
Foto: La Nation
Teknologi.id - Privasi digital kini menjadi isu yang semakin krusial. Copilot hadir dengan beragam pengaturan yang memberi kendali penuh kepada pengguna. Setiap fitur membawa manfaat sekaligus dilema, dan di sinilah kita perlu menentukan batasan antara kenyamanan dan keamanan.
Ketika Data Menjadi Cermin Kehidupan Kita
Memory memungkinkan Copilot mengingat detail tentang pengguna, mulai dari nama hingga minat. Fitur ini bisa membuat interaksi terasa lebih personal, seolah berbicara dengan sahabat yang selalu ingat hal-hal kecil. Namun, di balik kenyamanan itu, ada rasa was-was “apakah kita benar-benar ingin percakapan pribadi menjadi cermin kehidupan yang tersimpan di balik layar?”.
Mengakses Pengaturan Privasi, Langkah Awal yang Menjaga Privasi
Pengaturan privasi Copilot dapat diakses melalui situs web, aplikasi desktop, maupun aplikasi mobile. Perubahan yang dilakukan pada satu platform akan otomatis berlaku di semua perangkat. Di Windows, pengguna cukup menekan ikon profil lalu memilih Settings dan Privacy. Di Mac, istilah yang digunakan adalah Data Control. Sementara di iOS dan Android, akses dilakukan melalui ikon hamburger, lalu masuk ke Account dan Privacy.
Baca juga: Waspada 16 Ekstensi Yang Mengumpulkan Data Pribadi Mu, Simak DIsini!
Riwayat Percakapan, Kenangan atau Beban Digital?

Foto: PCMac
Copilot menyimpan riwayat percakapan agar pengguna bisa kembali melanjutkan diskusi sebelumnya. Fitur ini praktis, seperti buku harian digital. Tetapi, tidak semua percakapan layak disimpan. Ada percakapan yang bisa menjadi beban jika berisi hal sensitif.
Cara mengatur:
- Di sidebar Copilot, pilih percakapan yang ingin dikelola.
- Klik ikon tiga titik di samping nama percakapan.
- Pilih opsi Rename, Share, atau Delete.
- Untuk menghapus seluruh riwayat, masuk ke Privacy > View, Export, or Delete History, lalu pilih Delete History.
Model Training, Apakah Kita Rela Menjadi Bahan Belajar?

Foto: PCMac
Salah satu pengaturan paling krusial adalah Model Training. Jika diaktifkan, percakapan teks maupun suara dengan Copilot dapat digunakan untuk melatih model AI. Meski data diklaim anonim, tetap ada keraguan. Banyak pengguna memilih menonaktifkan fitur ini agar interaksi mereka tidak dianalisis lebih lanjut.
Cara mengatur:
- Masuk ke Settings > Privacy > Model Training.
- Matikan opsi Text Training dan Voice Training.
Memory yang Bisa Dihapus, Apakah Itu Benar-Benar Lupa?

Foto: PCMac
Fitur Memory memungkinkan Copilot mengingat detail tentang pengguna, seperti nama, profesi, atau minat. Hal ini membuat interaksi terasa lebih personal. Tetapi, ada kekhawatiran bahwa informasi pribadi bisa tersimpan terlalu lama. Jika ingin menjaga agar percakapan tetap pribadi, Memory dapat dimatikan.
Cara mengatur:
- Buka Settings > Privacy > Memory (Personalization di Mac).
- Geser ke posisi Off untuk menonaktifkan.
- Pilih Delete Memory jika ingin menghapus semua data yang tersimpan.
Baca juga: Artificial Generate Intelligence Makin Dominan, Apa Berdampak Pada Lapangan Pekerjaan?
Percakapan yang Dibagikan, Kendali Ada di Tangan Kita

Foto: PCMac
Berbagi percakapan dengan orang lain bisa terasa menyenangkan, seperti membuka jendela pikiran. Tetapi tautan yang terus beredar bisa menjadi pintu yang tak lagi kita kendalikan. Untungnya, Copilot menyediakan fitur untuk mencabut tautan tersebut.
Cara mengatur:
- Masuk ke Settings > Privacy > Manage Shared Conversations/Links.
- Pilih percakapan yang ingin dicabut.
- Klik ikon X atau trash untuk Revoke Link.
Proactivity, Ketika AI Menyapa Tanpa Diminta

Foto: PCMac
Fitur Proactivity memungkinkan Copilot mengirim notifikasi tanpa diminta. Meski terdengar futuristik, sebagian pengguna merasa tidak nyaman dengan ide AI yang secara aktif menghubungi mereka.
Cara mengatur:
- Buka aplikasi Copilot di mobile.
- Masuk ke Settings > Privacy > Proactivity.
- Geser ke posisi Off.
Data Sharing dan Iklan, Batas Antara Informasi dan Komoditas

Foto: PCMac
Di aplikasi Windows, terdapat pengaturan tambahan berupa Diagnostic Data Sharing dan Ad Personalization. Diagnostic Data Sharing membantu Microsoft memahami cara aplikasi digunakan, sementara Ad Personalization memungkinkan data dipakai untuk menampilkan iklan yang relevan. Banyak pengguna memilih menonaktifkan keduanya agar data pribadi tidak digunakan untuk kepentingan komersial (Wired).
Cara mengatur:
- Masuk ke aplikasi Copilot di Windows.
- Klik Settings > Privacy.
- Matikan Diagnostic Data Sharing.
- Matikan Ad Personalization.
Privasi Sebagai Hak yang Harus Dijaga
Privasi bukan hanya soal teknis, tetapi juga hak sosial. Dengan memberi kendali penuh kepada pengguna, Copilot berusaha membangun kepercayaan. Di sisi lain, pengguna dituntut bijak dalam menentukan batasan. Apakah kenyamanan personalisasi lebih penting daripada menjaga kerahasiaan data? Pertanyaan ini menjadi refleksi tentang masa depan interaksi manusia dengan AI.
Privasi Adalah Pilihan yang Membentuk Masa Depan
Mengelola privasi di Copilot bukan sekadar menekan tombol pengaturan. Ia adalah keputusan yang membentuk cara kita berinteraksi dengan teknologi. Setiap pilihan menyimpan, menghapus, berbagi, atau menutup adalah bagian dari cara menjaga ruang pribadi. Pada akhirnya, privasi adalah hak yang harus kita jaga, karena dari sanalah kepercayaan terhadap dunia digital dibangun.
Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News
(dim/sa)

Tinggalkan Komentar