Vision Award untuk Ronny Tan: Kepemimpinan Teknologi dan AI di Industri Asuransi Jiwa

kasamiraaninditaqairia . November 02, 2026


Ronny Tan, Chief Information Officer (CIO) Manulife Indonesia, menerima The Vision Award dalam ajang CIO Vision Jakarta 2026 yang diselenggarakan oleh AIM Media House pada 4 September 2026 di Park Hyatt Jakarta. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan terhadap para pemimpin teknologi, data, dan kecerdasan buatan (AI) yang dinilai mendorong transformasi serta menciptakan dampak bagi organisasi.

Dalam penyelenggaraan tersebut, terdapat 17 pemimpin yang menerima Vision AI Awards dari berbagai sektor industri. Penghargaan ini diberikan di tengah meningkatnya perhatian perusahaan terhadap pemanfaatan AI, tata kelola data, dan transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis.

Kepemimpinan Teknologi di Tengah Perubahan Industri Asuransi

Peran CIO di industri asuransi kini semakin strategis. Teknologi tidak hanya mendukung operasional internal, tetapi juga berperan dalam meningkatkan pengalaman nasabah, memperkuat proses bisnis, serta membantu perusahaan merespons kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Ronny Tan menjabat sebagai CIO Manulife Indonesia sejak Januari 2024. Ia memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di sektor jasa keuangan, dengan rekam jejak di bidang transformasi digital, manajemen perubahan, kecerdasan buatan, komputasi awan, pengalaman pelanggan, dan analitik. Sebelum bergabung dengan Manulife, Ronny pernah menjabat sebagai Deputy CIO sekaligus Head of IT Architecture and Engineering di Commonwealth Bank Indonesia.

Latar belakang tersebut relevan dengan tantangan transformasi teknologi di industri asuransi, yang membutuhkan integrasi antara sistem, data, keamanan, dan layanan digital. Dalam konteks ini, kepemimpinan teknologi tidak hanya berkaitan dengan penerapan teknologi baru, tetapi juga bagaimana teknologi dapat mendukung kebutuhan bisnis dan memberikan nilai bagi nasabah.

AI Assistant: Salah Satu Implementasi AI Manulife Indonesia

Salah satu inisiatif teknologi Manulife Indonesia yang telah dipublikasikan adalah peluncuran AI Assistant pada September 2025. Asisten virtual berbasis generative AI ini terintegrasi dengan portal agen MAIN (Manulife Agency Indonesia) dan tersedia selama 24 jam sehari.

Fitur tersebut dirancang untuk membantu tenaga pemasar mengakses informasi dan menjalankan aktivitas layanan, mulai dari rekomendasi produk sesuai kebutuhan nasabah, informasi polis, status pembayaran premi, pertanyaan terkait klaim, hingga kebutuhan administrasi. Manulife juga menyediakan fitur live chat yang menghubungkan agen dengan staf layanan untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

Implementasi ini memperlihatkan salah satu bentuk pemanfaatan AI dalam industri asuransi: bukan semata-mata menggantikan interaksi manusia, melainkan membantu mempercepat akses informasi dan mendukung produktivitas tenaga pemasar. Dengan demikian, agen dapat memiliki dukungan informasi yang lebih mudah diakses ketika melayani kebutuhan nasabah.

Meski demikian, Manulife tidak memublikasikan angka terukur mengenai peningkatan produktivitas atau dampak finansial dari fitur tersebut. Selain itu, pengumuman resmi peluncuran AI Assistant tidak secara spesifik menyebut Ronny Tan sebagai pemimpin proyek tersebut. Karena itu, inisiatif ini lebih tepat dipahami sebagai bagian dari pengembangan teknologi perusahaan selama masa kepemimpinannya sebagai CIO, bukan sebagai proyek yang dapat diklaim secara personal telah ia pimpin.

AI dan Data Membutuhkan Arah Strategis

Penggunaan AI di perusahaan jasa keuangan membawa peluang sekaligus tanggung jawab. Informasi nasabah, data polis, proses klaim, hingga rekomendasi produk merupakan bagian penting dari layanan asuransi. Oleh sebab itu, penerapan AI perlu berjalan bersama pengelolaan data, keamanan informasi, tata kelola, dan pengawasan manusia.

Dalam unggahan LinkedIn setelah menerima penghargaan, Ronny menyampaikan pandangannya bahwa teknologi, AI, dan data saling melengkapi. Ia juga menekankan bahwa AI berperan sebagai copilot, sementara manusia tetap menjadi pihak yang mengarahkan dan bertanggung jawab atas keputusan.

Pandangan tersebut relevan bagi industri asuransi. AI dapat membantu mengolah informasi dan mendukung proses layanan, tetapi keputusan yang berdampak pada nasabah tetap membutuhkan pertimbangan, akuntabilitas, dan pengawasan yang memadai.

Penghargaan sebagai Refleksi Peran CIO

Penerimaan The Vision Award oleh Ronny Tan menempatkan kepemimpinan teknologi di industri asuransi sebagai bagian dari pembahasan yang lebih luas mengenai transformasi digital dan AI. Penghargaan ini diberikan bersama 16 pemimpin lainnya dari berbagai organisasi, sehingga mencerminkan perhatian terhadap peran teknologi lintas industri.

Bagi Manulife Indonesia, pengembangan AI Assistant menjadi salah satu contoh nyata bagaimana teknologi dapat diterapkan untuk mendukung aktivitas bisnis dan layanan. Ke depan, tantangannya bukan hanya memperluas penggunaan AI, tetapi memastikan setiap implementasi memiliki tujuan yang jelas, dikelola secara bertanggung jawab, dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan oleh perusahaan maupun nasabah.



Share :

Berita Menarik Lainnya