
Foto: VOLVO
Teknologi.id – Batas antara fiksi ilmiah dan realitas jalan raya kembali didobrak. Raksasa otomotif asal Swedia, Volvo, baru saja mengumumkan kehadiran Volvo EX60, sebuah SUV listrik kelas menengah yang tidak hanya menawarkan performa, tetapi juga kecerdasan setara asisten manusia. Terobosan utamanya? Mobil ini dirancang untuk bisa "diajak mengobrol" layaknya teman perjalanan berkat integrasi mendalam dengan Gemini AI milik Google.
Langkah ini menandai pergeseran monumental dalam interaksi pengemudi dan kendaraan (Human-Machine Interface). Jika sebelumnya perintah suara terbatas pada instruksi kaku seperti "nyalakan radio" atau "buka peta", kehadiran Gemini AI mengubah mobil menjadi entitas yang memahami konteks, nuansa bahasa, dan kebutuhan kompleks penggunanya.
Dasbor Cerdas: Lebih dari Sekadar Tablet

Foto: VOLVO
Pusat kendali Volvo EX60 terletak pada layar sentuh utama yang menyerupai tablet. Di balik layar inilah "otak" Gemini AI bekerja, didukung oleh daya komputasi tinggi dari chipset Nvidia dan Qualcomm. Kombinasi perangkat keras dan lunak ini memungkinkan sistem merespons input suara natural dengan presisi yang menakjubkan.
Pengemudi tidak perlu lagi menghafal perintah khusus. Anda bisa bertanya dengan gaya bahasa santai, seperti, "Saya merasa lelah, carikan tempat istirahat terdekat yang punya kopi enak," atau "Berapa sisa daya baterai jika saya mampir ke Bandung sebelum pulang?". Gemini AI akan memproses permintaan tersebut, mencari data real-time, dan memberikan solusi yang relevan.
Selain fungsi navigasi dan manajemen kendaraan, integrasi ini juga mencakup aspek hiburan. Pengguna bisa meminta Gemini untuk mengurasi daftar putar (playlist) yang sesuai dengan suasana hati atau cuaca di luar. Pengalaman audio ini disempurnakan oleh sistem suara premium Bowers & Wilkins yang terdiri dari 28 pelantang suara (speaker), lengkap dengan dukungan teknologi Dolby Atmos dan Spatial Audio, mengubah kabin mobil menjadi ruang konser berjalan.
Baca juga: Bukan Lagi Mobil Listrik! Kini Teknologi Self Driving Jadi Bintang Utama CES 2026
Spesifikasi Buas di Balik Kecerdasan Buatan
Secara hierarki, Volvo EX60 diposisikan tepat di tengah-tengah lini produk elektrik Volvo, menjembatani model entry-level EX30 dan flagship EX90. Mobil ini dibangun di atas arsitektur terbaru SPA3 EV, sebuah platform yang dirancang khusus untuk memaksimalkan efisiensi aerodinamika, manajemen suhu baterai, dan sistem penggerak listrik.
Varian tertingginya, EX60 P12 AWD, menawarkan spesifikasi yang tidak main-main. Menggendong motor listrik ganda (dual motor), mobil ini mampu memuntahkan tenaga hingga 670 HP. Akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam (0-60 mph) dapat dituntaskan hanya dalam waktu 3,8 detik, angka yang mensejajarkannya dengan banyak mobil sport.
Masalah kecemasan jarak tempuh (range anxiety) juga dijawab dengan tuntas. Berbekal baterai berkapasitas 117 kWh, EX60 P12 AWD diklaim mampu menempuh jarak hingga 640 kilometer (400 mil) dalam sekali pengisian daya.
Teknologi pengisian dayanya pun sangat impresif. Dengan dukungan fast charging hingga 400 kW, baterai jumbo tersebut dapat terisi dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 19 menit—kurang lebih sama dengan durasi istirahat minum kopi di rest area.
Baca juga: Sony Honda Mobility Hadirkan Afeela, Mobil Listrik dengan Fitur Seamless Gaming
Opsi Varian dan Ketersediaan
Bagi konsumen yang tidak membutuhkan tenaga monster, Volvo juga menyediakan opsi lain. Tersedia varian P10 AWD dengan baterai 95 kWh yang mampu menempuh jarak sekitar 515 km (320 mil), serta varian P6 RWD (penggerak roda belakang) dengan motor tunggal yang memiliki jangkauan sekitar 500 km (310 mil).
Rencananya, produksi massal untuk varian P6 dan P10 akan dimulai pada April 2026, sementara varian tertinggi P12 akan menyusul pada akhir tahun yang sama.
Untuk pasar global, Volvo mematok harga varian P10 AWD dengan spesifikasi lengkap di kisaran 60.000 dolar AS (sekitar Rp 1miliar jika dikonversi langsung). Harga ini menempatkan EX60 sebagai pesaing serius di segmen SUV listrik premium, menantang dominasi pemain lama dengan senjata rahasia berupa integrasi AI yang superior.
Kehadiran Volvo EX60 membuktikan bahwa masa depan otomotif bukan hanya tentang seberapa cepat mobil bisa melaju, tetapi seberapa pintar mobil tersebut memahami pengemudinya.
Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News.
(WN/ZA)

Tinggalkan Komentar