Siap Masuk Indonesia, Vivo X300 Ultra Lolos Sertifikasi Postel

Novita Nurjanah . March 06, 2026


Sumber foto: Vivo.com

Smartphone flagship vivo X300 Ultra dipastikan segera hadir di pasar Indonesia setelah mengantongi sertifikasi resmi dari Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari ihram.co.id perangkat dengan nomor model V2562 ini dijadwalkan meluncur secara global, termasuk Indonesia, dalam waktu dekat setelah sebelumnya diperkenalkan di ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol.

Sertifikasi Postel dan Ekspansi Pasar Global

Dokumen sertifikasi SDPPI mengungkap kemunculan nomor model V2562 yang merujuk pada vivo X300 Ultra. Selain varian Ultra, terdapat model lain dengan nomor V2537 yang teridentifikasi sebagai vivo X300 FE. Berdasarkan informasi yang diumumkan, kehadiran sertifikasi ini menandakan peluncuran perangkat kemungkinan besar akan dilakukan dalam satu bulan mendatang.

Peluncuran seri X300 Ultra kali ini menjadi momentum pertama bagi vivo untuk membawa varian “Ultra” ke pasar internasional. Sebelumnya, seluruh model Ultra dari vivo hanya dipasarkan secara eksklusif untuk wilayah domestik China. Di pasar Eropa, perangkat pendampingnya yakni vivo X300 Pro dilaporkan dipasarkan dengan harga sekitar 1.400 Euro.

Terobosan Lensa Teleconverter 400mm

Pada ajang MWC 2026, vivo memamerkan teknologi lensa tambahan bernama vivo Zeiss Telephoto Extender Gen 2 Ultra. Aksesori ini menawarkan panjang fokus tetap 400mm yang setara dengan 17,3x zoom optik. Pengguna dapat memilih antara panjang fokus 200mm atau 400mm secara bergantian untuk kebutuhan fotografi jarak jauh.

Melalui teknik in-sensor zoom cropping, kombinasi kamera utama dan kit teleconverter tersebut diklaim mampu mencapai jangkauan pembesaran hingga 800mm atau sekitar 30x zoom. Berdasarkan keterangan resmi, teknologi ini merupakan inovasi teleconverter dual-lens pertama yang hadir di industri smartphone global.

Konfigurasi Kamera Zeiss Master Lens Trinity


Sumber: Vivo

Vivo X300 Ultra mengusung konsep “Zeiss Master Lens Trinity” pada susunan kamera belakangnya. Konsep ini meniadakan fungsi kamera sekunder karena setiap lensa, baik wide, ultrawide, maupun telefoto, memiliki kemampuan setara kamera utama. Perangkat ini dilengkapi sistem tiga derajat stabilisasi gambar optis (OIS) dan teknologi motion-tracking focus.

Rumor spesifikasi menyebutkan kamera utama menggunakan sensor Sony LYT901 200 MP dan periskop telefoto Samsung HPB 200 MP dengan sertifikasi optik Zeiss APO. Selain itu, terdapat lensa ultrawide 50 MP Sony LYT828 serta sensor multispektral 5 MP yang berfungsi untuk akurasi detail warna pada hasil gambar.

Fitur Videografi Profesional dan Ekosistem Aksesori

Untuk mendukung kebutuhan videografer, vivo memperkenalkan ekosistem aksesori “Camera Cage” hasil kolaborasi dengan SmallRig. Aksesori ini dilengkapi dengan kipas pendingin eksternal, cold-shoe mount untuk mikrofon atau lampu, tripod mount, serta tombol shutter dan kontrol zoom fisik.

Sesuai informasi teknis yang dipublikasikan, perangkat ini mampu merekam video berformat 10-bit LOG pada resolusi 4K dengan frame rate 120 FPS. vivo X300 Ultra juga mendukung format Dolby Vision 4K 120 FPS, encoding video profesional APV 422, serta kompatibilitas dengan alur kerja ACES (Academy Color Encoding System) untuk proses penyuntingan film profesional.

Pada sektor audio, vivo menyematkan sistem Quad-Mic Audio Recording Master. Sistem ini dilengkapi dengan enam preset pemandangan yang berfungsi mengisolasi suara target sekaligus meredam kebisingan di lingkungan sekitar saat proses perekaman berlangsung.

Spesifikasi Perangkat Keras dan Performa

Dapur pacu vivo X300 Ultra diduga kuat menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Perangkat ini dibekali layar BOE LTPO berukuran 6,82 inci dengan resolusi 2K. Untuk mendukung daya tahan operasional, tertanam baterai berkapasitas 7.000 mAh yang didukung pengisian daya cepat 100 watt melalui kabel.


Sumber foto: Qualcomm

Sistem pada kamera dapat membaca lensa eksternal yang terhubung secara otomatis. Hal ini membuat aksesori telephoto extender generasi pertama tetap kompatibel untuk digunakan pada jajaran perangkat terbaru ini. vivo juga menyertakan fitur pemuatan 3D LUT dan kustomisasi LUT secara real-time langsung di dalam perangkat untuk memudahkan alur kerja sinematografi.

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar