Tips Menjadi UI/UX Designer Bagi Pemula

Muhammad Iqbal Mawardi . February 17, 2021

Foto: Dicoding

Teknologi.id – UI/UX designer saat ini merupakan bidang pekerjaan yang cukup banyak bertebaran di berbagai lowongan pekerjaan. Maraknya permintaan profesi trending dibidang UI/UX  dapat menjadi pelecut untuk dapat menjadi UI/UX designer.

Memperkenalkan kelas premium teknologi.id untuk kalian yang ingin belajar UI UX Designer, Product Research, Esport Business Class, Digital Marketing, dan Sales & Marketing Professional bersama mentor-mentor berpengalaman dengan materi yang berkualitas serta up to date sesuai yang kalian butuhkan. Segera daftarkan dirimu untuk mendapatkan harga terbaik, jangan sampai ketinggalan!

teknologiid events

Menjadi UI/UX designer tidak selalu harus menempuh pendidikan bidang tertentu. Asal didalami niat dan ketekunan peluang untuk memulai karir sebagai UI/UX designer akan selalu terbuka. Bagi kamu yang masih minim pengalaman akan bidang UI/UX designer, berikut beberapa tips agar kamu bisa menjadi UI/UX designer.

Kenali Terlebih Dahulu UI/UX Designer

Foto: Dicoding

Langkah awal yang harus kamu pahami adalah apa itu UI/UX designer, bagaimana cara bekerjanya, dan apa saja tanggung jawabnya.

UI designer diharapkan mampu membuat tampilan yang mudah digunakan oleh pengguna atau kita kenal dengan user friendly. UI designer juga mencakup perencanaan flow untuk pengguna, serta membuat mockup atau prototype.

Visual design sangat perlu diperhatikan supaya apa? Supaya membuat suatu aplikasi tampak lebih cantik/eye-catching.

Sedangkan UX sendiri merupakan kependekan dari User Experience. UX designer adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk kepuasaan pengguna dan pengalaman yang lebih baik.

Contoh ketika menggunakan aplikasi Gojek, jika kamu ingin pergi kesuatu tempat tujuan, maka lokasi penjemputan terisi otomatis berdasarkan dari GPS kamu.

Pekerjaan sebagai UX designer adalah mencakup riset bagi pengguna, mendesain hal-hal penting dalam user interface, mendesain juga flow website atau aplikasi mobile, serta melakukan testing.

Baca juga: Deretan Jurusan yang Cocok Untuk UX Researcher

Ketahui Kunci Utama Menjadi Seorang UI/UX Designer

Foto: Unsplash

Apakah diperlukan keahlian desain seperti yang mumpuni seperti menguasai Adobe photoshop, illustrator, dan sebagainya? Jawabannya iya. Kemampuan desain memang diperlukan untuk setidaknya memahami konsep dasar. Tapi bagi kamu yang belum memahami banget konsep desain tidak perlu khawatir bahwa kamu tidak bisa menjadi seorang UI UX designer.

Yang terpenting dari seorang UI/UX designer adalah memahami 3 kunci utama. Yakni problem, solution, dan result. Seorang UI/UX designer perlu mengetahui masalah apa yang akan hadir pada desain user interface produk aplikasi tersebut.

Lalu kunci yang kedua yakni seorang UI/UX designer harus mampu memetakan bagaimana solusi atau langkah yang akan diambil terhadap masalah tersebut.

Terakhir, UI/UX designer harus mampu merealisasikan solusi yang telah dipetakan guna menghasilkan keluaran atau output yang sesuai.

Mempelajari dan Banyak Berlatih UI/UX Designer

Foto: Unsplash

Kamu yang ingin mendalami bidang UI/UX designer harus banyak melakukan latihan baik itu dari segi UI maupun UX. Sehingga, dengan seringnya berlatih, maka akan memperkaya skill yang kamu miliki.

Mulailah untuk mencari informasi terkait profesi UI/UX designer. Kamu bisa memulai dari belajar UI yang umumnya lebih mudah terlihat dibandingkan UX. Misalnya membuat konsep desain aplikasi sederhana menggunakan adobe XD ataupun Figma.

Cari Banyak Sumber Referensi

Foto: Unsplash

Ini merupakan hal yang penting. Sebagai UI/UX designer kamu mesti banyak-banyak mencari sumber referensi. Seseorang yang mengembangkan desain harus banyak belajar juga dari sumber-sumber seperti buku, website, YouTube, dan lain sebagainya.

Bergabung Dengan Berbagai Komunitas Desain

Foto: Unsplash

Bergabunglah dengan komunitas baik itu berupa grup member, forum Facebook, ataupun kelompok-kelompok lain. Selain menambah teman baru, kamu juga dapat bertukar pikiran dengan mendalami bidang profesi yang sama.

Dengan memperluas relasi di bidang design ini memungkin bertambahnya jumlah referensi bagi seorang UI/UX designer. Ini merupakan keuntungan tersendiri untuk seorang UI/UX designer.

(MIM)

teknologi id bookmark icon
Berita Terpopuler