Mobile Banking Makin Diminati, Jumlah ATM akan Dikurangi?

Fabian Pratama Kusumah . December 14, 2021

Foto: Metro Andalas

Teknologi.id - Transaksi digital di perbankan terus mengalami peningkatan. Misalnya mobile banking sampai internet banking.

Hal ini karena makin banyak masyarakat yang sudah tertarik menggunakan teknologi di sektor keuangan.

Selain itu layanan digital ini juga memberikan kemudahan dan efisiensi dalam bertransaksi. Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja, menyebutkan memang pertumbuhan transaksi digital ini sangat menarik.

“Kalau dilihat ini kenaikannya luar biasa, dibandingkan September tahun 2020 saja kenaikannya itu 89% transaksinya tinggi sekali," jelas dia dalam konferensi pers.

Jahja mengungkapkan, saat ini memang 88% transaksi nasabah sudah digital. Tapi sisanya masih butuh ke cabang dan ke ATM karena memang uang tunai masih diperlukan.

Saat ini transaksi seperti cek saldo di mesin ATM sudah berkurang drastis, karena kebanyakan sudah memeriksa di aplikasi mobile banking.

Senada dengan BCA, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Panji Irawan mengatakan itu terjadi di Bank Mandiri dan nasabah berpindah ke online.

"Tren menunjukkan behaviour tak lagi menggunakan ATM, nasabah nyaman menggunakan aplikasi online," ujarnya.

Bank Indonesia (BI) mencatat, jumlah mesin anjungan tunai mandiri (ATM) secara nasional kian menurun.

Baca juga: 'Kiamat' Teller Bank Segera Terjadi, Sri Mulyani: Ini Penyebabnya

Dikutip dari Katadata, hingga akhir kuartal IV-2020, jumlah mesin ATM sebesar 104,6 ribu unit atau berkurang 1,87% dibandingkan periode yang sama pada 2019.

Penurunan jumlah mesin ATM per kuartal terbesar terjadi pada periode Juli-September 2019. Ketika itu, jumlah ATM berkurang 1,47% dari 108,2 ribu unit menjadi 106,6 ribu unit.

Menurut Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), salah satu penyebab penurunan jumlah mesin ATM karena gaya hidup masyarakat makin terdigitalisasi.

Kini, masyarakat mulai marak menggunakan dompet digital dan transaksi melalui e-channel perbankan.

(fpk)

Share :