
Teknologi.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengusulkan tambahan anggaran Rp3,23 triliun untuk 2027. Tambahan dana ini diperlukan karena pagu anggaran yang telah ditetapkan belum mencukupi kebutuhan berbagai program Komdigi tahun depan.
Sekretaris Jenderal Komdigi Ismail mengatakan, pagu anggaran Komdigi untuk tahun anggaran 2027 saat ini sebesar Rp11,515 triliun. Sementara itu, setelah melakukan penghitungan ulang berdasarkan kebutuhan seluruh unit kerja, Komdigi memperkirakan membutuhkan anggaran hingga Rp14,753 triliun.
Dengan demikian, terdapat kekurangan sekitar Rp3,23 triliun yang kemudian diusulkan sebagai tambahan anggaran.
Hal tersebut disampaikan Ismail dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Baca juga: Kabar Baik! Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus Lagi, Ini Aturan Komdigi
Kenapa Anggaran Komdigi 2027 Perlu Ditambah?
Menurut Ismail, kebutuhan tambahan anggaran muncul setelah Komdigi melakukan penghitungan ulang berdasarkan penajaman kebutuhan dari seluruh unit kerja eselon I.
Total kebutuhan tersebut mencakup berbagai program kerja prioritas nasional, program yang tercantum dalam Rencana Strategis (Renstra), serta sejumlah program penting yang perlu dijalankan pada 2027.
Sebelumnya, pagu indikatif Komdigi berada di angka Rp6,8 triliun. Angka tersebut kemudian mendapat tambahan sekitar Rp4,6 triliun, sehingga pagu anggaran meningkat menjadi Rp11,515 triliun.
Namun, berdasarkan penghitungan kebutuhan terbaru, jumlah tersebut masih belum mencukupi.
Anggaran Infrastruktur Digital Capai Rp6,47 Triliun
Salah satu program yang mendapat tambahan anggaran adalah Pengembangan dan Penguatan Infrastruktur Digital.
Program tersebut sebelumnya memiliki pagu indikatif sebesar Rp5,22 triliun. Setelah memperoleh tambahan Rp1,25 triliun, anggarannya meningkat menjadi Rp6,47 triliun.
Menurut Ismail, tambahan Rp1,25 triliun tersebut antara lain tercatat dalam nota keuangan untuk mendukung tambahan operasional Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).
Selain infrastruktur digital, Komdigi juga memperoleh tambahan untuk program Pengembangan dan Penguatan Ekosistem dan Ruang Digital.
Semula, program tersebut memiliki pagu indikatif sebesar Rp126 miliar. Setelah mendapat tambahan sekitar Rp2,823 triliun, pagunya meningkat menjadi Rp2,958 triliun.
Sementara itu, program Komunikasi Publik dan Media masih memiliki anggaran non-operasional yang relatif terbatas, yakni sekitar Rp20 miliar. Ismail mengatakan program tersebut belum memperoleh tambahan dalam penambahan pagu anggaran sebelumnya.
Untuk Apa Tambahan Rp3,23 Triliun?
Komdigi menyebut tambahan anggaran Rp3,23 triliun dibutuhkan untuk sejumlah kebutuhan, mulai dari belanja operasional hingga berbagai program prioritas.
Berikut beberapa kebutuhan yang dirinci Komdigi:
1. Kebutuhan operasional Rp258 miliar
Sekitar Rp258 miliar dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan operasional di lingkungan Sekretariat Jenderal, Inspektorat Jenderal, serta sejumlah unit eselon I lainnya.
Anggaran ini menjadi salah satu bagian dari kebutuhan tambahan yang dihitung Komdigi untuk 2027.
2. Program prioritas nasional Rp1,097 triliun
Komdigi juga membutuhkan sekitar Rp1,097 triliun untuk mendukung berbagai program kerja prioritas nasional.
Kebutuhan tersebut mencakup:
- Infrastruktur BAKTI
- Ekosistem teknologi pemerintah digital
- Pengawasan ruang digital
- Pengembangan sumber daya manusia melalui BPSDM
- Komunikasi publik dan media
Program-program tersebut menjadi bagian dari agenda Komdigi yang membutuhkan dukungan anggaran tambahan pada 2027.
3. Program prioritas dalam Renstra Rp1,48 triliun
Komdigi juga memperkirakan membutuhkan sekitar Rp1,48 triliun untuk program prioritas nasional yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis (Renstra).
Kebutuhan tersebut termasuk tambahan anggaran untuk sejumlah lembaga yang berada dalam lingkup sektor komunikasi dan informasi.
Rinciannya antara lain:
- Komisi Informasi Pusat: Rp32,5 miliar
- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI): Rp49,59 miliar
- Dewan Pers: Rp38,9 miliar
Angka-angka tersebut disampaikan langsung oleh Ismail dalam rapat bersama Komisi I DPR RI.
Baca juga: Komdigi Panggil Meta, Ini Penyebab Akun WhatsApp Diblokir Massal
Total Kebutuhan Anggaran Komdigi 2027 Capai Rp14,753 Triliun
Setelah melakukan penghitungan ulang terhadap kebutuhan seluruh unit kerja, Komdigi memperkirakan kebutuhan anggaran untuk 2027 mencapai Rp14,753 triliun.
Sementara itu, pagu anggaran yang telah ditetapkan baru mencapai Rp11,515 triliun.
Selisih sekitar Rp3,23 triliun tersebut kemudian diusulkan Komdigi sebagai tambahan anggaran untuk 2027.
Perlu dicatat, Rp3,23 triliun tersebut masih berupa usulan tambahan anggaran, bukan dana yang sudah disetujui atau dicairkan.
Usulan tersebut masih menjadi bagian dari pembahasan anggaran antara pemerintah dan DPR.
Jika disetujui, tambahan anggaran tersebut akan membantu Komdigi memenuhi kebutuhan berbagai program prioritas, mulai dari infrastruktur digital, pengembangan ekosistem digital, pengawasan ruang digital, hingga kebutuhan operasional dan dukungan terhadap sejumlah lembaga di sektor komunikasi dan informasi.
Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.
(dwk)