Sering Disebut “Ponsel Gacha”, Ini Tanggapan Xiaomi

Muhammad Iqbal Mawardi . April 22, 2021

Foto: Wallpaper Flare

Teknologi.id –  Selama ini, Xiaomi memang erat dengan julukan 'ponsel gaib' karena dianggap sering habis atau gak tersedia di saat orang-orang mau membeli. Kemudian pada Mei 2020, Alvin mengklaim bahwa komentar 'ponsel gaib' yang ditujukan untuk produk Xiaomi sudah berangsur berkurang di media sosial.

Seakan tak puas dengan sebutan itu, netizen kembali beramai-ramai menyematkan julukan “ponsel gacha” kepada ponsel-ponsel buatan Xiaomi. Lantas, bagaimana tanggapan Xiaomi terkait julukan barunya ini?

Sebelum itu, rupanya julukan “ponsel gacha” ini diambil karena banyak yang menganggap kalau beberapa ponsel Xiaomi memang untung-untungan.

Apabila konsumen sedang beruntung maka ponsel tersebut kualitasnya bagus dan akan awet. Sebaliknya, jika sedang sial atau apes, maka ponsel Xiaomi tersebut cepat rusak.

Baca juga: Tak Lagi Andalkan Snapdragon, Xiaomi Buat Chipset Sendiri

Disinggung soal ini, Country Director Xiaomi Indonesia Alvin Tse memberikan tanggapannya.

“Netizen suka bercanda soal gacha ya, sebenarnya saya belum mempelajari betul, karena sejauh ini yang populer itu sebutan ponsel gaib,” ucap Alvin.

Dia melanjutkan, “dari yang saya amati, pengguna Xiaomi memang sangat aktif dan doyan bersuara di ranah online. Hal ini sangat unik, karena mereka gemar beropini khususnya terhadap produk yang menurut mereka menarik dan tentunya mereka yang juga sangat tahu tren media sosial.”

Menurut Alvin, terdapat beberapa tipe netizen di media sosial, terutama jika berkaitan dengan produk Xiaomi. Dari pengamatannya, pengguna Xiaomi yang selalu puas dan bahagia dengan produknya merupakan tipe netizen yang tidak banyak omong.

“Di internet, kalian akan mendengar banyak hal tentang Xiaomi. Mereka yang bahagia dengan Xiaomi biasanya tidak banyak komentar. Lalu, ada juga tipe netizen yang menikmati kegaduhan, bahkan belum tentu juga mereka menggunakan ponsel Xiaomi, jadi cuma meramai-ramaikan saja. Lalu tipe terakhir, jika mereka berkomentar yang kurang enak tentang Xiaomi, biasanya mereka adalah orang yang mempromosikan brand lain,” pungkas Alvin.

(MIM)

Share :