Startup B2B ini Jadi Unicorn Baru di Indonesia

Fabian Pratama Kusumah . September 16, 2021

Foto: Uzone

Teknologi.id - Layanan pembayaran business-to-business (B2B) yaitu Xendit baru saja mengumumkan sebagai unicorn terbaru di Indonesia.

Xendit pun mendeklarasikan diri sebagai layanan pembayaran B2B pertama yang menyandang status unicorn di RI.

"Xendit menjadi startup pembayaran B2B pertama di Indonesia yang meraih status unicorn, setelah mendapatkan pendanaan US$150 juta dari Tiger Global Management, Accel, Amasia dan Justin Kan's Goat Capital," seperti tertulis di akun Instagram resmi Xendit, Selasa (14/9) malam.


Dilansir dari website Xendit, yaitu perusahaan fintek Indonesia yang menyediakan infrastruktur pembayaran untuk Indonesia.

Xendit memproses pembayaran, membantu marketplace menyederhanakan pembayaran, mengirimkan pembayaran dan pinjaman, mendeteksi penipuan dan membantu bisnis bertumbuh secara eksponensial.

Selain itu juga melayani dengan menyediakan API kelas dunia dan antarmuka dashboard yang memudahkan proses.

Baca juga: Indosat dan Tri Merger, ini Nama Baru serta Rinciannya

Sebagai catatan, sebelumnya ada lima perusahaan asal Indonesia yakni Traveloka, Bukalapak, Gojek, Tokopedia, dan Ovo masuk dalam daftar unicorn dunia yang memiliki valuasi lebih dari US$1 miliar.

Unicorn merupakan istilah yang tidak asing di dunia perusahaan rintisan atau startup. Istilah unicorn digunakan untuk mendeskripsikan perusahaan privat yang telah mencapai valuasi lebih dari US$1 miliar.

Istilah unicorn di dunia startup pertama kali diperkenalkan oleh pemodal kapital Aileen Lee pada tahun 2013.

Lee menggunakan istilah unicorn untuk mendefinisikan perusahaan teknologi yang dinilai memiliki ide dan solusi tak biasa dengan valuasi lebih dari US$1 miliar.

Valuasi startup yaitu nilai ekonomi dari bisnis yang digeluti suatu perusahaan rintisan. Valuasi biasanya dijadikan ukuran untuk mengukur seberapa besar potensi bisnis sebuah perusahaan.

(fpk)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar