Pemerintah Akan Wajibkan Publisher Game di Indonesia Berbadan Hukum

Teknologi.id . January 29, 2024

publisher game

Teknologi.id - Pada Jumat, 26 Januari 2024, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan rencananya untuk mewajibkan semua publisher game di Indonesia memiliki badan hukum. Langkah ini diumumkan oleh Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, dalam sebuah konferensi pers di Jakarta.

Menurut Semuel, regulasi ini akan segera diwujudkan dalam bentuk peraturan menteri, yang saat ini masih menunggu proses penomoran di Kementerian Hukum dan HAM. Tujuan dari aturan ini adalah untuk mendukung ekosistem game di Indonesia.

Baca juga: Sepuh Gaming Ini Ternyata Seorang Nenek Berusia 81 Tahun, Simak Kisah Inspiratifnya

"Proses pembuatannya, walaupun menggunakan Permen Kominfo, tetapi harus melalui registrasi di Kemenkumham. Setelah itu, aturan ini akan menjadi peraturan yang mengikat," ungkap Semuel.

Kementerian Kominfo ingin membentuk ekosistem game yang mengharuskan semua pihak untuk mengikuti aturan yang ada. Semuel menekankan bahwa publisher yang ingin memasarkan game di Indonesia juga harus membangun perusahaan di dalam negeri.

"Kami ingin menciptakan suatu ekosistem game yang mengikat semua aturannya. Jika ada keinginan untuk menyediakan layanan di Indonesia, perusahaan harus dibangun di sini agar memberikan manfaat bagi Indonesia. Anak-anak pengembang game kita dapat mempublikasikan karyanya melalui mereka," jelasnya.

Dalam menyusun aturan ini, Kementerian Kominfo telah melakukan diskusi publik dengan para pemangku kepentingan di industri game. Semuel menyampaikan bahwa publisher yang tidak mematuhi aturan ini akan menghadapi ancaman pemblokiran.

Baca juga: Gamer Ini Bangun Replika Candi Borobudur di Minecraft, Kini Dapat Lifetime Pass!

"Jika publisher tidak terdaftar dan tidak memiliki badan hukum di sini, maka game tersebut akan kami blokir. Kami ingin mendorong pertumbuhan ekonomi digital dan tidak ingin menjadi penonton," tambahnya. Meskipun demikian, ia memastikan bahwa akan ada periode waktu yang diberikan kepada publisher untuk melakukan migrasi ketika regulasi ini mulai diterapkan.

Industri game di Indonesia telah mengalami perkembangan yang pesat, dengan potensi pasar mencapai sekitar USD 2 miliar pada tahun sebelumnya. Semuel mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun industri ini, mengingat kestrategisan dan pertumbuhan yang cepat dalam bidang game.

Komunikasi telah dilakukan dengan asosiasi game di Indonesia untuk merancang industri game yang tidak hanya berkaitan dengan aspek industri, tetapi juga mengakomodasi konten yang sesuai dengan budaya Indonesia.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(dwk)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar