
Teknologi.id – Xiaomi kembali meramaikan pasar smartphone entry-level dengan meluncurkan Redmi 17C di China pada Selasa (23/6/2026). Ponsel ini hadir sebagai penerus Redmi 15C yang dirilis tahun lalu, sekaligus menjadi model terbaru di lini Redmi C yang dikenal menawarkan spesifikasi menarik dengan harga terjangkau.
Menariknya, Xiaomi langsung melompat ke seri Redmi 17C tanpa menghadirkan Redmi 16C. Kehadiran perangkat ini ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan smartphone murah dengan layar besar, baterai tahan lama, serta fitur-fitur yang masih relevan untuk penggunaan sehari-hari.
Baca juga: Xiaomi Kini Bisa Kirim File ke iPhone, Xiaomi 17T Pro Sudah Dukung AirDrop
Redmi 17C Andalkan Layar Besar 120 Hz
Salah satu daya tarik utama Redmi 17C terletak pada layarnya yang berukuran 6,88 inci. Panel LCD yang digunakan memiliki resolusi HD Plus (720 x 1.640 piksel) dan sudah mendukung refresh rate 120 Hz, fitur yang masih jarang ditemukan di kelas harga entry-level.
Layar tersebut juga dibekali touch sampling rate 240 Hz, tingkat kecerahan hingga 600 nits, serta teknologi DC Dimming untuk mengurangi efek kedipan layar. Xiaomi juga menyematkan sertifikasi perlindungan mata dari TUV Rheinland, sehingga lebih nyaman digunakan dalam waktu lama.
Ditenagai MediaTek Helio G81 Ultra
Untuk urusan performa, Redmi 17C mengandalkan chipset MediaTek Helio G81 Ultra dengan kecepatan hingga 2 GHz. Prosesor ini dipadukan dengan RAM 4 GB dan pilihan penyimpanan internal hingga 128 GB.
Kombinasi tersebut cukup untuk menjalankan berbagai aktivitas harian seperti browsing, media sosial, streaming video, hingga bermain game ringan.
Di sektor perangkat lunak, Redmi 17C menjalankan antarmuka terbaru HyperOS 3. Xiaomi memang belum mengungkap versi Android yang digunakan, namun perangkat ini diperkirakan sudah berbasis Android 16.
Kamera Sederhana dengan Desain Premium
Redmi 17C membawa kamera belakang beresolusi 13 MP serta kamera depan 5 MP untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video.
Meski hanya memiliki satu kamera belakang, desain modul kameranya dibuat cukup menarik. Sekilas, bagian belakang ponsel terlihat seperti memiliki beberapa lensa kamera. Namun sebenarnya hanya satu lensa yang berfungsi sebagai kamera utama, sementara satu lingkaran lainnya berisi LED Flash dan sisanya merupakan elemen dekoratif.
Desain tersebut memberikan kesan lebih premium dibandingkan smartphone entry-level pada umumnya.
Baterai 5.160 mAh, Masih Punya Jack Audio 3,5 mm
Daya tahan menjadi salah satu keunggulan Redmi 17C. Smartphone ini dibekali baterai berkapasitas 5.160 mAh yang mampu menemani aktivitas seharian.
Untuk pengisian daya, Xiaomi menyematkan teknologi fast charging 18 watt yang membantu mempercepat proses pengisian baterai.
Menariknya, Redmi 17C masih mempertahankan jack audio 3,5 mm, fitur yang kini semakin jarang ditemukan pada smartphone terbaru. Kehadiran port ini tentu menjadi nilai tambah bagi pengguna yang masih mengandalkan earphone kabel.
Selain itu, Redmi 17C juga dilengkapi berbagai fitur pendukung seperti:
- Dual SIM
- Jaringan 4G
- WiFi 5
- Bluetooth 5.4
- Sensor sidik jari di samping bodi (side-mounted fingerprint)
Baca juga: Powerbank Unik Ini Bisa Dibelah Jadi Dua dan Cas 4 Perangkat Sekaligus
Harga Xiaomi Redmi 17C

Di pasar China, Redmi 17C hadir dalam tiga pilihan warna menarik, yaitu:
- Merah dengan tekstur menyerupai kulit sintetis (faux leather)
- Hitam glossy
- Putih glossy
Berikut harga Redmi 17C di China:
| Varian | Harga China | Estimasi Rupiah |
|---|---|---|
| 4 GB + 64 GB | 799 yuan | Rp 2,1 jutaan |
| 4 GB + 128 GB | 899 yuan | Rp 2,3 jutaan |
Hingga saat ini Xiaomi belum mengumumkan jadwal peluncuran Redmi 17C untuk pasar global, termasuk Indonesia.
Apakah Redmi 17C Layak Ditunggu?
Bagi pengguna yang mencari HP murah dengan layar besar, refresh rate 120 Hz, baterai jumbo, dan jack audio 3,5 mm, Redmi 17C menawarkan paket yang cukup menarik di kelas entry-level.
Dengan harga sekitar Rp 2 jutaan, smartphone ini berpotensi menjadi salah satu pilihan terbaik bagi pelajar, pengguna pemula, maupun mereka yang membutuhkan perangkat kedua untuk aktivitas sehari-hari.
Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.
(dwk)

Tinggalkan Komentar