Daniel Setiawan Subianto dan Transformasi Digital Bank Jakarta melalui JakOne Mobile

firman . November 02, 2026


Title: Header - Description: Gedung Kantor Pusat Bank DKI dan Daniel Setiawan Subianto

Di tengah persaingan layanan keuangan yang kian bergeser ke layar ponsel, bank daerah dituntut berbenah lebih cepat. Bank DKI, yang kini juga tampil dengan identitas Bank Jakarta, memilih menjawabnya lewat satu garis besar: memperkuat fondasi teknologi lebih dulu, baru membangun layanan di atasnya. Di balik arah itu ada Daniel Setiawan Subianto, Direktur Teknologi & Operasional yang memegang kemudi urusan sistem, infrastruktur, dan operasional bank.

Mengemban Tugas di Tengah Fase Transformasi

Nama Daniel Setiawan Subianto mulai tercatat dalam jajaran direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2024 yang digelar pada 30 April 2025. Rapat tersebut menyegarkan susunan komisaris dan direksi untuk mendukung transformasi bisnis, dengan Agus H. Widodo tetap dipercaya sebagai Direktur Utama. Pengangkatan para direktur baru itu berlaku efektif setelah mereka lolos penilaian kemampuan dan kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Momentumnya penting. Pada rapat yang sama, bank mencatat laba bersih Rp779,10 miliar untuk tahun buku 2024, membagikan dividen Rp249,31 miliar, dan memperoleh restu pemegang saham untuk merencanakan penawaran umum perdana saham (IPO). Bank yang bersiap menghadapi mata publik membutuhkan sistem yang teruji, dan di situlah peran direktur bidang teknologi menjadi sentral.

Infrastruktur Terintegrasi sebagai Fondasi

Dalam berbagai keterangan resminya, Daniel berulang kali menekankan dua hal: penguatan infrastruktur digital yang terintegrasi, dan pengembangan fitur aplikasi yang berorientasi pada kemudahan nasabah. Ia menyebut pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen menuntut respons yang cepat dan inovatif.

Pendekatan ini masuk akal secara teknis. Aplikasi seindah apa pun akan mengecewakan bila sistem inti, jaringan, dan proses operasional di belakangnya berjalan sendiri-sendiri. Integrasi memungkinkan data transaksi mengalir konsisten antar kanal, mulai dari aplikasi, jaringan kantor cabang, hingga kartu dan pembayaran digital. Dengan begitu, nasabah merasakan pelayanan yang seragam, apapun pintu masuk yang mereka pakai.

JakOne Mobile: Dari Fitur ke Ekosistem

Wujud paling kasat mata dari strategi itu adalah JakOne Mobile, aplikasi layanan keuangan digital Bank Jakarta. Daniel menjelaskan bahwa pengembangannya tidak hanya soal menambah fitur, tetapi juga meningkatkan kualitas pengalaman pengguna, keandalan sistem, dan keamanan transaksi. Penekanan pada keandalan dan keamanan ini relevan karena penggunaan mobile banking yang meningkat membuat toleransi nasabah terhadap gangguan semakin tipis.

Arah tersebut mendapat pengakuan. Pada Digital Excellence Awards 2026 yang diselenggarakan JawaPos.com, Bank Jakarta meraih penghargaan Top Digital Application Regional Banking untuk JakOne Mobile. Aplikasi ini juga disebut dalam daftar tujuh penghargaan 2026 lain yang diraih bank, termasuk kategori mobile banking bank konvensional untuk JakOne Mobile dan kategori e-money untuk produk JakCard.

Layanan digital yang “cepat, mudah, aman, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat”. — Daniel Setiawan Subianto, dalam siaran pers

Layanan Fisik Ikut Berbenah

Transformasi digital tidak berarti meninggalkan kantor cabang. Pada 20 Juli 2026, Bank Jakarta meresmikan tampilan baru KCP Kebayoran Park sebagai future branch, dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, jajaran Pemprov DKI, serta Daniel bersama direksi lainnya. Cabang tersebut menerapkan eForm untuk mempermudah transaksi, sehingga digitalisasi turut memangkas proses manual di meja layanan. Strategi omnichannel semacam ini menjaga pengalaman nasabah tetap mulus, baik yang bertransaksi lewat aplikasi maupun datang langsung.

Pengakuan di Bidang Operasional dan Layanan

Di level individu, Daniel menerima penghargaan Indonesia Best COO Awards 2026 dari The Iconomics, sementara Agus H. Widodo meraih penghargaan CEO terbaik pilihan karyawan pada ajang yang sama. Di level perusahaan, Bank Jakarta juga mencatat tiga penghargaan pada Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation ke-23 tahun 2026 dan tujuh penghargaan pada Infobank-Isentia Digital Brand Recognition ke-15. Dalam kedua kesempatan itu, Daniel menegaskan komitmen menjaga konsistensi kualitas layanan di seluruh jaringan dan menyebut penghargaan sebagai penanda bahwa langkah transformasi mulai diterima nasabah.

Tantangan ke Depan

Penghargaan bukan garis finis. Bank Jakarta masih harus membuktikan keandalan sistem secara konsisten, terutama ketika jumlah pengguna aplikasi terus bertambah dan rencana IPO menempatkan kinerja bank di bawah sorotan investor. Perlindungan transaksi, ketahanan infrastruktur, serta kecepatan merilis fitur yang benar-benar dipakai nasabah akan menjadi ukuran yang paling jujur bagi strategi yang dijalankan.

Dari sisi arah, pesan yang disampaikan manajemen cukup konsisten: infrastruktur terintegrasi di belakang, JakOne Mobile yang andal di depan, dan layanan fisik yang ikut berbenah di antaranya. Jika konsistensi itu terjaga, Bank DKI atau Bank Jakarta memiliki modal kuat untuk memperluas inklusi keuangan di ibu kota, sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang ditopang ekosistem digital.

Tantangan Berikutnya: Engineering Capacity

Tim internal bank tetap penting untuk memegang architecture, security, governance, dan strategic direction. Namun ketika roadmap digital bertambah, bank membutuhkan kapasitas tambahan agar berbagai initiative dapat berjalan paralel tanpa harus terus menambah permanent headcount.

Sagara Tech Outsourcing dapat bekerja sebagai extension dari tim teknologi Bank Jakarta untuk kebutuhan seperti: Backend & API Engineering, Mobile & Web Development, System Integration, Data Engineering, DevOps/SRE, dan QA Automation.

Modelnya sederhana:

●       Bank Jakarta memegang direction.

●       Sagara menambah execution capacity.

Dengan begitu, pengembangan digital dapat bergerak lebih cepat sambil tetap mengikuti standar, repositori, dan tata kelola bank.

Sagara Tech Outsourcing

Fast response technology service, bersama talenta digital Indonesia.

WhatsApp: +62-856-55555-308

For smart tech leaders, Sagara Tech Outsourcing.




Share :