Pengguna Internet Indonesia Tembus 235 Juta, Milenial Ternyata Ungguli Gen Z

Teknologi.id . June 15, 2026
jumlah pengguna internet Indonesia 2026
Foto: ChatGPT


Teknologi.id – Jumlah pengguna internet Indonesia kembali mencetak rekor baru pada tahun 2026. Berdasarkan hasil Survei Profil Internet Indonesia 2026 yang dirilis Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), kini ada sekitar 235,26 juta masyarakat Indonesia yang terhubung ke internet.

Angka tersebut setara dengan 81,72 persen dari total populasi Indonesia yang mencapai 287,30 juta jiwa. Artinya, lebih dari 8 dari 10 penduduk Indonesia kini sudah memiliki akses ke internet.

Meski terus meningkat, pertumbuhan pengguna internet tahun ini tercatat lebih lambat dibandingkan periode sebelumnya.

Baca juga: APJII Rilis Data Terbaru 2025: Pengguna Internet di Indonesia Capai 229 Juta Jiwa

Pengguna Internet Indonesia Bertambah 6 Juta Orang

Data APJII menunjukkan jumlah pengguna internet Indonesia bertambah sekitar 6 juta orang dibandingkan tahun 2025.

Tahun lalu, tingkat penetrasi internet nasional berada di angka 80,66 persen atau sekitar 229 juta pengguna. Pada 2026, jumlah tersebut meningkat menjadi 235,26 juta pengguna.

Walaupun masih mengalami kenaikan, laju pertumbuhan pengguna internet mulai melambat.

Sebagai perbandingan:

  • 2022: 210 juta pengguna (77%)
  • 2023: 215 juta pengguna (78,2%)
  • 2024: 221 juta pengguna (79,5%)
  • 2025: 229 juta pengguna (80,66%)
  • 2026: 235,26 juta pengguna (81,72%)

Menurut APJII, perlambatan ini merupakan hal yang wajar karena tingkat penetrasi internet di Indonesia sudah cukup tinggi. Sebagian besar masyarakat yang belum terkoneksi internet umumnya berada di daerah dengan tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur.

Pulau Jawa Jadi Penyumbang Pengguna Internet Terbesar

Survei APJII juga menunjukkan bahwa distribusi pengguna internet di Indonesia masih belum merata.

Pulau Jawa tetap menjadi wilayah dengan jumlah pengguna internet terbesar sekaligus tingkat penetrasi tertinggi.

Berikut tingkat penetrasi internet berdasarkan wilayah:

  • Jawa: 85,95%
  • Kalimantan: 80,40%
  • Sumatera: 78,24%
  • Bali dan Nusa Tenggara: 78,14%
  • Sulawesi: 72,58%
  • Maluku dan Papua: 69,74%

Selain memiliki tingkat penetrasi tertinggi, Jawa juga menyumbang sekitar 58,24 persen dari total pengguna internet nasional.

Sebaliknya, Maluku dan Papua masih menjadi wilayah dengan tingkat akses internet paling rendah. Hal ini menunjukkan bahwa kesenjangan digital antarwilayah masih menjadi tantangan besar bagi Indonesia.

Milenial Ternyata Lebih Aktif Internetan Dibanding Gen Z

Banyak orang mengira Generasi Z merupakan kelompok yang paling dekat dengan internet. Namun hasil survei APJII menunjukkan fakta yang cukup menarik.

Kelompok dengan tingkat penetrasi internet tertinggi justru berasal dari generasi Milenial.

Rinciannya sebagai berikut:

  • Milenial: 90,34%
  • Gen Z: 89,02%

Temuan ini menunjukkan bahwa internet kini tidak hanya menjadi kebutuhan hiburan, tetapi juga menjadi alat utama untuk bekerja, bertransaksi, belajar, dan menjalankan aktivitas sehari-hari bagi generasi produktif.

Akses Internet Laki-laki dan Perempuan Semakin Seimbang

Dari sisi gender, kesenjangan akses internet di Indonesia semakin kecil.

Penetrasi internet pada laki-laki mencapai 83,95 persen, sedangkan perempuan berada di angka 79,79 persen.

Menariknya, kontribusi pengguna laki-laki dan perempuan terhadap total pengguna internet nasional hampir seimbang, yakni sekitar 50:50.

Hal ini menunjukkan bahwa akses terhadap teknologi digital kini semakin merata di berbagai kelompok masyarakat.

Warga Kota Masih Lebih Banyak Mengakses Internet

Meski kesenjangan mulai menyempit, masyarakat perkotaan masih memiliki akses internet yang lebih baik dibandingkan masyarakat pedesaan.

Data APJII mencatat:

  • Wilayah perkotaan (urban): 84,75%
  • Wilayah pedesaan (rural): 78,18%

Selisih sekitar 6,5 persen tersebut menunjukkan masih adanya perbedaan kualitas infrastruktur digital antara kota dan desa.

Pendidikan Berpengaruh Besar pada Penggunaan Internet

Tingkat pendidikan juga menjadi faktor penting yang memengaruhi penggunaan internet.

Kelompok masyarakat dengan pendidikan perguruan tinggi memiliki tingkat penetrasi internet tertinggi, yaitu 92,49 persen.

Sementara lulusan SMA atau sederajat berada di angka 90,44 persen.

Temuan ini memperlihatkan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, semakin besar kemungkinan mereka memanfaatkan internet dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: WiFi Terhubung Tapi Tidak Ada Internet? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Smartphone Masih Jadi Perangkat Favorit untuk Akses Internet

Dalam hal perangkat yang digunakan, smartphone tetap menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia untuk mengakses internet.

Sebanyak 84,31 persen pengguna internet Indonesia menggunakan smartphone sebagai perangkat utama untuk berselancar di dunia digital.

Sementara itu, mayoritas masyarakat menghabiskan waktu sekitar 4 hingga 6 jam per hari untuk mengakses internet, baik untuk bekerja, belajar, berkomunikasi, maupun menikmati hiburan digital.

Internet Indonesia Terus Tumbuh, Tapi Tantangan Belum Selesai

Pencapaian jumlah pengguna internet Indonesia yang menembus 235 juta orang menunjukkan transformasi digital di Tanah Air terus berjalan dengan pesat.

Namun di balik pertumbuhan tersebut, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan, mulai dari pemerataan infrastruktur internet, pengurangan kesenjangan digital antarwilayah, hingga peningkatan literasi digital masyarakat.

Dengan penetrasi internet yang kini mencapai lebih dari 81 persen, Indonesia semakin dekat menuju masyarakat digital yang terhubung secara luas. Tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati akses internet yang cepat, aman, dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(dwk)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar