Ditto Anindita, Founder dan CEO Botika: Lakukan yang Terbaik dan Secepat Mungkin

Selamat siang Sobat Teknologi! Pada segment #SosokTeknologi di #SelasaMoodBooster hari ini, Teknologi.id mendapat kesempatan mewawancarai Founder dan CEO dari salah satu startup yang bergerak di bidang Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan, yaitu Botika.

Botika adalah startup dengan produk chatbot atau asisten chat pintar yang bertugas menjawab segala pertanyaan dan keluhan pengguna melalui aplikasi chat Facebook Messenger, LINE dan Telegram. Melalui Botika, pemilik bisnis dapat memantau, melihat dan membalas semua pesan chat yang masuk darimanapun, kapanpun dan hanya dari satu platform serta tidak perlu menggunakan banyak chat client atau membuka pesan satu persatu melalui komputer atau handphone. Praktis bukan?

Nah, langsung saja yuk kita simak hasil wawancara Teknologi.id dengan Botika.

Bagaimana awal mula ide mendirikan bisnis Botika?

Dari pengalaman kita dalam menjalankan bisnis online, ternyata banyak pelanggan yang lebih suka nanya-nanya, Sebagus dan semudah apa pun sistem yang ada, banyak pelanggan yang tetap ingin melakukan kontak dan minta dilayani secara manual oleh customer service. Hal ini menjadikan para petugas customer service tersebut menjadi kewalahan.

Siapa saja foundernya? Dan bagaimana proses para founder memvalidasi ide ke dalam kondisi real di pasar/industri Indonesia?

  • CEO Ditto Anindita
  • Prima Yogha Kharisma
  • Galih Koco Sadewo
  • Vita Subiyakti

Cara memvalidasi cukup mudah, dimana semua perusahaan mempunyai customer service untuk menjawab pertanyaan perlanggan dimana pertanyaan itu biasa ditanyakan sehari hari. Nah hal itu yang kami manfaatkan untuk dapat di efisiensi dan di otomatisasi dengan layanan chatbot.

Apakah tujuan, visi dan misi dari di bangunnya Botika?

Sebenarnya Botika mempunyai tujuan untuk menjadi perusahaan AI terbaik di indonesia dengan inovasi-inovasi yang kami kembangkan, sedangkan chatbot adalah produk pertama dari Botika. Untuk saat ini misi kami adalah membantu para pemilik bisnis untuk dapat memaksimalkan layanan customer service sehingga dapat memberikan layanan yang lebih baik dan respon yang lebih cepat.

Bisa ceritakan rintangan dan tantangan yang paling berkesan dalam menjalankan Botika?

Untuk rintangan sendiri, mungkin hampir mirip dengan startup lainya alami, dimulai dari keterbatasan sumber daya dan market akses yang dimiliki terbatas. Namun kami percaya tidak ada masalah yang tidak bisa di pecahkan. Kita hanya perlu mencari cara bagaimana cara memecahkannya saja.

Bagaimana cara anda melewati tantangan tersebut dan terus jalan membangun bisnis Botika?

Memaksimalkan apa yang kita miliki baik skill, pengalaman dan sumber daya yang ada, untuk melakukan sebaik dan secepat mungkin pekerjaan sehingga bisnis akan berada pada lintasan yang benar. Sedangkan untuk market akses, kami menerapkan strategi dengan membuka cabang di jakarta supaya lebih cepat dan efisien dalam menjangkau klien.

Kami percaya bahwa cerita dan pengalaman dari setiap individu adalah inspirasi, maka bisakah bagikan quote atau prinsip yang di pegang oleh Ditto Anindita untuk dapat terus fokus menggapai mimpi atau tujuannya?

Lakukan yang terbaik dalam setiap pekerjaan dan secepat mungkin.


Itu dia sekilas wawancara Teknologi.id dengan Ditto Anindita, Founder dan CEO dari Botika. Dari wawancara ini, ada hal penting yang harus kalian ingat jika ingin menjadi seorang pebisnis/startup founder, yaitu untuk membangun sebuah bisnis/startup kita harus memaksimalkan apa yang kita miliki baik skill, pengalaman dan sumber daya yang ada, serta jangan lupakan kita juga harus berjalan secepat mungkin sehingga bisnis akan berada pada lintasan yang benar. (nks)

Baca juga: Melvin Mumpuni, Founder Finansialku.com: Patience, Persistence, Determination.

 

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *