Mengenal Xylobands : Perangkat Wearable yang Digunakan dalam Konser Coldplay

Silviya Zukhruf Aini . November 23, 2023

xylobands

Foto: Xylobands.com

Teknologi.id - Pada Rabu (15/11/2023), Coldplay baru saja menyelenggarakan konser musiknya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Dalam konsernya, Coldplay selalu menyertakan aksesori gelang yang dapat berubah warna saat konser sedang berlangsung. Gelang tersebut bernama Xylobands

Xylobands memberikan efek pencahayaan yang dapat berubah sesuai suasana lagu yang sedang dimainkan. Akhir-akhir ini di media sosial, Xylobands sedang ramai dibicarakan terkait jumlah persentase pengembalian gelang tersebut. Lantas, apa itu Xylobands? Bagaimana cara kerja Xylobands? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu Xylobands?

Xylobands merupakan perangkat wearable berupa gelang yang diisi dioda pemancar cahaya atau lampu-lampu kecil yang berwarna, serta dirancang dalam kontrol radio untuk menciptakan beberapa pola lampu kilat dengan efek visual yang beragam.

Baca juga: Begini Bentuk 'Kenang-Kenangan' dari Coldplay, Kapal Neon Moon II 

Xylobands memiliki ketahanan baterai selama 18 jam dan daya jangkau hingga 400 meter, membuat penonton tenang saat menggunakannya. Warna-warna yang biasanya ditampilkan pada gelang xyloband berupa warna monokrom, seperti merah, hijau, biru, dan putih.

Fitur pemancar cahaya yang terdapat di dalam Xylobands dikendalikan oleh panitia konser musik. Panitia konser musik dapat mengontrol status dan warna lampu Xylobands yang digunakan pengunjung melalui software khusus pengontrol Xylobands atau melalui remote control yang dipegang oleh beberapa panitia.

xylobands

Foto: Xylobands.com

Menggunakan Bahan Baku yang Ramah Lingkungan

Sejak awal, Coldplay telah menerapkan konsep sustainability dalam setiap konsernya, termasuk gelang yang digunakan oleh penonton konsernya. Xylobands menggunakan 100% bahan baku nabati, yaitu terbuat dari plastik nabati yang berkelanjutan dan bersumber dari tebu yang dapat diperbarui. Gelang berbahan dasar tanaman ini merupakan yang pertama di dunia yang dapat dikomposkan.

Baca juga: Google Akan Serius Dengan Beberapa Perangkat Wearable Miliknya 

Xylobands dibuat dari bahan baku yang tidak memiliki dampak deforestasi atau pemindahan pasokan makanan, serta bahan bakunya ditanam di bawah "Kode Etik Pemasok", dengan menetapkan praktik keberlanjutan yang diaudit oleh pengawas pihak ketiga.

Selain bahannya yang terbuat dari nabati, setelah konser Coldplay selesai, gelang tersebut akan dikumpulkan, disterilkan dan diisi ulang dayanya yang bertujuan untuk mengurangi produksi gelang serta digunakan kembali dalam tur Coldplay berikutnya.

Cara Kerja Xylobands

1. Koneksi Radio Nirkabel

Xylobands dapat bekerja dengan menggunakan koneksi radio nirkabel yang dihubungkan melalui transmitter khusus yang dipasang pada laptop panitia. Secara teknis, perintah mengaktifkan lampu Xylobands dari laptop akan dikirimkan transmitter secara langsung ke Xylobands.

2. Penyebaran Sinyal Radio

Xylobands yang telah menerima sinyal radio yang dikirimkan oleh transmitter kemudian akan memproses sinyal tersebut dan mengubahnya menjadi pola cahaya yang diinginkan. 

3. Pengaturan Pola Cahaya

Saat menerima sinyal radio nirkabel, Xylobands akan menyalakan LED sesuai dengan pola cahaya berbeda yang telah ditentukan oleh pengendali. Selain itu, Xylobands juga dapat memproses efek cahaya tertentu, seperti perubahan warna, perubahan intensitas, atau kedipan.

Baca juga: 'Kulit Elektronik', Perangkat Wearable yang Ramah Lingkungan 

Panitia yang mengendalikan Xylobands bisa memprogram berbagai efek tersebut sesuai dengan keinginan, sehingga cahaya yang dihasilkan dapat disesuaikan dengan suasana atau musik yang sedang dimainkan.

Sebagai orang yang membuat gelang Xylobands, Jason Regler mengklaim bahwa sinyal radio dari transmitter ke Xylobands tidak mudah terganggu oleh cuaca buruk, alat-alat tertentu yang dapat memancarkan sinyal, atau objek fisik seperti tembok tebal.

Xylobands juga memiliki mode standby atau sleep yang dapat diaktifkan sewaktu-waktu agar daya tahan baterai terjaga selama beberapa hari ke depan.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(sza)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar