SUV Listrik Polytron G3 & G3+ Rilis! Intip Spek Mewah dan Harga Sewa Baterainya

Wildan Nur Alif Kurniawan . February 27, 2026


Foto: Polytron

Teknologi.id – Industri otomotif nasional kembali diguncang oleh sebuah gebrakan. Raksasa elektronik kebanggaan dalam negeri, Polytron, secara resmi memperluas sayap bisnisnya dengan meluncurkan lini kendaraan listrik roda empat (Electric Vehicle/EV) perdananya: Polytron G3 dan Polytron G3+. Peluncuran Sport Utility Vehicle (SUV) bertenaga baterai ini menandai langkah ambisius perusahaan yang bermarkas di Kudus tersebut untuk menantang dominasi pabrikan Tiongkok dan Jepang di pasar otomotif Tanah Air.

Berbekal pengalaman 50 tahun di industri elektronik, Polytron tidak sekadar merakit mobil, melainkan mengintegrasikan teknologi cerdas, sistem hiburan kelas atas, dan skema kepemilikan yang sangat inovatif. SUV 5-penumpang ini diproduksi secara lokal bekerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Purwakarta, Jawa Barat, dan dilaporkan telah mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40 persen.

Bagi Anda yang tengah mempertimbangkan transisi ke era mobilitas masa depan yang ramah lingkungan, berikut adalah bedah spesifikasi teknis dan fitur unggulan dari duet Polytron G3 dan G3+.

Performa Motor Listrik dan Efisiensi Baterai

Di balik kap mesinnya, baik Polytron G3 maupun G3+ dipersenjatai dengan motor listrik bertenaga gahar yang mampu memuntahkan daya maksimal hingga 150 kW (setara 201 tenaga kuda) dengan torsi puncak mencapai 320 Nm. Konfigurasi tenaga instan khas EV ini memungkinkan mobil berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 9,6 detik, dengan batas kecepatan maksimal (top speed) yang dibatasi secara elektronik pada 150 km/jam. Performa ini dinilai lebih dari mumpuni, baik untuk bermanuver di lalu lintas perkotaan maupun melaju stabil di jalur tol antarkota.

Sebagai jantung kehidupan kendaraannya, Polytron memercayakan baterai berjenis Lithium Ferro-Phosphate (LFP) dengan kapasitas 51,916 kWh. Baterai LFP dipilih karena rekam jejaknya di industri global yang terbukti jauh lebih aman, tahan terhadap suhu panas ekstrem, dan memiliki siklus hidup yang lebih panjang dibandingkan baterai berbasis nikel (NMC).

  • Daya Jelajah (Range): Dalam kondisi kapasitas penuh, seri G3 mampu menempuh jarak operasional hingga 402 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC.

  • Durasi Pengisian Daya: Untuk pengisian daya cepat arus searah (DC Fast Charging), baterai dapat diisi dari 20% hingga 70% hanya dalam waktu 35 menit. Perbedaan mekanis utama antara kedua varian terletak pada kemampuan pengisian arus bolak-balik (AC) di rumah; varian G3 standar (6,6 kW) membutuhkan waktu sekitar 5 jam, sementara G3+ lebih impresif (11 kW) dengan waktu pengisian hanya 3,5 jam.

Baca juga: Cara Aman Isi Daya Mobil Listrik di Rumah: Hindari Risiko dengan Langkah Tepat

Desain Eksterior Premium dan Interior Mewah


Foto: Polytron

Secara rancang bangun, Polytron G3 Series menempati segmen medium-SUV dengan panjang 4.720 mm, lebar 1.908 mm, dan tinggi 1.696 mm, serta jarak sumbu roda (wheelbase) 2.800 mm. Dimensi eksterior yang cukup masif ini dialokasikan untuk menghasilkan ruang kabin yang sangat lapang. Jarak pijak ke tanah (ground clearance) sebesar 159 mm juga dirasa sangat ideal untuk melibas kontur infrastruktur jalan raya di Indonesia.

  • Estetika Eksterior: Mobil ini mengusung bahasa desain futuristik aerodinamis. Sistem pencahayaan sudah mengadopsi proyektor Full LED di seluruh sisi pendaran. Varian G3 menggunakan velg paduan aluminium berukuran 19 inci (R19), sedangkan varian tertinggi G3+ tampil lebih dominan dengan velg 20 inci (R20).

  • Teknologi Kabin: Nuansa "Smart Luxury" langsung menyapa pengemudi lewat layar sentuh utama berukuran 12,8 inci yang menjadi pusat kendali komputasi mobil. Sistem infotainmen ini terintegrasi tanpa kabel (wireless) dengan Apple CarPlay dan Android Auto. Sebagai merek yang membesarkan namanya melalui produk audio, Polytron menyematkan Sistem Audio XBR 8-Speaker yang menjamin fidelitas suara setara home theater. Khusus untuk varian G3+, Polytron menambahkan kemewahan ekstra berupa atap kaca panoramik (panoramic sunroof) dan pintu bagasi yang dapat terbuka secara elektrik (electric tailgate).

Baca juga: Polytron Rilis Fast Charging Portabel 25A untuk Motor Listrik, Harga Rp3,8 Juta

Fitur Keselamatan Aktif dan Fungsionalitas V2L

Keamanan merupakan kompartemen yang tidak bisa ditawar. Polytron melengkapi G3 Series dengan 6 titik kantung udara (airbags) dan dukungan sistem radar Advanced Driver Assistance System (ADAS) Level 2. Komponen keselamatan proaktif ini mencakup fitur-fitur otonom krusial seperti pengereman darurat otomatis, pemantauan titik buta, koreksi jalur otomatis, hingga kendali jelajah adaptif (Adaptive Cruise Control).

Satu inovasi fungsional yang sangat menarik adalah hadirnya teknologi Vehicle-to-Load (V2L). Fitur ini secara fundamental menyulap mobil menjadi "genset berjalan" raksasa, di mana daya baterai mobil dapat disalurkan keluar untuk menyalakan perangkat elektronik rumah tangga, perlengkapan medis darurat, atau alat berkemah dengan output hingga ribuan watt. Di sisi kesehatan kabin, sistem pemurni udara terintegrasi memastikan sirkulasi pernapasan penumpang tetap steril dari polusi eksternal.

Revolusi Harga: Skema Beli Putus vs. Sewa Baterai (BaaS)

Langkah paling disruptif dari Polytron adalah penawaran sistem kepemilikan melalui skema Battery-as-a-Service (BaaS). Skema langganan baterai ini berhasil memangkas harga jual kendaraan hingga lebih dari Rp130 juta di awal, menjadikan SUV listrik kelas atas ini mendadak sangat kompetitif bagi kelas menengah. Skema ini sekaligus menghapus "fobia" konsumen terhadap biaya penggantian baterai yang mahal, karena selama masa langganan, Polytron memberikan jaminan garansi baterai seumur hidup.

Berikut adalah rincian harga berstatus On The Road (OTR) Jakarta:

  1. Polytron G3

    • Skema BaaS (Tanpa Kepemilikan Baterai): Rp329.500.000

    • Skema Buy to Own (Beli Penuh): Rp461.500.000

  2. Polytron G3+

    • Skema BaaS (Tanpa Kepemilikan Baterai): Rp373.500.000

    • Skema Buy to Own (Beli Penuh): Rp505.500.000

Melalui kombinasi performa motor yang tangguh, kelengkapan fitur berlimpah, dan strategi pemasaran harga yang agresif, Polytron G3 Series bukan hanya menjadi tonggak kebangkitan pabrikan elektronik lokal, tetapi juga katalisator penting yang siap mengakselerasi peralihan massal masyarakat Indonesia menuju era mobilitas elektrifikasi.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News


(WN/ZA)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar