7 Film Terbaik untuk Ditonton di Hari Ibu

Super Intern . December 22, 2020
Sumber: Netflix Aus/NZ


Teknologi.id - Pada tanggal 22 Desember merupakan Hari Ibu yang ditetapkan oleh Indonesia sebagai hari peringatan akan peran ibu dalam keluarga.

Untuk menghormati Hari Ibu, berikut adalah kumpulan film terbaik untuk ditonton bersama ibu kalian. Baik untuk menangis ataupun tertawa bersama, film-film ini adalah alasan yang tepat untuk menghabiskan sore hari bersama ibu kalian.

Yuk, disimak apa saja daftarnya.

Baca juga : Virus Corona Jenis Baru Ditemukan, Perlukah Panik?

1. Mother’s Day

“Mother's Day” adalah film komedi romantis Amerika tahun 2016 yang disutradarai oleh Garry Marshall dan ditulis oleh Marshall, Tom Hines, Lily Hollander, Anya Kochoff-Romano, serta Matt Walker.

Mungkin film yang paling pas untuk Hari Ibu adalah film ini. Film rom-com ini mengikuti jejak kehidupan dari empat keluarga dari Hari Valentine dan Malam Tahun Baru hingga menjelang Hari Ibu.


2. The Parent Trap

“The Parent Trap” adalah film komedi romantis Amerika tahun 1998 yang ditulis oleh Nancy Meyers dan Charles Shyer, Meyers juga selaku sutradara sedangkan Shyer juga selaku produser.

Film ini adalah remake dari film tahun 1961 dengan judul yang sama dan adaptasi dari novel Jerman tahun 1949 karya Erich Kästner, berjudul Lottie and Lisa (Das doppelte Lottchen).

“The Parent Trap” menceritakan pasangan yang bercerai kemudian berpisah tak lama setelah kelahiran putri kembar identik mereka yaitu Hallie Parker dan Annie James. Keduanya secara kebetulan bersatu kembali di perkemahan musim panas setelah dipisahkan saat lahir.


3. The Sound of Music

“The Sound of Music” adalah film drama musikal Amerika tahun 1965 yang diproduksi dan disutradarai oleh Robert Wise, dan dibintangi oleh Julie Andrews serta Christopher Plummer. Film ini merupakan adaptasi dari musikal 1959 dengan nama yang sama, disusun oleh Richard Rodgers dengan lirik oleh Oscar Hammerstein II.

Berdasarkan memoar 1949 The Story of the Trapp Family Singers oleh Maria von Trapp, film ini berkisah tentang seorang postulan muda di Salzburg, Austria, pada tahun 1938 yang dikirim ke vila seorang pensiunan perwira angkatan laut dan duda untuk menjadi pengasuh tujuh anaknya.

Setelah membawa cinta dan musik ke dalam kehidupan keluarga, dia menikahi perwira tersebut dan bersama dengan anak-anak, menemukan cara untuk bertahan dari kehilangan tanah air mereka oleh Nazi.


4. Mothers and Daughters

“Mothers and Daughters” adalah film drama independen Amerika tahun 2016 yang disutradarai bersama oleh Paul Duddridge dan Nigel Levy, ditulis oleh Paige Cameron dari sebuah konsep oleh Duddridge, tentang kehidupan berbagai ibu dan anak-anak mereka.

Film ini berkisah tentang hubungan antara beberapa ibu dan anak-anak mereka. Seorang fotografer hamil merekam tentang keibuan dalam film sambil menguji ulang hubungannya dengan ibunya.

Baca juga : Cara Memunculkan Tombol Chat WhatsApp di Profil Instagram

5. Lady Bird

“Lady Bird” adalah film drama komedi Amerika tahun 2017 yang ditulis dan disutradarai oleh Greta Gerwig. Berlatar di Sacramento, California, antara musim gugur 2002 dan musim panas 2003.

“Lady Bird” menggambarkan hubungan ibu-anak milenial yang menyentuh dan pahit. Film coming-of-age ini menceritakan seorang SMA saat dia menavigasi hubungannya dengan ibunya yang keras kepala, sombong, namun sangat penyayang.


6. Freaky Friday

“Freaky Friday” adalah film komedi fantasi Amerika tahun 2003 yang disutradarai oleh Mark Waters dan ditulis oleh Heather Hach serta Leslie Dixon, berdasarkan novel Mary Rodgers tahun 1972 dengan nama yang sama.

Jamie Lee Curtis berperan sebagai seorang ibu tunggal yang berjuang untuk menjaga hubungan yang sehat dengan putri remajanya. Setelah menerima kue keberuntungan ajaib dari sebuah restoran Cina, keduanya bangun untuk mengetahui bahwa mereka telah bertukar tubuh.


7. Mamma Mia!

“Mamma Mia!” adalah film komedi romantis musikal 2008 yang disutradarai oleh Phyllida Lloyd dan ditulis oleh Catherine Johnson berdasarkan bukunya tentang musikal 1999 dengan judul yang sama. Musikal tersebut, pada gilirannya, didasarkan pada lagu-lagu grup pop ABBA.

Meryl Streep berperan sebagai ibu dari pengantin wanita yang mengalami kesulitan ketika putrinya mengundang tiga pria dari masa lalunya ke upacara. Meskipun niat putrinya hanya untuk bertemu ayah kandungnya, reuni yang mengejutkan itu menghasilkan konfrontasi yang dramatis.

Baca juga : 3 Penggunaan Teknologi Paling Kreatif di 2020

(mm)

Share :