Carlo Ratti dan Masa Depan Pemetaan Digital

 

Carlo Ratti, seorang arsitek dan insinyur sipil menggambarkan bahwa suatu peta bukan hanya penggambaran tempat belaka, tapi merupakan penggambaran masyarakat. Dengan teknologi yang semakin berkembang, peta menjadi bentuk yang dinamis, tematik, dapat berubah sesuai konteks hasil temuan yang diinginkan. Peta menjadi alat penunjang dalam penggambaran sebuah kota secara digital, baik untuk melihat pola hidup hingga hubungan sosial antar masyarakat.

“Kondisi saat ini adalah kondisi di mana teknologi digital menjadi semakin terdistribusi di lingkungan,” kata Carlo Ratti, direktur SENSEable City Laboratory dan profesor praktik teknologi perkotaan di MIT. “Dalam arti tertentu, ini adalah pertama kalinya kita bisa menggambarkan kota secara real time,” tambahnya.

Carlo Ratti mempelajari pengaruh teknologi pada bagaimana orang berinteraksi dengan kota-kota mereka. Atau dengan kata-katanya sendiri, “Bagaimana menikahi beton dan silikon.” Pada tahun 2003, ia mendirikan SENSEable City Laboratory di MIT, di mana ia adalah seorang profesor praktik untuk teknologi perkotaan. Pekerjaan labnya saat ini salah satunya adalah proyek tracking sampah New York City di mana sampah akan diberi tag digital dengan nama “smart dust” dan sampan akan dilacak sampai ke tujuan akhirnya. Proyek ini diharapkan akan mengungkapkan ketidakefisienan dalam sistem pembuangan limbah. (nks)

Baca juga: Perjalanan Toto Sugiri, Sang IT Legend Indonesia.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *