntu menggunakan sistem file ZFS, yang juga merupakan fitur eksperimental.

Peningkatan dalam Ubuntu 23.10

Foto: OMGUbuntu

Ubuntu 23.10 juga membawa sejumlah fitur dan aplikasi baru yang menarik. Salah satunya adalah penambahan fitur 'quarter tiling' yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah membagi jendela secara horizontal atau kuartal. Fitur ini didukung oleh ekstensi Tiling Assistant yang telah diinstal sebelumnya.

Selain itu, Ubuntu 23.10 juga menghadirkan App Center baru yang menggunakan teknologi Flutter. App Center ini menggantikan Ubuntu Software yang sebelumnya menggunakan GNOME Software. Dengan desain yang lebih modern dan kinerja yang lebih baik, App Center memungkinkan pengguna untuk menjelajahi, mencari, dan menginstal aplikasi Snap atau paket Deb dengan mudah.

Pembaruan lainnya dalam Ubuntu 23.10 termasuk adanya alat pembaruan firmware berbasis Flutter yang memungkinkan pengguna untuk memperbarui firmware perangkat mereka dengan mudah. Selain itu, pembaruan ini juga membawa kernel Linux versi 6.5, versi terbaru dari Mesa 23.2, dan pembaruan pada paket-paket inti seperti Mozilla Firefox, Thunderbird, LibreOffice, Shotwell, dan Transmission.

Baca Juga: Katakan Selamat Tinggal untuk Malware pada Linux dengan Alat Ini

Masalah yang Muncul dalam Rilis Ubuntu 23.10

Namun, ada masalah yang muncul dalam rilis Ubuntu 23.10. Setelah rilis, pengguna tidak dapat mengunduh ISO desktop utama Ubuntu 23.10 dari situs web resmi Ubuntu. Hal ini disebabkan oleh adanya konten yang tidak pantas dalam terjemahan installer Ubuntu yang dikirim bersama dengan rilis tersebut.

Dalam sebuah posting di X (Twitter), Ubuntu menjelaskan situasinya:

"Kami telah mengidentifikasi ujaran kebencian dari kontributor jahat dalam sebagian terjemahan kami yang diajukan sebagai bagian dari alat pihak ketiga di luar Arsip Ubuntu. Gambaran Ubuntu 23.10 telah dihapus dan versi baru akan tersedia setelah terjemahan yang benar telah dipulihkan."

Terjemahan yang mengandung kata-kata dan kalimat yang tidak pantas tersebut telah dihapus dan ISO yang diperbarui akan segera tersedia untuk diunduh.

Pada kesimpulannya, Ubuntu 23.10 'Mantic Minotaur' adalah pembaruan terbaru dari sistem operasi Linux yang populer. Dengan antarmuka pengguna GNOME 45 yang ditingkatkan, penambahan fitur dan aplikasi baru, serta peningkatan kinerja, Ubuntu 23.10 menawarkan pengalaman yang lebih baik bagi para pengguna. Meskipun masalah muncul dalam rilis awal, Ubuntu telah mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki masalah tersebut dan menyediakan ISO yang diperbarui.

Jadi, jika Anda ingin mencoba Ubuntu 23.10, Anda dapat mengunduhnya dari situs web resmi Ubuntu dan menikmati pembaruan terbaru dari sistem operasi Linux yang populer ini.

(anta)

Share :