Kenali Jenis-Jenis Cryptocurrency Sebelum Membeli

Nusa Finance . December 01, 2023

jenis cryptocurrency

Sumber Foto: Pexels


Cryptocurrency telah menjadi topik yang populer dalam beberapa tahun terakhir. Banyak orang tertarik dengan potensi keuntungan yang dapat diperoleh dari investasi dalam aset digital ini. 

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara mendalam apa itu cryptocurrency, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa ada begitu banyak variasi jenisnya. 

Kami juga akan membedakan antara cryptocurrency dan token, serta menjelaskan beberapa jenis cryptocurrency yang paling populer saat ini.

Apa Itu Cryptocurrency?

Cryptocurrency adalah bentuk aset digital yang menggunakan teknologi kriptografi untuk melindungi transaksi dan mengontrol penciptaan unit baru. Mereka beroperasi tanpa otoritas sentral seperti bank atau pemerintah, dan transaksi mereka dicatat dalam sebuah database terdesentralisasi yang disebut blockchain.

Cryptocurrency tidak memiliki bentuk fisik dan eksis sepenuhnya dalam dunia digital. Mereka dapat ditransaksikan secara online dan digunakan sebagai alat pembayaran atau investasi. Salah satu karakteristik utama cryptocurrency adalah bahwa mereka menggunakan teknologi kriptografi yang memastikan keamanan dan keaslian transaksi.

Bagaimana Cara Kerja Cryptocurrency?

Cryptocurrency beroperasi di atas jaringan blockchain yang bersifat immutable atau tidak bisa diubah. Transaksi yang terjadi tidak bisa dimanipulasi karena menggunakan teknologi kriptografi. Kriptografi merupakan sebuah teknik menyembunyikan informasi dengan algoritma matematika. Teknologi kriptografi digunakan untuk beberapa tujuan diantaranya untuk menjamin keamanan transaksi serta identitas pengirim dan penerima aset, untuk mengendalikan pembuatan unit mata uang baru, serta untuk memverifikasi transfer aset dan token digital. Teknologi kriptografi merupakan asal mula dibalik kata cryptocurrency. 

Saat seseorang melakukan transaksi cryptocurrency, transaksi tersebut akan dikelompokan ke dalam satu blok. Blok yang berisi kumpulan transaksi tersebut akan divalidasi oleh miner atau penambang dengan cara menyelesaikan teka-teki algoritma matematika yang rumit, proses ini akan memerlukan daya komputasi yang besar. Setelah sebuah blok selesai dibuat, komputer-komputer lain dalam jaringan perlu memverifikasi data tersebut untuk mencapai konsensus sebelum akhirnya blok baru dimasukkan ke dalam rantai atau blockchain.

Apa Saja Jenis Cryptocurrency?

Pada umumnya cryptocurrency dibagi kedalam dua kategori, yaitu koin dan token.

  1. Koin

Cryptocurrency jenis ini merupakan aset digital yang dibuat bersamaan dengan penciptaan suatu jaringan blockchain itu sendiri. Pengembang protokol blockchain adalah pihak yang menerbitkan langsung aset digital ini, sehingga aset ini sering disebut sebagai aset kripto native, atau penduduk asli dari jaringan blockchain tersebut. Contohnya Bitcoin, Litecoin, dan Ripple. 

Berikut beberapa karakteristik koin:

  • Scarcity, tersedia dalam jumlah yang terbatas dan telah ditentukan dalam algoritma
  • Medium of Exchange, biasanya digunakan sebagai alat transaksi atau alat tukar
  • Store of Value, biasa digunakan untuk menyimpan suatu nilai 

2. Token

Token adalah aset digital yang beroperasi di atas blockchain yang sudah ada. Token dibangun menggunakan standar blockchain yang ada. Jika koin disebut sebagai aset kripto native (penduduk asli), maka token adalah penduduk pendatang di jaringan tersebut.  Jadi siapapun dapat menciptakan token asalkan mengetahui cara pembuatan ataupun pengoperasian kode dengan benar. Dalam satu jaringan blockchain bisa terdapat beberapa token yang berbeda. Contohnya seperti Tether yang beroperasi pada jaringan Ethereum. 

Berikut beberapa karakteristik token:

  • Utility, memiliki berbagai kegunaan yang beragam
  • Governance, digunakan dalam proses pengambilan keputusan dari blockchain atau dApps 
  • Interoperability, dapat berkomunikasi dengan blockchain yang berbeda

Dalam penggunaan sehari-hari, baik koin maupun token sering digunakan dalam konteks yang sama. Keduanya bisa digunakan secara berdampingan dan saling melengkapi dalam ekosistem kripto.

Fungsi-fungsi Cryptocurrency

fungsi cryptocurrency

Sumber Foto: Unsplash


1. Penyimpan Kekayaan (Store of Value)

Cryptocurrency dapat dirancang untuk menjadi penyimpan nilai yang aman dan dapat diandalkan. Mereka sering digunakan sebagai alternatif investasi yang stabil dan dapat tumbuh seiring waktu. Contohnya Bitcoin, Ethereum, dan Litecoin.

2. Mata Uang Digital (Digital Currencies)

Cryptocurrency dapat digunakan sebagai alat pembayaran dalam transaksi sehari-hari. Mereka sering digunakan sebagai pengganti mata uang fiat dalam pembelian barang dan jasa. Contoh cryptocurrency mata uang digital termasuk Bitcoin Cash, Dash, dan Monero.

3. Koin Utilitas (Utility Coins)

Cryptocurrency dapat digunakan untuk memberikan akses ke layanan atau fitur khusus dalam suatu platform blockchain. Mereka sering digunakan sebagai alat pembayaran dalam ekosistem platform tersebut. Contohnya Binance Coin (BNB), Ethereum (ETH), dan Chainlink (LINK).

4. Koin Sekuritas (Security Coins)

Cryptocurrency bisa digunakan untuk mewakili kepemilikan saham atau aset lain dalam bentuk digital. Mereka sering digunakan dalam penawaran token dan crowdfunding. Koin sekuritas tunduk pada peraturan keamanan dan harus mematuhi hukum yang berlaku. Contoh cryptocurrency koin sekuritas termasuk Polymath (POLY) dan tZero (TZRO).

5. Koin Meme (Meme Coins)

Cryptocurrency dapat berfungsi sebagai hiburan dengan dibuat berdasarkan tren atau meme yang populer. Mereka sering kali tidak memiliki nilai intrinsik yang jelas dan nilainya sering bergantung pada popularitas atau daya tarik tren tersebut. Contoh cryptocurrency coin meme termasuk Dogecoin (DOGE) dan Shiba Inu (SHIB).

Pemanfaatan Cryptocurrency

1. Investasi

Investasi merupakan langkah utama dalam memanfaatkan cryptocurrency. Sebelum terjun ke dunia ini, penting untuk memahami aspek fundamentalnya, seperti tujuan penciptaan, teknologi yang mendasarinya, dan tim pengembangnya. Sebagian investor yang yakin pada fundamental suatu cryptocurrency akan menyimpan aset tersebut untuk jangka panjang, praktik yang sering disebut sebagai "HODL" Bagi pemula, metode termudah untuk memulai investasi adalah dengan membeli secara berkala menggunakan Dollar Cost Averaging.

2. Trading

Banyak pengguna cryptocurrency memanfaatkan volatilitas nilai aset untuk trading. Ini melibatkan pembelian aset dengan harga rendah dan penjualan saat harganya naik. Trader perlu menggunakan analisis teknis untuk memprediksi pergerakan harga, mengingat fluktuasi harga yang tinggi. Berbeda dengan saham atau valuta asing, perdagangan cryptocurrency berlangsung selama 24/7, memerlukan disiplin dan pengalaman untuk menguasai strategi trading.

3. Sumber Pendapatan Pasif melalui Cryptocurrency

Selain investasi dan trading, terdapat berbagai cara untuk mendapatkan penghasilan pasif melalui cryptocurrency:

  • Mining (Menambang): Menggunakan kekuatan komputer untuk mengamankan jaringan cryptocurrency seperti bitcoin. Saat ini, diperlukan peralatan khusus seperti ASIC.
  • Staking: Strategi investasi untuk mendapatkan passive income dengan menyimpan aset cryptocurrency dan menerima imbalan, mirip dengan menabung di bank.
  • Memberikan Pinjaman: Dengan meminjamkan aset cryptocurrency melalui program pinjaman peer-to-peer, kamu dapat mendapatkan bunga.
  • Program Afiliasi/Referral: Bergabung dengan program afiliasi atau referral pada bisnis atau pertukaran cryptocurrency dapat meningkatkan penghasilan. Bagikan kode referral Pintu kepada teman dan keluarga untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan.

Pada kesimpulannya, Cryptocurrency adalah aset digital yang menggunakan teknologi blockchain untuk melindungi transaksi dan mengontrol penciptaan unit baru. Ada banyak jenis cryptocurrency yang ada saat ini, masing-masing dengan fitur dan tujuan penggunaan yang berbeda. Dengan begitu banyak fungsi dan potensi, cryptocurrency menawarkan peluang yang tak terbatas. 

Platform teknologi berbasis jaringan Web3, Nusa Finance, bisa memberikan pengalaman fitur teknologi berbasis jaringan Web3 seperti pasar pinjaman kripto dimana kamu dapat meminjamkan dan menjaminkan aset crypto untuk membantu proses trading. 

Tentang Nusa Finance


Dokumentasi: Nusa Finance


Nusa Finance adalah platform Web3 penyedia layanan keuangan terdesentralisasi terlengkap pertama dari Indonesia. Fitur unggulan Nusa adalah pasar pinjaman kripto dimana pengguna dapat meminjamkan dan menjaminkan aset kripto untuk membantu proses trading. Nusa bertujuan untuk membuat platform Web3 mudah diakses oleh siapa saja.

Kenali Nusa Finance lebih lanjut

Penjelasan lengkap : Docs Nusa finance

Kunjungi website : Nusa Finance

Bergabung di komunitas : Nusa Finance Indonesia 

Referensi

Hicks, C. (2023, March 15). Different Types of Cryptocurrencies – Forbes Advisor. Forbes. Retrieved November 9, 2023, from https://www.forbes.com/advisor/investing/cryptocurrency/different-types-of-cryptocurrencies/

Pintu Academy Team. (2023, June 22). Apa Itu Cryptocurrency? Aset Digital Sumber Cuan. Pintu. Retrieved November 9, 2023, from https://pintu.co.id/academy/post/apa-itu-cryptocurrency#apa-saja-jenis-jenis-cryptocurrency

Pluang. (n.d.). Panduan Singkat Mengenai Jenis dan Kategori Cryptocurrency Saat Ini. Pluang. Retrieved November 9, 2023, from https://pluang.com/id/blog/resource/panduan-jenis-cryptocurrency

Tardi, C. (2022, July 12). Understanding the Different Types of Cryptocurrency. SoFi. Retrieved November 9, 2023, from https://www.sofi.com/learn/content/understanding-the-different-types-of-cryptocurrency/

Share :

Nusa Finance

Nusa Finance