Windows Lemot? Ini Cara Bikin Lebih Kencang Tanpa Upgrade RAM atau SSD

⁠Adimas Herviana . January 29, 2026

Foto: Acer

Teknologi.id - Bagi pengguna PC dengan spesifikasi terbatas, melakukan upgrade besar seperti prosesor atau RAM memang bisa meningkatkan performa secara signifikan. Akan tetapi, jika perangkat masih cukup memadai untuk digunakan beberapa tahun ke depan, langkah yang lebih bijak adalah memanfaatkan pengaturan bawaan Windows. Banyak fitur yang sebenarnya sudah tersedia tetapi sering diabaikan, padahal dapat membantu sistem berjalan lebih efisien dan responsif tanpa biaya tambahan. 

Mengutak-atik pengaturan ini bukan hanya sekadar trik sederhana, melainkan cara untuk memperpanjang usia perangkat sekaligus menjaga stabilitas sistem. Windows dirancang dengan beragam opsi yang memungkinkan pengguna menyesuaikan keseimbangan antara performa dan efisiensi daya. Dengan memahami dan memanfaatkan fitur-fitur tersebut, pengguna dapat memperoleh pengalaman yang lebih maksimal, mempercepat kinerja harian, serta memastikan perangkat tetap konsisten dalam jangka panjang.

Baca juga: Hati-Hati 16 Ekstensi Ini Berpotensi Mengambil Data Privasi Mu!

Power Plan dan Dampaknya pada Performa

Foto: Windows Central

Windows menyediakan fitur Power Plan untuk mengatur penggunaan daya sesuai kebutuhan. Secara default, mode Balanced dipilih karena lebih hemat energi, terutama pada laptop. Namun, bagi pengguna yang menginginkan performa maksimal, mode High Performance dapat menjadi pilihan. Dengan mengaktifkan mode ini, prosesor dan komponen lain bekerja lebih agresif sehingga aplikasi berat dapat dijalankan lebih lancar. Konsekuensinya, konsumsi listrik dan suhu perangkat akan meningkat. Microsoft sendiri menjelaskan bahwa pengaturan daya yang tepat dapat memengaruhi kecepatan respons sistem secara langsung.

Startup Apps dan Pengaruhnya pada Booting

Foto: Chuwi

Aplikasi yang otomatis berjalan saat PC dinyalakan sering menjadi penyebab utama sistem terasa lambat. Task Manager menyediakan tab Startup Apps yang menampilkan daftar aplikasi beserta dampaknya terhadap waktu booting. Dengan menonaktifkan aplikasi yang tidak penting, proses startup dapat dipercepat dan penggunaan RAM lebih efisien. Banyak aplikasi menambahkan dirinya ke daftar startup tanpa sepengetahuan pengguna, sehingga pemeriksaan rutin sangat disarankan. 

Storage Sense untuk Menjaga Ruang Penyimpanan

Foto:A7LaHeim

SSD tetap membutuhkan ruang kosong agar performa baca-tulis tidak menurun. Windows menghadirkan fitur Storage Sense yang dapat membersihkan file sementara, menghapus isi Recycle Bin, hingga mengatur folder Downloads secara otomatis. Microsoft merekomendasikan agar pengguna menyisakan minimal 10 persen ruang kosong pada SSD untuk menjaga stabilitas performa. Dengan pengaturan ini, sistem dapat berjalan lebih lancar tanpa hambatan akibat penyimpanan penuh. 

Mengendalikan Background App Permissions

Foto: DroidTechNow

Aplikasi dari Microsoft Store sering tetap berjalan di latar belakang meski tidak digunakan. Hal ini mengurangi kapasitas RAM dan mempercepat konsumsi baterai. Windows menyediakan opsi untuk mencabut izin aktivitas latar belakang melalui menu Advanced Options pada setiap aplikasi. Dengan mengubah pengaturan menjadi Never, aplikasi tidak lagi berjalan otomatis, sehingga sistem lebih ringan dan responsif. 

Mempercepat Fitur Pencarian Windows

Foto: Windows Central

Fitur pencarian Windows dapat terasa lambat jika area pemindaian terlalu luas. Untuk mempercepatnya, pengguna dapat mempersempit cakupan pencarian dengan memilih opsi Classic pada menu Find My Files. Folder besar yang tidak relevan juga bisa dikecualikan agar proses pencarian lebih efisien. Langkah ini membantu sistem mengurangi beban pemindaian dan mempercepat hasil pencarian. 

Visual Effects dan Respons Sistem

Foto: MakeUseOf

Selain pengaturan utama, Windows juga memiliki fitur Visual Effects yang memengaruhi tampilan antarmuka. Efek animasi dan transparansi memang membuat tampilan lebih menarik, tetapi dapat membebani prosesor dan RAM pada perangkat dengan spesifikasi terbatas. Pengguna dapat menyesuaikan pengaturan ini melalui menu Performance Optionsdengan memilih Adjust for Best Performance. Dengan langkah ini, sistem akan terasa lebih responsif meski tampilannya lebih sederhana.

Baca juga: Begini Caranya Aktifkan Tab Vertikal di Google Chrome!

Mengapa Pengaturan Lebih Efektif daripada Upgrade Kecil

Upgrade kecil seperti menambah sedikit RAM atau mengganti SSD dengan versi lebih cepat sering kali tidak memberikan dampak signifikan untuk meningkatkan performa perangkat. Mengoptimalkan pengaturan Windows justru lebih masuk akal karena langsung menyentuh aspek penggunaan sehari-hari. Dengan memanfaatkan fitur bawaan, pengguna dapat merasakan peningkatan performa tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan.

Langkah Bijak untuk Performa Maksimal

Mengutak-atik pengaturan Windows adalah solusi praktis bagi pengguna PC lawas yang ingin menjaga performa tetap optimal. Power Plan, Startup Apps, Storage Sense, pengaturan aplikasi latar belakang, hingga optimasi pencarian adalah fitur yang sering diabaikan, padahal memiliki dampak nyata. Dengan memanfaatkan fitur ini, pengguna dapat memperpanjang usia perangkat sekaligus memastikan pengalaman penggunaan yang lebih lancar.


Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News


(dim/sa)



Share :

Berita Menarik Lainnya