Resmi di CES 2026: Samsung Beberkan Visi AI Sebagai Pendamping Hidup Masa Depan

Wildan Nur Alif Kurniawan . January 06, 2026


Foto: Blackxperience

Teknologi.id – Dalam perhelatan teknologi terbesar dunia, CES 2026, Samsung Electronics secara resmi memperkenalkan visi terbarunya yang bertajuk "Companion to AI Living". Melalui acara "Samsung First Look" yang digelar di Latour Ballroom, Wynn Las Vegas, raksasa teknologi asal Korea Selatan ini menegaskan bahwa era AI telah berevolusi. AI tidak lagi hanya berfungsi sebagai fitur tambahan atau otomatisasi sederhana, melainkan menjadi fondasi yang menghubungkan seluruh ekosistem perangkat untuk mendampingi aktivitas manusia secara lebih personal dan bermakna.

TM Roh, CEO dan Head of Device eXperience (DX) Division Samsung, menekankan bahwa kepemimpinan Samsung di bidang AI kini difokuskan pada penciptaan pengalaman yang terpadu. Dengan ekosistem global yang saling terhubung, Samsung berupaya menghadirkan AI yang mampu memahami konteks, kebutuhan, dan rutinitas penggunanya dari pagi hingga malam hari.

Hiburan yang Lebih Personal: Vision AI Companion dan Tizen OS Terbaru

Salah satu pilar utama dari visi ini adalah Entertainment Companion. Samsung memperkenalkan lini TV AI 2026 yang lengkap, mulai dari Micro LED, OLED, Neo QLED, hingga teknologi terbaru Micro RGB 130 inci yang diklaim sebagai lompatan besar dalam kualitas gambar. Pusat dari inovasi layar ini adalah Vision AI Companion, sebuah platform yang mengintegrasikan Bixby versi terbaru dengan layanan AI dari mitra global (termasuk integrasi berbasis Gemini) untuk menghadirkan interaksi suara yang jauh lebih alami.

Hal yang paling menggembirakan bagi konsumen adalah komitmen pembaruan perangkat lunak. Samsung mengumumkan bahwa Tizen OS versi terbaru akan mendapatkan jaminan pembaruan hingga tujuh tahun. Ini memastikan bahwa TV yang dibeli pengguna akan terus mendapatkan fitur-fitur AI terbaru dalam jangka waktu yang sangat lama. Selain itu, hadir pula fitur HDR10+ ADVANCED dan sistem audio spasial Eclipsa Audio yang secara cerdas mengoptimalkan suara berdasarkan genre konten yang sedang ditonton.


Foto: erablue

Rumah Tangga Pintar: Bespoke AI dan SmartThings yang Makin Masif

Di sektor peralatan rumah tangga, Samsung memaparkan evolusi lini Bespoke AI menjadi Home Companion. Perangkat seperti Bespoke AI Laundry Combo, AirDresser, dan robot vacuum Jet Bot Steam Ultra kini dibekali kemampuan untuk saling berkomunikasi lebih dalam. Sebagai contoh, robot vacuum dapat mengirimkan rekomendasi resep masakan ke layar perangkat lain berdasarkan apa yang ia "lihat" atau deteksi di lingkungan rumah.

Hingga Desember 2025, ekosistem SmartThings tercatat telah melayani lebih dari 430 juta pengguna secara global. Skala besar ini memungkinkan Samsung memiliki wawasan mendalam untuk menciptakan fitur seperti Voice ID, yang mampu membedakan suara antar anggota keluarga untuk menampilkan konten atau pengaturan yang berbeda bagi tiap individu. Ada juga fitur FoodNote, laporan mingguan yang merangkum pola penggunaan makanan dan memberikan peringatan untuk bahan yang perlu dibeli kembali.

Baca juga: Teknologi AI Samsung Akan Hadir di Produk Rumah Tangga: Era Baru Kehidupan Cerdas

Kesehatan dan Perawatan: Care Companion

Samsung juga memperluas peran AI ke arah kesehatan proaktif melalui Care Companion. Di CES 2026, mereka memamerkan teknologi Brain Health, fitur pada layar pintar yang mampu mendeteksi risiko dini demensia atau gangguan kesehatan mental berdasarkan interaksi pengguna. Selain itu, integrasi dengan perangkat wearable memungkinkan ekosistem rumah memberikan saran aktivitas fisik atau penyesuaian suhu ruangan (WindFree AC) yang optimal bagi kualitas tidur penghuninya.

Baca juga: Samsung Kembangkan Sensor Otak di Wearable untuk Deteksi Dini Gejala Demensia

Keamanan Data sebagai Prioritas Mutlak

Dengan semakin banyaknya data pribadi yang diolah oleh AI, Samsung menegaskan bahwa kepercayaan dan privasi adalah inti dari pengalaman "Companion to AI Living". Melalui platform keamanan Samsung Knox dan Knox Matrix, setiap data yang mengalir di dalam ekosistem AI Samsung dilindungi dengan enkripsi tingkat tinggi. Samsung berkomitmen untuk memprioritaskan tata kelola data yang transparan agar pengguna merasa aman menjadikan AI sebagai pendamping di dalam area paling pribadi mereka, yaitu rumah.

Kesimpulan: Inovasi yang Berpusat pada Manusia

Pameran Samsung di CES 2026 membuktikan bahwa masa depan teknologi bukan tentang seberapa canggih sebuah alat berdiri sendiri, melainkan seberapa baik alat tersebut bisa memahami dan mempermudah hidup manusia. Dengan proyektor portabel The Freestyle+ yang bisa menyesuaikan layar secara otomatis di permukaan apa pun hingga monitor gaming Odyssey G9 6K 3D, Samsung menunjukkan bahwa AI telah meresap ke setiap sudut gaya hidup digital.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar