Keren! Balai Uji Ponsel 4G dan 5G Cs Terbesar se-Asia Tenggara Ada di Depok

Alfryan Irgie . December 16, 2022


Teknologi.id
- Menkominfo Johnny G. Plate mengungkapkan bahwa proyek Balai Besar Pusat Pengujian Telekomunikasi (BBPPT) di Tapos, Depok telah rampung 96% dan siap meluncur di Februari 2023.

BBPPT sendiri merupakan fasilitas yang berguna untuk menguji segala perangkat telekomunikasi dan diklaim akan menjadi fasilitas terbesar di Asia Tenggara.

Dilansir dari Detik, Jumat (16/12), Menteri Johnny G. Plate mengunjungi lokasi pembangunan BBPPT di Tapos, Depok yang perkembangan konstruksinya sudah mencapai 96% dan siap soft launching pada Februari 2023 mendatang.

"tinggal 4% lagi, ya akhir bulan ini pasti selesai. Kita bisa lakukan soft launching bulan Februari 2023, itu bangunannya semuanya sudah selesai, sudah bisa digunakan pelayanan administrasinya bisa dilaksanakan," ucap Johnny.

Terbesar dan Ada 5 Lab

Mencakup luas lahan hingga 22.723 meter persegi, Menkominfo mengklaim bahwa BBPPT ini akan menjadi fasilitas pengujian alat telekomunikasi terbesar di kawasan Asia Tenggara. Bukan hanya menjadi yang terbesar, Menkominfo juga membuat fasilitas laboratorium uji berstandar internasional di hampir setengah bangunan fasilitas ini.

Terdapat 5 laboratorium di BBPPT, masing-masing lab memiliki tujuan dan fungsinya tersendiri.

Lab pertama ialah EMC (Electromagnetic Compatibilty) yang akan melakukan uji coba terhadap seluruh perangkat. Maksud uji coba tersebut ialah guna menghindarkan efek negatif antarperangkat dan membuatnya kompatibel agar tak saling bersinggungan.

Baca juga: Kominfo Akan Berlakukan Aturan untuk Jasa Reseller Internet

Kemudian terdapat lab terbesar yang bertujuan untuk menguji tingkat keamanan dan kesehatan masyarakat. Lab kedua ini nantinya akan menguji seluruh perangkat agar kualitasnya terjamin dan aman digunakan bagi masyarakat Indonesia.

Lalu lab radio menjadi lab ketiga yang berfungsi untuk mengukur kekuatan dan frekuensi perangkat telekomunikasi agar wilayah Indonesia tidak mengalami gangguan interferensi.

Lab keempat yaitu non-radio yang akan menguji segala perangkat optik yang nantinya akan digunakan oleh para operator untuk pembangunan infrastruktur. Dan lab kelima ialah penguji TV digital yang nantinya digunakan untuk kebutuhan broadcasting.

(ai)

Share :