Kedai Sayur Peroleh Kucuran Dana Rp57 Miliar dari East Ventures

Kedai Sayur
Foto: TechCrunch

Teknologi.id – Startup asal Indonesia yang berfokus pada digitalisasi pedagang sayur keliling, Kedai Sayur, kembali mendapat kucuran dana segar dari East Ventures, SMDV, Grup Triputra dan Multi Persada Nusantara sebesar USD4 juta (Rp57 miliar).

Kucuran dana tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk pengembangan Kedai Sayur. Salah satunya dengan menarik lebih banyak tukang sayur dan pedagang ritel untuk menjadi Mitra Sayur. Selain itu, pendanaan ini akan dimanfaatkan untuk mengembangkan jaringan pemasok serta teknologinya.

Meningkat pesat

Kedai Sayur didirikan pada akhir tahun 2018 dengan misi untuk memberikan pedagang sayur produk dagangan dengan kualitas dan harga terbaik di pasarnya. Perusahaan ini didirikan oleh mantan Deputy Director of Business Process dan IT Triputra Group, Adrian Hernanto, beserta kedua rekannya, Ahmad Supriyadi dan Rizki Novian.

Kedai Sayur mengumumkan pertumbuhan jumlah pedagang sayur dan mitra mencapai 520 persen sejak didirikan pada sembilan bulan lalu. Tidak hanya jumlah mitra, perusahaan ini juga mengalami pertumbuhan di bidang Gross Merchandise Value (GMV) sebesar 600 persen.

Baca juga: Miracle Berry, Buah yang Mengubah Makanan Asam Menjadi Manis

Hingga saat ini, Kedai Sayur menyediakan lebih dari 300 produk di pusat distribusinya, yang dapat diakses oleh Mitra Sayur melalui aplikasi. Hal ini selaras dengan misi yang diusung, yakni untuk membawa keuntungan dari ekonomi digital bagi para pedagang sayur di Indonesia.

Kehadiran Kedai Sayur dilatarbelakangi oleh fakta bahwa di Indonesia, mayoritas pedagang sayur masih kesulitan mendapatkan produk segar dengan harga yang kompetitif. Karena rantai pasokan (supply chain) panjang, mengakibatkan penambahan harga produk hingga dua atau tiga kali lipat serta penurunan kesegaran produk.

Kedai Sayur mengaku senang dapat melihat peningkatan nilai pembelian Mitra Sayur secara konstan. Sebagian besar mitra dapat meningkatkan nilai pembelian tersebut hingga dua kali lipat dalam enam bulan pertama.

Baca juga: Nemo’s Garden, Kebun Sayuran di Bawah Laut Pertama di Dunia

“Ini hanya awal dari perjalanan kami untuk mendukung para tukang sayur lebih jauh, dan kami bersyukur bisa mendapat kepercayaan dari para investor dan mitra kami,” tutup Co-Founder dan CEO dari Kedai Sayur, Adrian Hernanto.

(dwk)

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending