Viral Klaim Jeffrey Epstein Masih Hidup dan Main Fortnite, Ini Fakta Sebenarnya

Yasmin Najla Alfarisi . February 09, 2026

Foto: Teknologi.id/ Yasmin Najla Alfarisi

Teknologi.id -  Sejumlah teori konspirasi kembali bermunculan di media sosial setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis dokumen kasus Jeffrey Epstein, yang dikenal sebagai pelaku kejahatan seksual dan meninggal dunia pada 2019. Salah satu klaim paling viral menyebutkan bahwa Epstein sebenarnya masih hidup dan aktif bermain game online Fortnite dari Israel.

Narasi tersebut beredar luas di platform X (sebelumnya Twitter), Facebook, TikTok, hingga Instagram, dan sempat menarik perhatian tokoh publik. Klaim ini bermula dari temuan akun Fortnite dengan username “littlestjeff1” yang tercatat aktif hingga 2025 atau awal 2026 berdasarkan situs pelacak statistik pemain.

Asal Mula Klaim: Username dan Email Misterius

Foto: Tangkapan layar unggahan akun X @Truthpole

Akun X bernama Truthpole menjadi salah satu yang pertama mengunggah screenshot akun Fortnite tersebut. Dalam unggahannya, akun itu mengklaim bahwa username “littlestjeff1” berkaitan langsung dengan Jeffrey Epstein dan masih aktif dengan lokasi Israel.

Spekulasi ini diperkuat oleh temuan dalam dokumen “Epstein files yang mencantumkan akun YouTube milik Epstein dengan username yang sama, yakni littlestjeff1. Selain itu, pengguna media sosial juga merujuk pada sebuah email bertanggal 7 Mei 2019 dengan subjek peringatan transaksi sebesar US$25,95 (sekitar Rp437 ribu) untuk pembelian “VBucks” atau mata uang virtual Fortnite.

Karena Fortnite dan YouTube sama-sama menggunakan sistem akun online, sebagian warganet menganggap kesamaan nama tersebut sebagai bukti bahwa Epstein memiliki akun Fortnite dan masih menggunakannya.

Baca juga: Nama Bali Terseret dalam Dokumen Jeffrey Epstein, Foto di Gianyar Bikin Geger

Masalah Redaksi dan Kesalahan Penafsiran Dokumen

Namun, klaim tersebut tidak memiliki bukti kuat. Dalam email terkait pembelian VBucks, identitas pengirim dan penerima telah disensor. Departemen Kehakiman AS diketahui tidak menyensor email milik Epstein dalam dokumen yang dirilis, sehingga penyensoran tersebut mengindikasikan bahwa email itu bukan ditujukan kepada Epstein.

Dokumen lanjutan juga menunjukkan bahwa transaksi VBucks tersebut berkaitan dengan seorang ibu dan anaknya, bukan Epstein. Email tersebut bukan tanda terima resmi, melainkan hanya pemberitahuan biaya, dan penggunaan istilah “VBucks” tanpa tanda hubung juga menunjukkan bahwa email itu bukan berasal dari sistem resmi Epic Games.

Epic Games Angkat Bicara

Seiring meluasnya rumor, Epic Games selaku developer Fortnite akhirnya turun tangan untuk meluruskan informasi. Melalui akun resmi @FortniteStatus di X, Epic menyatakan bahwa klaim tersebut sepenuhnya tidak benar dan merupakan hasil rekayasa.

Epic menjelaskan bahwa akun Fortnite yang dimaksud sebenarnya milik pengguna lain yang baru-baru ini mengganti username mereka menjadi “littlestjeff1” setelah nama tersebut muncul dalam dokumen Epstein. Situs pelacak Fortnite hanya menampilkan nama pengguna terkini, tanpa riwayat perubahan nama sebelumnya.


Foto: Tangkapan layar unggahan akun X @ForniteStatus


“Kami tidak memiliki catatan alamat email yang disebutkan dalam dokumen publik tersebut di dalam sistem akun Epic,” tulis Fortnite dalam pernyataannya.

CEO Epic Games, Tim Sweeney, turut menegaskan bantahan tersebut melalui unggahan pribadinya di X. Ia menyebut bahwa seseorang hanya “bersenang-senang” dengan mengganti nama akun Fortnite mereka untuk memancing reaksi publik.

“Seseorang telah bersenang-senang mengubah nama akun Fortnite mereka, tapi itu baru-baru ini dan tidak terkait dengan alamat email di arsip,” tulis Sweeney, seperti dikutip dari The Verge, Sabtu (7/2/2026).

Epic juga menegaskan bahwa mereka tidak pernah menemukan akun Fortnite yang terhubung dengan alamat email Epstein. Bahkan setelah dokumen dirilis, beberapa orang justru mencoba membuat akun dengan alamat email dan username yang menyerupai data dalam arsip.

Baca juga: Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis! Nama Elon Musk & Bill Gates Jadi Sorotan

Akun Diprivatkan, Bukan Dihapus Epic

Setelah rumor viral, akun Fortnite dengan username “littlestjeff1” diketahui beralih ke mode privat. Epic Games menegaskan bahwa perubahan privasi tersebut sepenuhnya dilakukan oleh pemilik akun, bukan oleh pihak Epic.

Juru bicara Epic Games, Cat McCormack, menjelaskan bahwa perusahaan tidak ikut campur dalam pengaturan privasi akun tersebut.

Konsensus Tetap: Epstein Meninggal Dunia

Terlepas dari berbagai spekulasi, terdapat konsensus luas bahwa Jeffrey Epstein meninggal dunia pada 10 Agustus 2019 saat ditahan di penjara federal AS. Meski kondisi kematiannya kerap memicu kecurigaan dan teori konspirasi, tidak ada bukti kredibel yang mendukung klaim bahwa ia masih hidup.

Epic Games menegaskan bahwa tidak perlu menciptakan cerita palsu di tengah fakta-fakta mengerikan yang memang terungkap dalam dokumen Epstein.

Dengan klarifikasi resmi dari Epic Games dan bukti pendukung dari dokumen kasus, klaim bahwa Jeffrey Epstein masih hidup dan bermain Fortnite dinyatakan tidak benar.


Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News.


(yna/sa)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar