Rizhaf Setyo Hartono, Mahasiswa Berprestasi Pencipta Online Platform Penyedia Pelayanan Olahraga

Teknologi.id – Halo Tech Expert! Pada kesempatan kali ini Teknologi.id kembali dengan segmen #SosokTeknologi di #KamisInspirasi. Kali ini, Teknologi.id berhasil mewawancari Rizhaf Setyo Hartono, atau biasa disapa Rizhaf yang merupakan salah satu mahasiswa berprestasi dari Universitas Brawijaya yang menggagas sebuah inovasi berupa online platform berbagai pelayanan olahraga yakni KitaOlahraga.com.

Selain mendirikan KitaOlahraga.com, Rizhaf juga sedang merintis program Pilot Project Inovasi Role Model Nasional Membentuk BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) Berbasis IT di Desa Gubugklakah Kabupaten Malang sejak bulan Oktober 2017. Tak hanya itu, masih ada banyak prestasi Rizhaf lainnya yang tentunya bisa menginspirasi teman-teman semua. Yuk! Langsung saja kita simak wawancara Teknologi.id dengan Rizhaf selengkapnya!


Halo Rizhaf, boleh perkenalkan diri dan kegiatan apa yang sekarang sedang Rizhaf kerjakan?

Hai, sebelumnya perkenalkan saya Rizhaf Setyo Hartono (21) lahir di Bondowoso pada tanggal 1 Maret 1997. Saat ini telah menempuh perkuliahan semester 4 di Universitas Brawijaya jurusan Fisika, Program Studi Instrumentasi. Layaknya mahasiswa pada umumnya yang sibuk kuliah, praktikum, laporan, tugas dan kegiatan kuliah lainnya. Namun saya tetap aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan baik organisasi, kepanitiaan, mengikuti berbagai perlombaan maupun kegiatan sosial masyarakat. Saat ini saya dipercaya sebagai Staf Ahli Departemen Karya Ilmiah Riset dan Karya Ilmiah Mahasiswa, Koordinator Acara Lomba Essay Karya Ilmiah Mahasiswa Nasional Universitas Brawijaya 2018. Memiliki ketertarikan dalam mengikuti berbagai perlombaan antara lain karya tulis ilmiah, penemuan teknologi, essay, paper dan juga lomba bisnis.

Bidang lomba bisnis menjadi salah satu ketertarikan saya untuk mengasah kemampuan solving real business problem contoh nya kegiatan Youth Entrepreneur Competition yang akan dilaksanakan pada tanggal 5-7 Agustus 2018 dalam dua negara yaitu di Malaysia dan Singapura. Saya yakin bahwa hidup itu singkat dan kita harus memaksimalkan setiap potensi yang kita miliki. Namun segala pencapaian dan prestasi tidak ada artinya jika kita tidak membagikannya. Karena itu saya sebagai Project Leader mengajak 4 orang teman saya agar bersama-sama memiliki inisiatif untuk terjun langsung dalam membantu masyarakat melalui program rintisan kami sendiri yaitu Pilot Project Inovasi Role Model Nasional Membentuk BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) Berbasis IT di Desa Gubugklakah Kabupaten Malang sejak bulan Oktober 2017.

Rizhaf bersama dengan tim menciptakan platform KitaOlahraga yang akhirnya memboyong Rizhaf dan tim mendapatkan silver medal dan special honour as The Excellent Invention From Nation Research Council of Thailand, bisa ceritakan detail tentang platform tersebut?

KitaOlahraga (kitaolahraga.com) adalah sebuah platform yang menyediakan berbagai pelayanan olahraga. Ada fitur andalan dari KitaOlahraga yang kami tawarkan yaitu fitur memesan berbagai lapangan olahraga mulai dari lapangan futsal, lapangan bulutangkis, lapangan tenis dan lain sebagainya. Ada banyak pilihan referensi lapangan olahraga sesuai budget dan kebutuhan sesuai waktu bermain yang diinginkan (jadwal up to date) dengan desain fitur menarik dan memudahkan serta membuat nyaman pengguna untuk memesan. Selain itu kedepannya ada beberapa fitur yang akan kami tambahkan sebagai pengembangan dari KitaOlahraga antara lain fitur mencari teman bermain atau lawan bermain dalam bentuk komunitas olahraga, fitur memesan berbagai tiket kompetisi olahraga serta dalam pengembangannya pula jika telah berjalan dengan baik platform ini, kami akan menggandeng karya anak bangsa dalam hal transportasi online Go-Jek sebagai sarana transportasi bagi para customer yang ingin berolahraga tetapi membutuhkan kendaraan untuk menuju ke tempat olahraga.

Apa yang mendorong Rizhaf dan teman-teman dalam menciptakan platform tersebut?

Saya bersama 2 sahabat baik saya bernama Fahmi Alfareza dan Aang Muammar Zein memiliki inisiatif menciptakan platform KitaOlahraga ini karena seiring dengan perkembangan zaman, teknologi semakin maju dan manusia lebih mudah untuk mengakses informasi actual maupun mendapatkan berbagai fasilitas kenyamanan dari berbagai macam startup di dunia. Namun di kota kami kuliah (re: Malang), masih belum menemui aplikasi yang menawarkan solusi atas permasalahan dalam hal pemesanan berbagai layanan olahraga online. Masalahnya sulit untuk memesan tempat olahraga ini dan masih menggunakan metode konvensional. Akhirnya para pecinta olahraga kurang mendapatkan informasi berbagai lapangan olahraga secara menyeluruh mulai dari budget hingga jadwal bermain yang tersedia dalam sebuah platfrom atau aplikasi. Dari situlah akhirnya kami memiliki inisiatif dan menawarkan gagasan platform berbagai pelayanan olahraga online yang kami sebut KitaOlahraga (kitaolahraga.com)

Apakah platform KitaOlahraga ini selanjutnya akan dikembangkan menjadi sebuah startup sendiri?

Ya, tentu. Harapan dan mimpi terbesar kami tawaran gagasan KitaOlahraga menjadi sebuah startup sendiri yang dapat memberikan solusi nyata melalui berbagai hal pelayanan olahraga online. Saat ini kami mencoba mulai melakukan pendekatan dengan usaha olahraga yang dimiliki Universitas Brawijaya (re: Sport Center UB). Dengan berjalannya waktu dan berkembangnya kerjasama yang terjalin baik bersama vendor awal kami (Sport Center UB).  Why not kita scale up ke berbagai vendor yang ada di Malang, Jawa Timur, Indonesia bahkan dunia (?)

Selain platform KitaOlahraga, apakah Rizhaf pernah mengerjakan proyek-proyek IT lainnya atau prestasi lain yang pernah Rizhaf raih?

Ya, ada. Kami membuat sebuah platform BUMDES sebagai role model nasional di Desa Gubugklakah. Tentu tak mudah membangunnya karena disana program BUMDES yang awalnya belum terbentuk sama sekali, akhirnya berseiringnya waktu saat ini sudah terbentuk dan memang harus alon-alon asal kelakon (pelan-pelan asal berprogress) karena pergerakan berbagai fasilitas dan akses di sebuah desa itu sangat berbeda dengan di kota. Desa Gubugklakah ini memiliki potensi yang luar biasa dengan aset pariwisata dan pertaniannya serta peternakan nya maupun letaknya yang strategis yaitu merupakan jalur akses ke Gunung Bromo.

Prestasi yang sementara ini pernah saya raih pada berbagai perlombaan bidang teknologi. Terakhir, pada bulan Mei 2018 alhamdulillah kami mendapatkan Medali Emas dalam ajang International Invention and Innovative Competition 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia. Dipercaya menjadi Ketua Pelaksana Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Universitas Brawijaya 2018 saat semester 2 dan juga memiliki amanah lainnya sebagai Wakil Koordinator Bidang Musabaqoh Karya Tulis Ilmiah Alqur’an MTQ-MN XV 2017 dalam waktu yang hampir bersamaan. Padahal dilain sisi, saya juga sedang mengikuti berbagai perlombaan dan kepanitiaan juga. Waktu itulah, masa-masa paling hectic dengan umur dan pengalaman yang masih muda yang pernah saya alami sepanjang kuliah.

Selain itu, saya pernah meraih predikat Peserta Terbaik dalam kegiatan Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa pada tahun 2017 lalu. Saya masih ingat, semester 3 lalu mungkin satu-satunya mahasiswa termuda yang pernah diundang untuk sharing menjadi pemateri/pembicara dalam berbagai kegiatan pengembangan diri mahasiswa ke berbagai Fakultas yang ada di Universitas Brawijaya seperti Fakultas Mipa, Fakultas Peternakan, Fakultas Pertanian, Fakultas Kedokteran hewan dan lainnya bahkan saya pernah untuk diminta mengisi dalam kegiatan upgrading dari kota lain misalnya dari MAN 1 Lamongan.

Awalnya itu saya juga memberanikan diri jika diundang menjadi moderator saat semester 2. Padahal waktu itu kemampuan berbicara saya di depan umum masih minim dan akhirnya beriring kepercayaan yang diberikan kepada saya mulai dari semester 2 (re: Mahasiswa Baru) saat ini paling tidak saya telah mengetahui ilmu public speaking dengan baik yang membawa kepercayaan baru lagi untuk diundang sebagai pemateri dalam membagikan berbagai pengalaman yang ingin saya sharing-kan bersama teman-teman. Tentu, tidak menyangka dan senang sekali saya bisa berkembang sejauh ini tapi selain bersyukur tiada henti saya memiliki prinsip untuk terus belajar dan tidak cepat puas atas segala pencapaian yang telah diraih.

Teknologi apa yang menjadi minat dan fokus Rizhaf saat ini? Sertakan apa alasan memilih teknologi tersebut?

Teknologi yang menjadi minat dan ketertarikan saya saat ini Artificial Intelligence, Machine Learning dan Mobile Application. Karena kita harus mengikuti informasi yang up to date berbagai perkembangan zaman. Saat ini dunia memasuki era revolusi industri 4.0 artinya disruptif teknologi pergerakan digitalisasi hadir begitu cepat. Maka tidak salah memang jika para millenials hari ini berlomba-lomba berkarya mendirikan startup yang berujung sukses bahkan masih usia belia berumur dibawah usia 30 tahun menurut berbagai kajian sejumlah lembaga survey dan penelitian contohnya Forbes 30 under 30 merilis  the brightest young entrepreneurs, leaders, stars in the world.

Terakhir, apa rencana Rizhaf ke depannya?

Rencana kedepannya, saya terus belajar dan berkecimpung dalam kegiatan entrepreneur di dunia teknologi, mengikuti berbagai kegiatan forum leadership anak bangsa seperti Forum Muda Indonesia, Future Leader Ambassador, Young Leader Indonesia dan bergabung di Masyarakat Ilmuwan dan Teknologi Indonesia serta terus menjalankan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai nahkoda tim di Desa Gubugklakah supaya bisa mandiri dan harapannya role model nasional bisa tercapai. Dan satu hal lagi mungkin, saat ini saya sedang menulis buku mengenai pengembangan diri anak muda yang dikemas secara menarik. Harapannya tahun depan sudah rilis bukunya ke berbagai penjuru Indonesia dan mungkin juga bisa dibeli di toko buku seperti Gramedia dan Togamas terdekat. Karena saya percaya karya melalui karya sebuah buku dan membacanya tanpa harus bertemu secara langsung untuk sharing, anak muda atau siapapun yang membacanya diharapkan memiliki wawasan open minded yang mampu berkontribusi bagi bangsa dan kelak menjadi tonggak pemimpin bangsa yang membawa arah pergerakan bangsa ini lebih maju lagi.


Sekian sekilas wawancara Teknologi.id dengan Rizhaf Setyo Hartono, mahasiswa berprestasi dari Universitas Brawijaya dengan segudang ide inovasi yang ia tujukan untuk berkontribusi bagi negeri agar bangsa Indonesia lebih maju lagi. Semoga segmen #SosokTeknologi di #KamisInspirasi ini bisa menginspirasi teman-teman semua agar lebih memaksimalkan setiap potensi yang dimiliki. Yuk berkarya lewat teknologi! Apa minat teknologimu? nks

Baca juga: Catherine Hindra Sutjahyo, Wanita Cantik Dibalik Kesuksesan Zalora.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *