Sony Setop Game Fisik Mulai 2028, Era Kaset PS Segera Berakhir

Teknologi.id . July 06, 2026

Foto: The Times

Teknologi.id – Kabar penting datang bagi para gamer PlayStation. Sony Interactive Entertainment (SIE) resmi mengumumkan akan mengakhiri distribusi game PlayStation dalam bentuk cakram fisik atau yang selama ini dikenal sebagai "kaset PS". Mulai Januari 2028, seluruh game baru PlayStation hanya akan tersedia dalam format digital.

Keputusan ini menandai berakhirnya salah satu era paling ikonik dalam dunia gaming yang telah berlangsung lebih dari tiga dekade sejak PlayStation pertama dirilis pada 1994.

Foto: HP Mirip BlackBerry Resmi Hadir Lagi, Pakai Android 16 dan Keyboard Fisik

Sony Beralih Sepenuhnya ke Game Digital

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Senior Director Sony Interactive Entertainment Content Communications, Sid Shuman, melalui blog resmi PlayStation.

Menurut Sony, perubahan ini dilakukan karena perilaku konsumen telah berubah secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, sebagian besar pemain lebih memilih membeli dan mengunduh game secara digital dibandingkan membeli versi fisik dalam bentuk Blu-ray Disc.

Mulai Januari 2028, semua game baru yang dirilis di platform PlayStation hanya bisa dibeli melalui PlayStation Store atau toko resmi yang menjual kode unduhan digital.

"Kaset PS" Akan Menjadi Sejarah

Bagi gamer Indonesia, istilah "kaset PS" sudah sangat melekat sejak era PlayStation 1. Meski sebenarnya menggunakan media cakram optik, masyarakat lebih akrab menyebutnya sebagai kaset.

Dengan kebijakan baru ini, era kaset PS yang telah menemani perjalanan PlayStation selama lebih dari 30 tahun akan resmi berakhir.

Namun, Sony memastikan keputusan tersebut tidak memengaruhi game yang sudah dirilis maupun game yang meluncur sebelum Januari 2028. Judul-judul tersebut masih tetap tersedia dalam versi fisik seperti biasa.

Berlaku untuk Semua Game PlayStation

Kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk game buatan Sony (first-party), tetapi juga game dari pengembang dan penerbit lain (third-party) yang dirilis setelah Januari 2028.

Artinya, seluruh game baru yang hadir di konsol PlayStation setelah tanggal tersebut hanya akan memiliki versi digital tanpa cakram fisik.

Kenapa Sony Menghentikan Game Fisik?

Sony menyebut keputusan ini merupakan langkah alami mengikuti perubahan industri hiburan.

Tidak hanya game, berbagai layanan hiburan seperti musik dan film juga telah beralih ke distribusi digital melalui layanan streaming maupun toko digital.

Selain mengikuti kebiasaan pengguna, distribusi digital juga dinilai memberikan sejumlah keuntungan, seperti:

  • Game bisa langsung diunduh tanpa harus membeli cakram.
  • Proses pembaruan (update) lebih mudah.
  • Distribusi lebih cepat secara global.
  • Mengurangi biaya produksi dan distribusi media fisik.

Sony juga mengaku ingin lebih dekat dengan komunitas pemain yang kini sebagian besar mengakses game secara digital.

Sebenarnya Sony Sudah Bersiap Sejak Lama

Langkah ini bukan sesuatu yang mengejutkan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Sony memang terus mendorong ekosistem digital. Salah satunya melalui kehadiran PlayStation 5 Digital Edition, versi PS5 tanpa disc drive yang hanya mendukung pembelian game secara online.

Selain itu, penjualan game digital melalui PlayStation Store juga terus meningkat setiap tahunnya.

Beberapa penerbit game bahkan sudah mulai merilis judul tertentu tanpa versi fisik. Salah satunya adalah Grand Theft Auto VI (GTA VI) yang untuk sementara hanya diumumkan dalam format digital.

Baca juga: Apa Itu Cyberdeck? Komputer Rakitan Viral yang Kini Digandrungi Gen Z

Masih Ada Waktu Hingga 2028

Meski keputusan tersebut sudah diumumkan, penerapannya baru dimulai pada Januari 2028.

Artinya, gamer masih memiliki waktu sekitar dua tahun untuk membeli koleksi game fisik sebelum era tersebut benar-benar berakhir.

Sony juga masih memiliki kemungkinan untuk meninjau kembali kebijakan tersebut apabila di kemudian hari muncul perubahan pasar atau masukan dari komunitas pemain.

Masa Depan Industri Game

Keputusan Sony diperkirakan akan mempercepat transformasi industri game menuju ekosistem digital sepenuhnya.

Meski menawarkan kemudahan akses, langkah ini juga memunculkan perdebatan mengenai kepemilikan game digital, akses jangka panjang, hingga nasib koleksi game fisik yang selama ini menjadi bagian penting bagi banyak gamer.

Yang jelas, mulai 2028 nanti, "kaset PS" berpotensi tinggal menjadi kenangan bagi generasi pemain PlayStation.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(dwk)

Share :