Siapkan Rp4 Miliar! Booking Hotel di Bulan Kini Resmi Dibuka untuk Umum

Yasmin Najla Alfarisi . January 14, 2026

Foto: GRU Space.

Teknologi.id - Di saat banyak orang memimpikan perjalanan ke Mars, sebuah perusahaan startup berambisi untuk memastikan tempat pertama yang kita tuju akan lebih dekat dari rumah. GRU Space (Galactic Resource Utilization/ Pemanfaatan Sumber Daya Galaksi) resmi mengumumkan rencananya untuk membangun hotel permanen pertama di Bulan. Yang lebih mengejutkannya lagi? Anda sudah dapat mereservasi tempat.

Berdasarkan Senin (12/1/2026), perusahaan ini telah membuka website booking-nya, mengundang pecinta petualangan tajir untuk melakukan deposit. Deposit ini berkisar dari $250.000 hingga $1 juta (sekitar Rp4,2 miliar hingga Rp16,8 miliar). Uang muka ini menjamin tempat pada salah satu misi Bulan pertama perusahaan, yang dapat diluncurkan setidaknya dalam kurun waktu enam tahun lagi. 

Visioner Muda di Balik Misi

Foto: arkin laboratory.

Orang di balik rencana berani ini adalah Skyler Chan, lulusan baru berusia 21 tahun dari University of California, Berkeley. Skyler, yang mempelajari teknik listrik dan ilmu komputer, memiliki pengalaman yang sejalan dengan ambisinya yang besar. Saat kuliah, ia pernah menjalankan magang di Tesla dan membangun sebuah 3D printer untuk NASA yang sudah diluncurkan ke luar angkasa.

Filosofi Skyler Chan sederhana: saat perusahaan seperti SpaceX membangun "logistik" (seperti roket) untuk dapat pergi ke luar angkasa, seseorang harus membangun "destinasi"-nya. Ia berpendapat bahwa kita tidak bisa berharap orang akan selamanya tinggal di dalam roket yang mengantar mereka ke sana. Untuk benar-benar membawa umat manusia ke antarplanet, kita membutuhkan bangunan, jalanan, dan gudang sungguhan di permukaan Bulan.

Baca juga: Ikuti Amerika? Rusia Targetkan Bangun Reaktor Nuklir di Bulan Sebelum Tahun 2036!

Membangun dari "Bata Bulan"

Rencana pembangunan untuk resor Bulan ini adalah dengan memecahnya menjadi beberapa fase teknis. GRU Space tidak hanya mengirim tenda ke Bulan; mereka juga mengembangkan sebuah cara untuk mengubah Bulan itu sendiri menjadi bahan bangunan.

  • 2029 (Misi Pertama): Sebuah muatan kecil seberat 10 kg akan dikirim ke Bulan untuk mendemonstrasikan "struktur inflatable (dapat dikembungkan seperti balon)" dan sebuah proses yang mengubah tanah Bulan (regolit) ke "bata Bulan" menggunakan geopolimer.
  • Fase Kedua: Sebuah struktur inflatable yang lebih besar akan diluncurkan ke "lubang Bulan" (sebuah rongga alami di Bulan) untuk menguji bagaimana manusia dapat memanfaatkan sumber daya alam dengan skala yang lebih besar.
  • 2032 (Hotel Pertama): Perusahaan ini memperkirakan akan membuka hotel inflatable pertamanya, yang mampu menampung sampai empat tamu sekaligus.
  • Visi Terakhir: Pada akhirnya, perusahaan ini berencana untuk membangun struktur permanen yang mewah yang seluruhnya terbuat dari bata Bulan. Hotel ini didesain untuk menjadi sebuah masterpiece, terinspirasi dari arsitektur klasik Palace of the Fine Arts di San Fransisco. 

Kenapa Membangun Hotel? Pilar Ketiga Antariksa

Saat ini, penjelajahan angkasa didukung oleh dua pilar utama: pemerintah Amerika Serikat (NASA) dan perusahaan-perusahaan yang didanai miliarder. Chan percaya bahwa "pilar ketiga" ini pasti pariwisata. Dengan membuktikan adanya pasar komersial untuk orang yang ingin pergi berlibur ke Bulan, industrinya dapat mendanai infrastruktur yang dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup jangka panjang di planet lain.

"Saya sadar saya lahir di masa ini di mana kita benar-benar bisa menjadi makhluk antarplanet," ucap Skyler Chan pada ArsTechnica. 

Ia membayangkan sebuah masa depan di mana miliaran manusia lahir di Bulan dan Mars, dan ia percaya bahwa turisme adalah jalur tercepat untuk membawanya ke kenyataan.

Baca juga: Perang Baru Musk vs Bezos: Adu Cepat Bangun Pusat Data AI di Luar Angkasa!

Dari Startup hingga Superstruktur

Meskipun masih sebuah perusahaan startup kecil yang baru-baru ini hanya berisi Skyler Chan sendiri, GRU Space mendapatkan momentum serius. Perusahaan ini telah mengamankan pendanaan awal dan telah terpilih untuk program akselerator Y Combinator yang bergengsi. Skyler juga dilaporkan telah mengumpulkan dana dari investor yang sebelumnya mendukung pemain besar seperti SpaceX dan Anduril.

Walau ide tentang bulan madu mewah di Bulan untuk $1 juta terdengar seperti sebuah sci-fi (fiksi ilmiah), teknologi dan pendanaannya meningkat dengan sangat cepat. Bagi Anda yang memiliki beberapa miliar untuk disisihkan, tanggal "check-in" ruangan dengan pemandangan Bumi mungkin lebih mudah digapai dari yang Anda bayangkan.


Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.


(yna/sa)


Share :