Ahmad Syarif, Founder dan CEO CyberLabs: Perbanyak Berbagi Kepada Orang Lain

Halo Sobat Teknologi!

Pada segment #SosokTeknologi di #SelasaMoodBooter kali ini, Teknologi.id mewawancarai Ahmad Syarif selaku Founder dan CEO dari CyberLabs.  CyberLabs adalah perusahaan teknologi yang berfokus dalam proses pengembangan software seperti website, aplikasi mobile dan juga aplikasi desktop dengan target pasar para pelaku UMKM di seluruh Indonesia. CyberLabs membantu para pemilik usaha mikro, kecil, menengah bahkan perusahaan besar untuk meningkatkan kualitas bisnisnya melalui penerapan teknologi tepat guna.

Isi dari wawancara ini adalah ulasan dari bagaimana proses Syarif dalam mendirikan CyberLabs,  ide serta motivasi pendirian bisnis, halangan dan rintangan, serta lain sebagainya. Yuk langsung saja kita simak hasil wawancara Teknologi.id dengan Ahmad Syarif khususnya bagi kamu para calon entrepreneur atau first time entrepreneur!

Halo Syarif, bisa tolong ceritakan bagaimana awal mula ide mendirikan bisnis CyberLabs?

Bermula ketika saya lulus SMK dan pindah ke Bandung dari Bogor. Saat itu saya bekerja di perusahaan sekolah bisnis online terutama UMKM yang berfokus pada SEO dan social media marketing. Saya bekerja disana selama 7 tahun dan melihat ada kebutuhan yang tidak disediakan oleh perusahaan lama saya yaitu jasa pembuatan website toko online. Dari situlah ide mendirikan CyberLabs muncul, CyberLabs berfokus pada pengembangan teknologi baik itu pembuatan website, aplikasi mobile ataupun aplikasi desktop yang berhubungan dengan bisnis dengan menargetkan UMKM di Indonesia.

Karena saya melihat bancal sekali UMKM Indonesia yang membutuhkan software-software dengan harga terjangkau, aplikasi mobile untuk monitoring tim salesnya dengan harga terjangkau dan juga aplikasi kasir/point of sales dengan harga terjangkau. Oleh karena itu sekarang CyberLabs menyediakan 3 aplikasi tersebut dengan harga di bawah 1 juta rupiah.

Siapa saja foundernya? Dan bagaimana proses para founder memvalidasi ide ke dalam kondisi real di pasar/industri Indonesia?

CyberLabs didirikan tahun 2014, saya dibantu oleh 2 teman saya yaitu Yusuf Solihin (Chief of Technology Officer/CTO) dan Rizky yang berfokus di bidang desain, sementara saya sendiri berfokus di marketing.

Yusuf Solihin mengundurkan diri pada tahun 2017 dan digantikan oleh Budi Yudho sebagai CTO dan ada lagi satu founder baru yaitu Hardiansyah sebagai Chief Operational Officer (COO).

Kami menganalisa kebutuhan UMKM di bidang teknologi dan dari hasil analisa itulah tercipta 3 produk utama, diantaranya:

  • Hydro, yaitu sebuah solusi teknologi untuk membantu UMKM untuk bisa memiliki toko online dengan harga terjangkau, cepat, mudah dan sudah dilengkapi dengan fitur-fitur e-commerce saat ini seperti payment gateway, keranjang belanja, ongkos kirim otomatis, dll.
  • Atom, yaitu sistem sales monitoring/sales management bagi UMKM yang sudah memiliki tim sales yang cukup banyak dan ingin di monitor.
  • Molecule, yaitu sebuah software yang membantu para UMKM yang sudah memiliki cabana banyak dan ingin memonitor stoknya/point of sales.

Ketiga software ini kami jual dengan harga kurang dari 1 juta rupiah.

Apakah tujuan, visi dan misi dari di bangunnya CyberLabs?

Tujuan CyberLabs adalah ingin membantu sebanyak mungkin masyarakat Indonesia dengan teknologi terutama mereka yang memiliki bisnis (UMKM). Kami juga ingin membantu perekonomian Indonesia dengan meningkatkan kelas para UMKM melalui teknologi.

Visi kami yaitu ingin menjangkau pasar-pasar UMKM mulai dari usada mikro, kecil hingga menengah. Diharapkan dengan membantu masyarakat Indonesia dapat meningkatkan perekonomian Indonesia dan kedepannya kami ingin ekspansi ke pasar luar negeri agar software Indonesia juga dikenal di dunia internasional. Misi kami adalah dengan dengan menyediakan solusi teknologi bagi bisnis dengan harga terjangkau.

Bisa ceritakan rintangan dan tantangan yang paling berkesan dalam menjalankan CyberLabs?

Ada dua rintangan yang pernah saya hadapi, yaitu masalah manajemen dan tim. Yang pertama masalah manajemen yang terjadi di 2015 awal. Ketika itu cash flow kami sangat minus. Disitu saya berusaha keras mencari pinjaman untuk menggaji semua tim saya. Saat itu management kami memang belum bagus dan umur kami masih setengah tahun. Saat itu saya juga lebih fokus pada masalah marketing sehingga tidak fokus pada masalah internal dan ternyata banyak proyek yang tertunda sehingga menyebabkan cash flow kami tidak stabil.

Masalah yang kedua adalah masalah tim. Masalah ini terjadi ketika tahun 2017, saat itu CTO saya meminta mengundurkan diri karena merasa kurang cocok dengan atmosfer startup. Jujur saat itu saya merasa seperti baru diputuskan pacar. Saat itu saya bingung karena beliau adalah satu-satunya orang yang berfokus di teknologi. Saat itu selama sebulan CyberLabs tidak memiliki CTO.

Bagaimana cara Syarif melewati tantangan tersebut dan terus jalan membangun bisnis CyberLabs?

Untuk masalah yang pertama, saya mulai melakukan strategi efisiensi. Saya meminimalisir tim di kantor dengan cara sebagian saya istirahatkan. Saya juga berusaha keras mencari pinjaman kemana-mana başkan sampai meminjam ke rentenir karena saat itu tidak ada pilihan lain. Kemudian saya pun lebih fokus pada manajemen, saya tingkatkan kualitas produk, kualitas tim, hingga akhirnya 2-3 bulan kemudian kami bisa kembali stabil. Untuk permasalahan yang kedua, alhamdulillah setelah sebulan tanpa CTO kami akhirnya mendapatkan pengganti yang lebih baik.

Kami percaya bahwa cerita dan pengalaman dari setiap individu adalah inspirasi, maka bisakah bagikan quote atau prinsip yang di pegang oleh Syarif untuk dapat terus fokus menggapai mimpi atau tujuannya?

Quote yang selalu saya pegang selama ini adalah,

Kita hidup dari apa yang kita dapatkan, tapi kita akan merasa benar-benar hidup dari apa yang kita berikan.

Oleh sebab itu, fokus saya adalah perbanyak berbagi kepada orang lain, baik itu berbagi ilmu atau berbagi manfaat. Karena itu saya mendirikan CyberLabs, dan fokus kami adalah menjadi perusahaan yang dapat memberikan manfaat sebanyak-banyaknya entah itu kepada UMKM atau yang lainnya yang memang berfokus melalui teknologi yang dikembangkan CyberLabs saat ini.


Sekian sekilas wawancara Teknologi.id dengan Ahmad Syarif, Founder dan CEO dari CyberLabs. Dari wawancara ini kita bisa ambil pelajaran bahwa hidup kita akan lebih berarti, dan kita akan merasa benar-benar hidup jika kita terus berbagi dan menebar manfaat kepada orang lain dan lingkungan sekitar. Sukses terus untuk Ahmad Syarif dan CyberLabs! (nks)

Baca juga: Muhamad Nanda Putra, Founder dan CEO Tanijoy: Cintai Apapun yang Kita Kerjakan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *