
Teknologi.id - Banyak masyarakat mencari cara mengetahui status desil Kemensos karena menjadi salah satu syarat penentuan penerima berbagai bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.
Kabar baiknya, pengecekan kini dapat dilakukan secara online tanpa perlu datang ke kantor kelurahan atau mengunduh aplikasi tambahan. Anda hanya perlu menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP dan mengakses situs resmi Kementerian Sosial.
Lalu, bagaimana cara mengeceknya?
Baca juga: Samsung Galaxy A27 5G Resmi di Indonesia, Snapdragon 6 Gen 3 Mulai Rp5 Jutaan
Apa Itu Desil Kemensos?
Desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pemerintah menggunakan data ini sebagai acuan untuk menentukan siapa yang berhak menerima berbagai program bantuan sosial, seperti:
- Program Keluarga Harapan (PKH)
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
- BPJS Kesehatan PBI
- Program bantuan sosial lainnya
Semakin kecil angka desil yang dimiliki, maka kondisi ekonomi keluarga dinilai semakin rendah sehingga berpeluang lebih besar menjadi penerima bantuan.
Cara Cek Desil Kemensos Juli 2026 Lewat HP
Berikut langkah-langkah mengecek status desil secara online:
- Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di HP atau komputer.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
- Isi kode verifikasi (captcha) yang muncul.
- Klik tombol Cari Data.
- Tunggu beberapa saat hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Jika data ditemukan, layar akan menampilkan informasi berupa:
- Nama penerima
- Status desil keluarga
- Jenis bantuan sosial yang diterima
- Periode penyaluran bantuan (jika ada)
Arti Desil 1 hingga Desil 10
Setelah melakukan pengecekan, Anda akan melihat nomor desil yang dimiliki. Berikut penjelasannya:
| Desil | Kategori |
|---|---|
| Desil 1 | Miskin ekstrem |
| Desil 2 | Miskin |
| Desil 3 | Hampir miskin |
| Desil 4 | Rentan miskin |
| Desil 5 | Menuju kelas menengah |
| Desil 6–10 | Kelompok masyarakat menengah hingga ekonomi atas |
Secara umum, Desil 1 hingga Desil 4 menjadi kelompok yang paling diprioritaskan dalam berbagai program bantuan sosial pemerintah.
Apakah Desil Menentukan Penerima Bansos?
Status desil memang menjadi salah satu indikator penting dalam penyaluran bantuan sosial. Namun, nomor desil saja tidak otomatis menjamin seseorang akan menerima bansos.
Pemerintah juga mempertimbangkan beberapa faktor lain, seperti:
- Kesesuaian data dalam DTSEN
- Persyaratan masing-masing program bantuan
- Hasil verifikasi dan validasi data oleh pemerintah daerah
- Kuota penerima yang tersedia
Karena itu, seseorang bisa saja memiliki desil rendah tetapi belum menjadi penerima bantuan apabila masih terdapat proses administrasi yang belum terpenuhi.
Mengapa Perlu Mengecek Desil?
Mengetahui status desil memiliki beberapa manfaat, di antaranya:
- Memastikan data keluarga sudah tercatat dengan benar.
- Mengetahui peluang menerima bantuan sosial pemerintah.
- Memudahkan proses klarifikasi jika terdapat kesalahan data.
- Menjadi acuan saat mengikuti program bantuan yang menggunakan data DTSEN.
Baca juga: Lenovo Idea Tab dan Idea Tab Pro Gen 2 Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp 4 Jutaan
Tips Jika Data Tidak Ditemukan
Apabila setelah memasukkan NIK data belum muncul, Anda dapat mencoba beberapa langkah berikut:
- Pastikan NIK yang dimasukkan sudah benar.
- Periksa kembali koneksi internet.
- Coba akses situs pada jam yang berbeda apabila server sedang padat.
- Hubungi atau datangi kantor desa, kelurahan, atau Dinas Sosial setempat apabila data tetap tidak ditemukan atau terdapat informasi yang tidak sesuai.
Kesimpulan
Cara cek desil Kemensos Juli 2026 sangat mudah dilakukan secara online melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id. Masyarakat cukup memasukkan NIK sesuai KTP untuk mengetahui posisi desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Informasi ini penting karena menjadi salah satu dasar penentuan penerima berbagai program bantuan sosial pemerintah. Jika hasil yang muncul tidak sesuai, masyarakat dapat melakukan pengecekan atau pembaruan data melalui pemerintah daerah maupun Dinas Sosial setempat.
Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.
(dwk)

Tinggalkan Komentar