Boeing 737 Max 8 Jatuh Lagi, Benarkah Tak Layak Terbang?

Boeing 737 Max 8
Foto: CNN Philippines

Teknologi.id – Untuk kedua kalinya hanya dalam kurun waktu 5 bulan, pesawat tipe Boeing 737 MAX 8 jatuh beberapa menit setelah lepas landas. Kecelakaan ini menimbulkan pertanyaan benarkah pesawat tipe ini tidak layak terbang?

Kesamaan Ethiopian Airlines dan Lion Air

Pada Minggu (10/3), 157 penumpang dan kru pesawat Boeing 737 MAX 8 milik maskapai Ethiopian Airlines tewas setelah jatuh hanya enam menit setelah lepas landas dari Addis Ababa, Ethiopia.

Sebelumnya pada Oktober 2018 lalu, tipe pesawat yang sama, yang dioperasikan oleh maskapai Lion Air jatuh tak lama setelah lepas landas dari Jakarta dan menewaskan seluruh penumpang dan kru.

“Pilot menyebutkan bahwa dia mengalami masalah dan dia ingin kembali. Dia mendapatkan izin untuk putar balik,” kata direktur Ethiopian Airlines, Tewolde GebreMariam seperti dikutip dari detikNEWS, Rabu (13/3/2019).

Baca juga: Rahasia Boeing yang Mungkin Jadi Penyebab Kecelakaan Lion Air JT 610 

Seorang pakar penerbangan internasional menekankan kemiripan antara dua insiden tragis itu.

“Itu pesawat yang sama. Seperti Lion Air, kecelakaan Ethiopian Airlines terjadi tak lama setelah lepas landas dan pilot mengisyaratkan mereka mengalami masalah, kemudian pesawat jatuh. Kesamaannya jelas,” ujar pakar yang enggan disebut namanya seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (13/3/2019).

Benarkah Boeing 737 Max 8 Tak Layak Terbang?

Kecelakaan yang melibatkan Boeing 737 MAX 8 milik Ethiopian Airlines, Minggu (10/3/2019), segera direspons oleh Otoritas Penerbangan Amerika Serikat (FAA). FAA menilai Boeing 737 MAX 8 dan MAX 9 yang tersebar di seluruh dunia masih layak terbang.

Badan penerbangan Amerika Serikat menyatakan saat ini tak ada dasar untuk mengandangkan pesawat-pesawat Boeing 737 MAX 8 .

Pemerintah Amerika Serikat sejauh ini menolak untuk mengambil tindakan mengandangkan pesawat seperti beberapa negara lain.

“Sejauh ini, tinjauan kami tidak menunjukkan masalah kinerja sistemik dan tidak memberikan dasar untuk memerintahkan pesawat dikandangkan,” demikian disampaikan Kepala Badan Aviasi Federal Amerika Serikat (FAA), Daniel Elwell dalam sebuah statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (13/3/2019).

Menteri Transportasi AS, Elaine Chao mengatakan bahwa FAA akan “segera mengambil langkah yang tepat” jika suatu kecacatan ditemukan pada pesawat tersebut.

(DWK)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *