Tingkat Penetrasi Internet di Indonesia Tinggi, Apakah Provinsi Kamu Ada?

Adnan Algifari . May 30, 2023

Foto: Pixabay/TheDigitalArtist

Teknologi.id - Selama beberapa dekade terakhir, penggunaan internet di Indonesia telah mengalami lonjakan yang luar biasa. Dari pelosok desa hingga pusat kota, akses internet telah menjadi kebutuhan primer bagi jutaan orang.

Sebagai salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia, Indonesia telah menjadikan internet sebagai sarana untuk menjembatani kesenjangan dan memperluas ruang informasi. 

Indonesia juga menjadi salah satu yang tertinggi dalam tingkat penetrasi internet. Diketahui bahwa penetrasi internet adalah persentase orang di suatu negara yang menggunakan internet dengan mengukur jumlah orang yang memiliki akses ke internet di sebuah negara dan membaginya dengan jumlah penduduk.

Dulu, internet mungkin hanya dapat diakses melalui komputer di rumah atau kantor. Namun sekarang, dengan adanya ponsel pintar yang terjangkau, akses internet telah menjadi lebih mudah dan lebih luas.

Baca juga: 5 Negara Dengan Harga Internet Termurah dan Termahal di Dunia, Indonesia Termurah?

Hampir setiap orang memiliki smartphone yang terhubung ke internet, memberikan akses ke dunia digital di ujung jari. Ini berarti bahwa informasi, hiburan, dan peluang yang sebelumnya sulit dijangkau kini dapat diakses oleh banyak orang di Indonesia.

Dikutip Teknologi.id dari dataindonesia.id berdasarkan survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) bahwa pengguna internet di Indonesia pada periode 2022-2023 mengalami peningkatan hingga 215,63 juta orang atau sama dengan 78,19% dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 275,77 juta jiwa.

Dan berdasarkan wilayahnya, tingkat penetrasi internet di Indonesia di setiap provinsi periode 2022-2023 adalah sebagai berikut.

  1. Banten sebesar 89,1%
  2. DKI Jakarta sebesar 86,96%
  3. Jawa Barat sebesar 82,73%
  4. Kepulauan Bangka Belitung sebesar 82,66%
  5. Jawa Timur sebesar 81,26%
  6. Bali sebesar 80,88%
  7. Jambi sebesar 80,46%
  8. Sumatera Barat sebesar 80,31%
  9. Kalimantan Barat sebesar 79,96%
  10. Gorontalo sebesar 79,88%
  11. DI Yogyakarta sebesar 79,03%
  12. Kalimantan Timur sebesar 79,01%
  13. Sulawesi Utara sebesar 78,88%
  14. Kalimantan Selatan sebesar 77,82%
  15. Bengkulu sebesar 77,63%
  16. Jawa Tengah sebesar 77,54%
  17. Riau sebesar 77,14%
  18. Sulawesi Selatan sebesar 76,13%
  19. Papua sebesar 75,89%
  20. Lampung sebesar 75,86%
  21. Kepulauan Riau sebesar 75,67%
  22. Papua Selatan sebesar 75,13%
  23. Maluku sebesar 74,99%
  24. Kalimantan Utara sebesar 74,75%
  25. Papua Barat Daya sebesar 74,27%
  26. Sulawesi Tenggara sebesar 73,92%
  27. Papua Barat sebesar 73,78%
  28. Kalimantan Tengah sebesar 73,51%
  29. Nusa Tenggara Timur sebesar 72,11%
  30. Nusa Tenggara Barat sebesar 71,35%
  31. Maluku Utara sebesar 71,25%
  32. Sumatera Selatan sebesar 70,02%
  33. Aceh sebesar 67,81%
  34. Sumatera Utara sebesar 67,12%
  35. Sulawesi Tengah sebesar 64,44%
  36. Papua Tengah sebesar 61,46%
  37. Sulawesi Barat sebesar 60,78%
  38. Papua Pegunungan sebesar 42,57%

Internet di Indonesia telah menjamur dan menyebabkan beberapa keuntungan yang bahkan bisa meningkatkan nilai ekonomi dan sangat membantu dalam beberapa pekerjaan.

1. E-Commerce (Niaga Elektronik)

Foto: Pixabay/athree23

Salah satu sektor yang telah berkembang pesat berkat penggunaan internet adalah e-commerce. Belanja online telah menjadi tren yang populer di Indonesia, dengan masyarakat yang semakin nyaman membeli berbagai produk dan layanan melalui platform e-commerce. Mulai dari makanan dan pakaian hingga elektronik dan perjalanan, e-commerce memberikan kemudahan dalam berbelanja tanpa batas waktu dan tempat.

2. Pendidikan

Pendidikan juga telah melihat dampak positif dari penggunaan internet. Banyak institusi pendidikan di Indonesia telah mengadopsi pembelajaran online, memungkinkan akses ke pengetahuan dan pendidikan berkualitas tanpa batasan geografis. Selain itu, dengan adanya platform pembelajaran online, seperti kursus daring dan webinar, individu dapat mengembangkan keterampilan baru dan terus belajar tanpa harus meninggalkan rumah.

Baca juga: Jalur Tol Internet Terbaru Asal Amerika Sampai di Indonesia!

3. Lowongan Pekerjaan

Tidak hanya dalam dunia pendidikan, internet juga telah memperluas peluang kerja di Indonesia. Banyak orang telah mengambil keuntungan dari platform freelancing dan pekerjaan jarak jauh untuk bekerja secara mandiri. Ini memberikan fleksibilitas dan kesempatan untuk mencari penghasilan tanpa harus terikat pada pekerjaan tradisional. Internet juga telah memungkinkan pertumbuhan industri kreatif, seperti desain grafis, penulisan, dan fotografi, dengan memberikan platform untuk menampilkan karya mereka kepada khalayak yang lebih luas.

4. Media Sosial

Foto: Pixabay/geralt

Penggunaan internet juga telah mengubah cara masyarakat Indonesia dalam berkomunikasi dan menjalin hubungan sosial. Media sosial telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, memungkinkan orang untuk terhubung dengan teman dan keluarga, serta berbagi pengalaman dan momen penting dalam hidup mereka. Platform seperti Facebook, Instagram, dan Twitter telah menjadi wadah bagi kolaborasi, dukungan, dan pengaruh sosial yang kuat di Indonesia.

5. Pariwisata

Penggunaan internet juga telah memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata di Indonesia. Banyak wisatawan yang menggunakan internet untuk mencari informasi tentang destinasi wisata, melihat ulasan, dan memesan akomodasi secara online. Selain itu, pariwisata digital juga semakin berkembang, dengan promosi melalui media sosial, video, dan konten visual yang menggoda minat wisatawan untuk mengunjungi Indonesia.

Penggunaan internet di Indonesia terus berkembang dengan pesat, dan dampaknya semakin meluas dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kita juga harus menjaga keseimbangan dan penggunaan yang bijak.

Meskipun internet memberikan banyak manfaat, kamu harus tetap memprioritaskan keamanan, privasi, dan interaksi sosial langsung di dunia nyata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(aa)

Share :