Moratelindo & MyRepublic Resmi Merger, MoraRepublic Perluas Internet RI

Wildan Nur Alif Kurniawan . April 27, 2026


Foto: MoraRepublic

Teknologi.id – Peta industri penyedia layanan internet di Tanah Air resmi berubah. Dua kekuatan besar, PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo) dan MyRepublic Indonesia, telah resmi meleburkan diri ke dalam satu entitas baru bernama MoraRepublic pada Kamis (23/4/2026).

Langkah konsolidasi ini secara efektif menciptakan ekosistem layanan internet yang utuh dari hulu ke hilir. Peleburan ini menyatukan dua fokus bisnis yang selama ini saling melengkapi di pasar telekomunikasi:

  • Kekuatan Hulu (Moratelindo): Membawa aset berupa puluhan ribu kilometer jaringan tulang punggung (backbone) serat optik nasional serta sejumlah fasilitas pusat data (data center).

  • Kekuatan Hilir (MyRepublic): Membawa penetrasi pasar langsung ke pengguna akhir (end-user) melalui layanan internet ritel berbasis Fiber-to-the-Home (FTTH) yang tersebar di berbagai kota.

Baca juga: Survei: 70 Persen Pekerja Siap Gunakan AI, Perusahaan Justru Belum Siap

Efisiensi Jaringan dan Target Inklusi Digital


Foto: Selular.id

Direktur Utama MoraRepublic, Timotius M. Sulaiman, menjelaskan bahwa penggabungan dua infrastruktur ini secara langsung mendongkrak kapasitas perusahaan. Ekosistem hulu-hilir yang terpusat memungkinkan MoraRepublic untuk menggelar layanan konektivitas yang lebih cepat dengan jangkauan wilayah yang lebih luas.

Kapasitas jaringan yang lebih masif ini juga ditargetkan untuk mendorong pemerataan inklusi digital, khususnya dalam membawa akses internet serat optik ke wilayah-wilayah yang sebelumnya belum terjangkau secara optimal.

Baca juga: WiFi Terhubung Tapi Tidak Ada Internet? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dukungan Penuh Pemegang Saham

Pembentukan entitas baru ini mendapat lampu hijau penuh dari para pemegang saham dan jajaran pengawas. Presiden Direktur PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, L. Krisnan Cahya, menilai konsolidasi ini krusial untuk memperkokoh fondasi infrastruktur digital di tingkat nasional.

Sementara itu, Komisaris Utama Independen MoraRepublic, Arsjad Rasjid, menyoroti aspek tata kelola. Menurutnya, merger ini tidak hanya merespons lonjakan kebutuhan internet di Indonesia, tetapi juga akan membuat manajemen operasional kedua perusahaan sebelumnya menjadi jauh lebih efisien dan terintegrasi di bawah satu atap.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News


(WN/ZA)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar