Legenda YouTube Jenna Marbles Tinggalkan Channelnya

Indah Mutia Ayudita . June 26, 2020

Jenna Mourey alias Jenna Marbles dalam video terakhir di channel YouTubenya. Foto: Tangkapan layar

Teknologi.id - YouTuber ternama Jenna Mourey alias Jenna Marbles mengumumkan akan berhenti membuat konten melalui YouTube channel utamanya yang memiliki 23 juta pengikut.

"Saya menghabiskan beberapa hari terakhir mengubah nyaris seluruh konten saya menjadi private. Maaf jika video-video tersebut merupakan kenanangan bagi kalian, tapi saya sungguh tidak ingin menyebarkan hal negatif ke seluruh dunia," kata Mourey dalam video terakhir yang diunggahnya.

Mourey mulai terkenal sejak 2010 karena videonya yang berjudul "How to Trick People Into Thinking You're Good Looking". Video tersebut telah ditonton lebih dari 69 juta kali.

Mourey merupakan salah satu pioneer konten kreator di YouTube. Pada tahun 2018, channel Mourey merupakan channel dengan pengikut terbanyak ke-16 di seluruh dunia.

Baca juga: Cara Akses YouTube Premium Gratis Selamanya!

Dalam video berdurasi 11 menit dimana ia mengumumkan berhentinya ia dari kanal YouTube, Mourey menyebutkan beberapa video lamanya yang menuai kontroversi. Salah satunya adalah dimana Mourey mengejek orang-orang kulit hitam dengan melakukan blackface dan mengejek orang Asia dengan rap yang mencemooh.

Kedua video tersebut sudah dihapus dari channel YouTube-nya dan Mourey menyebutkan ia telah belajar banyak dan berusaha menjadi orang yang lebih baik.

Mourey menampilkan kedua video yang kontroversial tersebut. Keduanya dibuat pada tahun 2011. Mourey meniru penampilan Nicki Minaj lalu menyebutnya mengerikan dan memalukan.

"Saya tidak bermaksud melakukan blackface dan menyakiti siapapun, namun banyak orang yang tersinggung dan sakit hati," meskipun berdalih hanya menggunakan make-up, hal ini tetap termasuk ke dalam bentuk blackface.

Blackface dilakukan orang-orang kulit putih untuk mengejek orang kulit hitam dengan menggelapkan kulitnya, biasanya dengan menggunakan spray tan.

Baca juga: Cara Agar YouTube Tetap Berjalan Meski Layar HP Dimatikan

"Saya berharap video ini bukan merupakan bagian dari masa lalu saya," lanjutnya. Mourey juga berulang kali meminta maaf karena sudah membuat kedua video tersebut.

Dia juga menyebutkan beberapa videonya yang menggunakan stereotip gender biner. "Saya merasa membuat candaan tentang gender seseorang tidak lucu. Saya paham ada banyak orang yang masih berjuang dengan identitas gendernya, atau bahkan memiliki lebih dari satu identitas gender," jelasnya.

"Mohon dimengerti bahwa saya melakukan yang terbaik yang bisa saya lakukan," kata Mourey, lebih ditujukan kepada orang-orang yang berkomentar tentang teman-temannya dan hal-hal rasis yang sudah mereka lakukan.

"Saya tidak bangga dengan masa lalu yang sudah saya lakukan. Saya mencoba melihat orang lain sebagaimana dirinya sekarang. Saya sudah memikirkan untuk pergi dari channel ini, setidaknya untuk sekarang. Saya ingin memastikan saya tidak menyakiti siapapun," tutup Mourey.

Video perpisahan tersebut menjadi video terakhir di channel Mourey, dan katanya akan dihapus seiring dengan tutupnya channel YouTube miliknya.

(im)

Share :