Apple AirTag 2 Resmi Rilis! Ini 5 Fitur Canggih yang Bikin Kamu Wajib Upgrade

Wildan Nur Alif Kurniawan . January 29, 2026


Foto: Unsplash

Teknologi.id – Setelah penantian panjang selama lima tahun sejak debut pertamanya pada 2021, Apple akhirnya resmi merilis AirTag 2 pada 26 Januari 2026. Di tengah gempuran kompetitor pelacak pintar yang kian agresif, raksasa teknologi asal Cupertino ini menjawab ekspektasi pasar dengan serangkaian pembaruan yang tidak hanya kosmetik, tetapi juga fungsional.

Bagi pengguna setia ekosistem Apple, pertanyaan besarnya adalah: apakah layak untuk upgrade? Jawabannya terletak pada lima pembaruan kunci yang membuat AirTag 2 jauh lebih superior dibandingkan pendahulunya, mulai dari jangkauan sinyal hingga fitur privasi yang lebih matang.

1. Revolusi Chip UWB Generasi Kedua: Jangkauan Meluas

Perubahan paling signifikan ada di "otak" perangkat ini. AirTag 2 ditenagai oleh chip Ultra Wideband (UWB) generasi kedua. Jika pada generasi pertama fitur Precision Finding (pencarian presisi) hanya efektif dalam jarak dekat di dalam ruangan, chip baru ini menawarkan peningkatan jangkauan hingga 50 persen lebih jauh.

Artinya, Anda bisa mulai melacak kunci yang hilang di sudut rumah terjauh atau tas di bandara dengan panduan arah yang akurat dari jarak yang sebelumnya tidak mungkin dicapai oleh AirTag orisinal. Ini mengatasi salah satu keluhan utama pengguna lama mengenai keterbatasan jangkauan sinyal presisi.

Baca juga: Apple Pilih Bangun Pabrik AirTag di Indonesia, Bukan Pabrik HP: Ini Alasannya

2. Audio Lebih Lantang, Pencarian Lebih Mudah

Salah satu tantangan terbesar menggunakan AirTag generasi pertama adalah volume speaker-nya yang relatif kecil, terutama jika barang tertimbun bantal sofa atau tertinggal di tas yang tebal. Apple merespons masalah ini dengan mendesain ulang sistem audio pada AirTag 2.

Komponen speaker internal kini mampu menghasilkan suara yang lebih keras dan jelas (peningkatan volume sekitar 50%). Pembaruan ini sangat krusial untuk skenario pencarian di lingkungan bising seperti stasiun, pusat perbelanjaan, atau di ruang terbuka.

3. Konektivitas Bluetooth yang Lebih Gesit

Tidak hanya mengandalkan UWB, Apple juga memperbarui chip Bluetooth pada AirTag 2. Peningkatan ini memperluas radius deteksi awal sebelum fitur Precision Finding mengambil alih. Kombinasi antara Bluetooth yang lebih kuat dan UWB generasi baru menciptakan pengalaman pelacakan yang lebih seamless (mulus) dan konsisten, meminimalisir momen "mencari sinyal" yang kerap terjadi pada model lama.

4. Integrasi Penuh dengan Apple Watch

Inilah fitur yang ditunggu-tunggu pengguna aktif. Untuk pertama kalinya, fitur Precision Finding dapat diakses langsung melalui Apple Watch Series 9 dan Apple Watch Ultra 2 (yang menjalankan watchOS terbaru).

Sebelumnya, pengguna Apple Watch hanya bisa melihat arah kasar atau membunyikan suara. Kini, antarmuka pencarian presisi dengan panah penunjuk arah dan jarak hadir di pergelangan tangan Anda. Ini memberikan kebebasan mencari barang tanpa perlu terus-menerus memegang iPhone, sangat praktis saat tangan Anda penuh barang bawaan.

Baca juga: Akhirnya! WhatsApp di Apple Watch Kini Bisa Baca, Balas, dan Kirim Pesan Suara Penuh

5. Privasi dan Ekosistem Berbagi yang Lebih Matang

Belajar dari kontroversi stalking di masa lalu, AirTag 2 hadir dengan fitur privasi yang lebih ketat namun fleksibel.

  • Anti-Stalking: Tetap mempertahankan fitur pengacak ID Bluetooth dan peringatan dini jika ada AirTag asing yang mengikuti Anda.

  • Share Item Location: Fitur baru yang memungkinkan pengguna membagikan lokasi barang hilang secara sementara kepada pihak ketiga terpercaya, seperti maskapai penerbangan. Ini adalah solusi cerdas untuk masalah bagasi hilang, di mana staf maskapai bisa membantu melacak koper Anda melalui sistem yang aman dan terenkripsi.

Harga Tetap, Nilai Lebih


Foto: 9TO5Mac

Kabar terbaik dari peluncuran ini adalah strategi harga Apple. Meskipun membawa peningkatan teknologi yang signifikan, AirTag 2 dibanderol dengan harga yang sama dengan pendahulunya saat peluncuran, yakni sekitar 29 dolar AS (sekitar Rp480.000) untuk satu unit.

Keputusan mempertahankan harga ini menjadikan AirTag 2 sebagai aksesori wajib bagi pengguna iPhone di tahun 2026, sekaligus menetapkan standar baru yang tinggi bagi para pesaing di pasar pelacak pintar.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News




(WN/ZA)

Share :