Twitter Garap Fitur "Birdwatch" untuk Lawan Misinformasi

Rima Fidayani Rizki . October 05, 2020

Foto: Elite Daily

Teknologi.id - Maraknya sebaran berita hoaks dan misinformasi membuat salah satu perusahaan media sosial terbesar, Twitter, mengambil langkah untuk memerangi permasalahan tersebut. ‘Birdwatch’ ialah fitur baru yang sedang dalam proses pengembangan Twitter dalam usaha mengatasi misinformasi di seluruh platform media sosial tersebut.

Baca Juga: Bug Bikin Data GPS Apple Watch Hilang? Begini Mengatasinya

Dilansir dari Antara, Senin (5/10), ‘Birdwatch’ adalah fitur yang menyediakan lebih banyak konteks untuk tweet yang di-posting dalam bentuk catatan. Dikutip dari TechCrunch, sebuah tweet bisa ditambahkan ke dalam ‘Birdwatch’, dari drop-down menu tweet, di mana untuk memblokir dan pilihan melaporkan (reporting) tweet sudah bisa digunakan.

Sebuah ikon teropong kecil akan muncul pada tweet jika tweet tersebut terdeteksi dilaporkan oleh pengguna lain dan pengguna yang melihatnya bisa mengklik ikon tersebut. Saat diklik, pengguna akan diarahkan ke laman tempat mereka melihat riwayat catatan dari tweet tersebut.

Fitur ‘Birdwatch Notes’ ini akan ditambahkan pada navigasi Twitter di samping pilihan ‘Lists’, ‘Topics’, ‘Bookmarks’, dan ‘Moments’, berdasarkan hasil tangkapan layar yang dilaporkan TechCrunch. Fitur tersebut akan memberikan kemungkinan pengguna berkontribusi dalam usaha memerangi misinformasi di media sosial.

Pada awalnya, fitur ‘Birdwatch’ ditemukan pertama kali saat musim panas. Saat itu, fitur ini masih dalam tahap awal pengembangan dan belum memiliki nama, namun sudah menunjukkan antarmuka (interface) yang mengarahkan pada fitur menandai cuitan dan menambahkan catatan.

Pengembangan yang lebih baru hadir setelah Matt Navara, konsultan media sosial, mengunggah hasil tangkapan layar sejenis pada sistem operasi iOS. Dari beberapa cuitannya, Matt mendeskripsikan bahwa fitur ‘Birdwatch’ ini memungkinkan pengguna untuk melampirkan catatan pada tweet, secara publik dan tersendiri.


Walaupun begitu, belum diketahui lebih lanjut mengenai fitur tersebut, seperti apakah semua orang mendapatkan akses ‘Birdwatch’, apakah memerlukan izin persetujuan, atau hanya bisa digunakan untuk pengguna khusus saja.

"Kami sedang menjajaki sejumlah cara untuk mengatasi kesalahan informasi dan memberikan lebih banyak konteks untuk tweet di Twitter," ujar juru bicara Twitter, pada TechCrunch

"Misinformasi adalah masalah kritis dan kami akan menguji berbagai cara untuk mengatasinya," tambah Twitter.

Baca Juga: Xiaomi POCO C3 Dikabarkan Rilis pada 6 Oktober di India

Saat dihubungi untuk menggali info lebih lanjut, Twitter menolak untuk memberitahu rincian fitur ‘Birdwatch’ tersebut. Namun, mereka mengonfirmasi bahwa fitur tersebut memang dirancang untuk memerangi penyebaran misinformasi.

(rf)


author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar