Robot GrowHR: Humanoid Lunak yang Bisa Menyusut, Berenang, dan Jalan di Atas Air

Wildan Nur Alif Kurniawan . January 30, 2026


Foto: TechExplore

Teknologi.id – Dunia robotika sering kali didominasi oleh citra mesin-mesin logam yang kaku, berat, dan bising. Kita terbiasa melihat robot humanoid (mirip manusia) seperti buatan Boston Dynamics atau Tesla yang canggih namun memiliki keterbatasan fleksibilitas fisik. Namun, di awal tahun 2026 ini, paradigma tersebut dipatahkan oleh sebuah inovasi unik dari China bernama GrowHR.

Tim peneliti dari Southern University of Science and Technology (SUST) di Shenzhen berhasil menciptakan robot humanoid lunak (soft humanoid robot) yang memiliki kemampuan "super" layaknya karakter fiksi ilmiah: ia bisa menyusut, memanjang, berenang, bahkan berjalan di atas permukaan air.

Temuan yang telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bergengsi Science Advances ini membuka babak baru dalam pencarian robot penyelamat (Search and Rescue) yang ideal.

Desain Unik: Terinspirasi Tulang Manusia dan Kartun

Secara visual, GrowHR (singkatan dari Growing Humanoid Robot) jauh dari kesan menyeramkan. Bagian tubuh atasnya dirancang menyerupai balon dengan ekspresi wajah kartun yang tersenyum. Namun, di balik tampilan jenaka tersebut, tersimpan teknologi biomimikri (meniru alam) yang canggih.

Para peneliti mengambil inspirasi dari mekanisme pertumbuhan tulang manusia. Tulang kita mampu memanjang seiring pertumbuhan namun tetap mempertahankan kekuatan dan bobot yang ringan. GrowHR meniru prinsip ini menggunakan struktur kamar udara lunak (airtight chambers) yang dibungkus material kain khusus berdaya tahan tinggi.

Baca juga: Sentuhan Emas 24 Karat! Caviar Ubah Robot Humanoid Jadi Aset Investasi Mewah

Tiga Kemampuan Utama GrowHR


Foto: TechExplore

Keunggulan utama GrowHR terletak pada fleksibilitas tubuhnya yang radikal, berbeda dengan robot konvensional yang terpaku pada engsel dan motor servo kaku.

1. Menyusut dan Memanjang (Shape-Shifting) Ini adalah fitur "sihir" utamanya. GrowHR dapat mengubah ukuran tubuhnya secara drastis melalui mekanisme pneumatik (pompa udara).

  • Saat Memanjang: Lengan dan kakinya dapat memanjang hingga tiga kali lipat dari ukuran awal. Struktur lunaknya diperkuat dengan kabel penegang dan pemandu serat karbon, membuatnya cukup kaku untuk berjalan tegak dan mengangkat beban.

  • Saat Menyusut: Ketika menghadapi rintangan seperti celah reruntuhan sempit atau pipa saluran, robot ini dapat mengempiskan dirinya (menyusut) untuk merangkak masuk, lalu kembali membesar setelah melewati rintangan tersebut.

2. Berjalan di Atas Air (Water Striding) Fisika permukaan air biasanya menjadi musuh bagi robot logam berat. Namun, karena konstruksi GrowHR didominasi oleh udara dan material ringan, ia memiliki massa jenis yang sangat rendah. Dilengkapi dengan sirip khusus di kakinya, GrowHR mampu menyeimbangkan diri dan berjalan di atas permukaan air tanpa tenggelam, mirip seperti serangga anggang-anggang (water strider).

3. Kemampuan Amfibi (Berenang) Tidak hanya berjalan di atas air, robot ini juga dirancang untuk bergerak di dalam air. Dengan mengayunkan kakinya yang fleksibel, GrowHR dapat berenang dengan efisien. Ini menjadikannya kandidat sempurna untuk misi penyelamatan korban banjir atau kecelakaan di kolam renang.

Potensi Masa Depan: Robot Penyelamat Ideal?

Kehadiran GrowHR menjawab tantangan besar dalam mitigasi bencana. Dalam skenario gempa bumi, robot kaku sering kali terhambat oleh puing-puing yang tidak terprediksi. Robot besar tidak bisa masuk celah sempit, sementara robot mikro (kecil) tidak memiliki tenaga untuk mengangkat puing.

GrowHR menawarkan jalan tengah: ia bisa menjadi kecil untuk aksesibilitas, dan menjadi besar untuk fungsionalitas.

  • Skenario Penyelamatan: Bayangkan sebuah gedung runtuh. GrowHR menyusut untuk masuk melalui celah ventilasi, merayap mencari korban, lalu membesarkan tubuhnya untuk memberikan bantuan medis atau air minum, bahkan mengangkat puing ringan.

  • Keamanan Interaksi: Karena tubuhnya lunak (soft robot), risiko robot ini melukai manusia saat terjadi malfungsi atau benturan sangat minim dibandingkan robot logam seberat 50 kg.

Baca juga: Waspada 'Humanoid Bubble'! Sisi Gelap di Balik Mewahnya Industri Robot Masa Depan

Meskipun saat ini masih dalam tahap riset dan pengembangan, konsep robot yang mampu memanipulasi bentuk tubuhnya sendiri ini diprediksi akan menjadi standar baru bagi teknologi Search and Rescue (SAR) di dekade mendatang. Kita mungkin segera melihat masa di mana penjaga pantai atau tim SAR didampingi oleh rekan robot lunak yang siap menyusut dan berenang demi menyelamatkan nyawa.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News




(WN/ZA)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar