
Teknologi.id – Xiaomi kembali memperbarui daftar End of Life (EOL) untuk sejumlah smartphone dan tablet. Perangkat yang sudah masuk daftar ini tidak lagi mendapatkan update HyperOS reguler, perbaikan bug, serta patch keamanan secara berkala.
Meski begitu, status EOL bukan berarti HP Xiaomi tersebut langsung tidak bisa digunakan. Perangkat masih dapat berfungsi dengan software terakhir yang tersedia. Hanya saja, pengguna tidak lagi mendapatkan pembaruan software seperti sebelumnya.
Beberapa perangkat Xiaomi dan Redmi kini telah mencapai akhir masa dukungan. Apakah HP kamu termasuk di dalamnya?
Baca juga: Redmi 17 Resmi di Indonesia, Baterai 7.500 mAh dan Harga Mulai Rp2,8 Juta
Daftar HP Xiaomi yang Masuk EOL
Berikut sejumlah perangkat Xiaomi yang tercantum dalam pembaruan daftar EOL terbaru:
- Xiaomi 11 Lite 5G NE
- Xiaomi 11T
- Xiaomi 11T Pro
- Mi 11 LE
- Xiaomi 11i
- Mi 11 Ultra
- Mi 11 Pro
- Xiaomi 11i HyperCharge
- Xiaomi 12
- Xiaomi 12 Pro
- Xiaomi 12S Ultra
- Xiaomi 12 Lite
- Xiaomi Pad 6
- Xiaomi Pad 6 Pro
Daftar tersebut mencakup berbagai varian berdasarkan wilayah pemasaran, seperti Indonesia, China, Global, EEA, India, Rusia, Taiwan, dan Turki.
Untuk pasar Indonesia, sumber mencantumkan beberapa model seperti Xiaomi 11T Pro, Xiaomi 12, Xiaomi 12 Pro, dan Xiaomi 12 Lite.
Daftar HP Redmi yang Masuk EOL
Selain lini Xiaomi, sejumlah perangkat Redmi juga tercatat telah mencapai akhir masa dukungan software.
Berikut daftar model yang masuk dalam pembaruan EOL tersebut:
- Redmi Note 12 5G / Redmi Note 12R Pro
- Redmi Note 12 Pro Speed
- Redmi K60
- Redmi K60E
- Redmi Note 12 Turbo
- Redmi Note 11 Pro 5G
- Redmi Note 11E Pro
- Redmi Note 11 Pro+ 5G
- Redmi 10 Power
- Redmi 10
- Redmi 10C
- Redmi Note 12T Pro
- Redmi Pad SE
- Redmi 10 5G
- Redmi 12 5G
- Redmi 12R
- Redmi Note 12R
Perlu dicatat, sebagian model di atas memiliki kode wilayah tertentu. Artinya, status EOL dapat berbeda tergantung varian dan wilayah perangkat.
Untuk Indonesia, daftar sumber mencantumkan Redmi Note 11 Pro 5G dan Redmi 10C.
Apa Artinya Jika HP Xiaomi Masuk EOL?
Ketika sebuah HP masuk status End of Life, Xiaomi tidak lagi menjanjikan pembaruan firmware dan keamanan secara berkala untuk perangkat tersebut.
Dengan demikian, pengguna masih dapat memakai HP seperti biasa, tetapi software yang digunakan pada perangkat tersebut pada dasarnya merupakan versi terakhir yang tersedia.
Beberapa dukungan yang tidak lagi diberikan secara reguler meliputi:
- Update HyperOS
- Perbaikan bug
- Patch keamanan
- Pembaruan firmware
Karena itu, status EOL menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan pengguna yang masih ingin memakai perangkat dalam jangka panjang.
Xiaomi 12 Lite Termasuk Daftar EOL
Salah satu perangkat yang masuk dalam daftar adalah Xiaomi 12 Lite.
Smartphone ini sebenarnya masih memiliki spesifikasi yang cukup mumpuni untuk penggunaan sehari-hari. Xiaomi 12 Lite menggunakan Snapdragon 778G, layar AMOLED 120Hz, serta kamera utama 108MP.
Masuknya perangkat ke daftar EOL bukan berarti spesifikasinya tiba-tiba menjadi tidak relevan atau HP tidak dapat digunakan.
Namun, pengguna perlu mempertimbangkan bahwa dukungan software merupakan bagian penting dari umur sebuah smartphone, terutama jika perangkat ingin digunakan selama beberapa tahun.
Baca juga: Redmi Note 17 & Redmi Note 17 Pro Resmi Meluncur, Baterai 9.000 mAh Mulai Rp 3 Jutaan
HP Xiaomi Terbaru Dapat Dukungan Lebih Panjang
Banyak perangkat yang mencapai status EOL pada 2026 merupakan model yang dirilis sebelum Xiaomi menerapkan kebijakan dukungan software yang lebih panjang pada sejumlah perangkat terbaru.
Kini, smartphone Xiaomi generasi baru mendapatkan dukungan Android dan keamanan yang lebih lama.
Perubahan tersebut membuat masa penggunaan perangkat dari sisi software menjadi lebih panjang dibandingkan beberapa generasi sebelumnya.
Hal ini semakin penting karena smartphone saat ini dapat digunakan selama lima atau enam tahun oleh sebagian pengguna. Karena itu, masa dukungan software menjadi salah satu faktor yang layak dipertimbangkan ketika membeli HP baru.
HP Masuk EOL Bukan Berarti Harus Langsung Ganti
Jika HP Xiaomi kamu masuk daftar EOL, perangkat tersebut tidak otomatis berhenti berfungsi.
Selama hardware dan software terakhirnya masih memenuhi kebutuhan, HP tetap dapat digunakan. Namun, pengguna perlu mengetahui bahwa perangkat tersebut sudah tidak mendapatkan pembaruan software reguler seperti sebelumnya.
Karena itu, ketika memilih HP baru, tidak ada salahnya memperhatikan berapa lama produsen menjanjikan dukungan sistem operasi dan patch keamanan.
Dengan begitu, perangkat tidak hanya memiliki spesifikasi yang menarik saat dibeli, tetapi juga tetap mendapatkan dukungan software untuk penggunaan dalam jangka panjang.
Jadi, HP Xiaomi Kamu Masuk Daftar?
Beberapa model Xiaomi dan Redmi yang telah mencapai status EOL antara lain Xiaomi 11T Pro, Xiaomi 12, Xiaomi 12 Pro, Xiaomi 12 Lite, Redmi Note 11 Pro 5G, dan Redmi 10C untuk varian wilayah yang tercantum dalam daftar.
Jika HP kamu termasuk salah satu model tersebut, bukan berarti HP langsung tidak bisa dipakai. Perangkat masih dapat digunakan dengan software terakhir yang tersedia.
Namun, berakhirnya dukungan update menjadi tanda bahwa masa dukungan software perangkat tersebut telah selesai. Bagi pengguna yang berencana mempertahankan HP selama bertahun-tahun, faktor ini penting untuk diperhitungkan.
Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.
(dwk)