
Teknologi.id - Bagi sebagian pengguna iPhone, memasang screen protector atau pelindung layar sudah menjadi hal wajib. Alasannya beragam, mulai dari mencegah layar tergores hingga menjaga privasi dengan fitur anti-spy.
Namun, pandangan berbeda datang dari salah satu eksekutif Apple. Tom Marieb, Vice President of Hardware Engineering Apple, mengaku merasa “bergidik” ketika melihat iPhone menggunakan pelindung layar tambahan.
Pernyataan tersebut disampaikan Marieb dalam wawancara dengan TechRadar saat membahas teknologi Ceramic Shield 2 yang digunakan pada iPhone generasi terbaru.
Baca juga: Harga iPhone 15, 16, 17 Naik hingga Rp3 Juta, Cek Daftar Terbarunya
Eksekutif Apple Tak Suka Lihat iPhone Pakai Screen Protector
Marieb mengatakan Apple telah bekerja keras untuk membuat bagian depan iPhone terlihat menarik sekaligus lebih tahan terhadap penggunaan sehari-hari.
Karena itu, ia mengaku kurang menyukai ketika melihat pengguna menambahkan pelindung layar di atas layar iPhone.
Menurut Marieb, Ceramic Shield 2 dirancang untuk mengatasi salah satu masalah yang umum terjadi pada smartphone, yaitu goresan pada layar akibat pemakaian sehari-hari.
Apple juga mengembangkan material tersebut agar tetap tahan digunakan dalam jangka panjang. Dalam wawancara dengan TechRadar, Marieb menyebut pengujian Apple memperhitungkan penggunaan perangkat selama bertahun-tahun.
Ceramic Shield 2 Diklaim 3x Lebih Tahan Gores
Ceramic Shield 2 menjadi salah satu peningkatan pada layar iPhone terbaru. Apple mengklaim material ini memiliki ketahanan terhadap goresan 3 kali lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.
Teknologi tersebut digunakan pada bagian depan sejumlah iPhone terbaru, termasuk iPhone 17 dan iPhone 17 Pro. Apple juga menggunakan Ceramic Shield 2 pada bagian depan iPhone 18 Pro.
Pada iPhone Duo, Ceramic Shield 2 juga digunakan pada layar luar dan diklaim memiliki ketahanan gores 3 kali lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.
Selain ketahanan terhadap goresan, Apple juga menyebut Ceramic Shield 2 memiliki lapisan anti-reflektif untuk membantu mengurangi pantulan cahaya pada layar.
Lalu, Apakah iPhone Tidak Perlu Anti-Gores?
Meski Apple meningkatkan ketahanan layar, bukan berarti semua pengguna harus berhenti memakai screen protector.
Ada alasan lain di luar sekadar mencegah goresan. Sebagian pengguna memilih pelindung layar dengan fitur anti-spy agar isi layar lebih sulit dilihat orang di sekitarnya.
Ada pula pengguna yang tetap memasang tempered glass sebagai lapisan tambahan ketika iPhone terjatuh. Dalam kondisi tertentu, mereka lebih memilih tempered glass yang retak daripada layar asli perangkat yang mengalami kerusakan.
Dengan harga iPhone yang relatif tinggi, memasang pelindung tambahan juga bisa dianggap sebagai langkah untuk mengurangi risiko biaya perbaikan layar.
Baca juga: iPhone 18 Pro vs iPhone 17 Pro: Ini Perubahan yang Paling Menarik
Ceramic Shield 2 Bukan Berarti Layar Anti-Rusak
Klaim 3x lebih tahan gores sebaiknya tidak diartikan bahwa layar iPhone menjadi kebal terhadap semua kerusakan.
Ketahanan terhadap goresan berbeda dengan ketahanan terhadap benturan atau retak akibat terjatuh. Karena itu, pengguna tetap perlu mempertimbangkan cara pemakaian dan risiko yang mungkin terjadi.
Pada akhirnya, menggunakan screen protector atau tidak tetap menjadi pilihan masing-masing pengguna.
Apple memang sudah meningkatkan ketahanan layar melalui Ceramic Shield 2, tetapi bagi pengguna yang ingin perlindungan tambahan atau fitur privasi, screen protector masih memiliki fungsi tersendiri.
Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.
(dwk)

Tinggalkan Komentar