Demi Alasan Keamanan, Kemenlu Jerman Ikut Larang Penggunaan Zoom

abdurrahmansaleh . April 09, 2020


 

Ilustrasi Zoom

Teknologi.id - Setelah Taiwan dan New York yang melarang penggunaan Zoom di negaranya. Langkah serupa juga diambil Jerman. Larangan penggunaan aplikasi Zoom ini diketahui setelah mendapat memo dari Kementerian Luar Negeri Jerman (Kemenlu) mengenai pematasan penggunaan layanan video konferensi menggunakan aplikasi Zoom.

Aplikasi Zoom yang memang mendadak tenar di wabah virus Corona. Tercatat hampir 200 juta mengunduh dan menggunakan aplikasi ini hingga akhir Maret 2020. Namun lonjakan tersebut tak diimbangi dengan sistem keamanan yang terpercaya.

Dengan alasan keamanan, seperti disampaikan Kemenlu Jerman melalui memo yang dikutip media Handelblatt mengatakan bahwa pihaknya sudah menemukan sendiri kelemahan kritis pada aplikasi Zoom.

Baca Juga: Pemerintah Taiwan dan New York Larang Penggunaan Zoom

“Berdasarkan laporan media dan temuan kami sendiri, kami telah menyimpulkan perangkat lunak Zoom memiliki kelemahan kritis dan masalah keamanan dan perlindungan data yang serius. Tetapi karena sistem ini digunakan secara luas di antara mitra Internasional kementerian, tidak mungkin melarang penggunaannya sepenuhnya,”  tulis Kementerian Luar Negeri Jerman dari memo yang dibagikan.

Dikutip dari Tech Radar, media lokal Handeslblatt mengatakan bahwa kebijakan yang diambil Jerman mungkin akan sulit diterapkan. Banyak dari mitra atau kolega Internasional kementerian ini yang sudah terbiasa menggunakan aplikasi Zoom untuk berkomunikasi.

Namun Kemenlu Jerman secara tegas melarang penggunaan aplikasi Zoom untuk rapat rahasia karena layanan ini tidak dienkripsi secara komprehensif dan disimpulkan perangkat ini memiliki kelemahan yang serius.

Alasan utama banyak negara menolak aplikasi Zoom karena sistem keamanan tidak dirancang untuk melindungi pembicaraan penting, sehingga diklaim bisa membocorkan informasi yang bersifat rahasia.

Baca Juga: Skype Luncurkan Meet Now, Tak Butuh Akun Untuk Ikut Meeting

Pihak Zoom memang mengakui banyaknya permasalahan pada aplikasinya, bahkan hal itu disampaikan langsung CEO Zoom Eric Yuan beberapa waktu lalu berjanji akan menangguhkan dan penambahan fitur baru di aplikasi selama 90 hari. Perusahaan mengalihkan sumber daya untuk meningkatkan keamanan aplikasi dan privasi pengguna. (Rmn)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar