Orang Malaysia dapat Triliunan Rupiah dari Jual Domain AI.com, Ini Tipsnya

Nita Lestari . February 13, 2026


Pernahkah Anda membayangkan hasil jual domain di internet bisa seharga ribuan rumah mewah?

Baru-baru ini, dunia teknologi dihebohkan oleh kisah seorang pengusaha asal negeri jiran yang berhasil mengubah modal ratusan ribu rupiah menjadi triliunan rupiah hanya dari sebuah nama di internet. 

Investasi Digital Senilai 1,17 Triliun Rupiah

Dikutip dari portal berita Kompas, pengusaha teknologi asal Malaysia bernama Arsyan Ismail mendadak viral setelah ia resmi menjual domain AI.com dengan harga fantastis: US$ 70 juta atau sekitar Rp 1,17 triliun.

Transaksi ini resmi memecahkan rekor sebagai penjualan domain termahal yang pernah diungkap ke publik.

Arsyan membeli domain tersebut pada 4 Mei 1993 saat ia masih berusia 10 tahun. Dengan modal US$ 100 (sekitar Rp200 ribuan kala itu), ia nekat menggunakan kartu kredit ibunya secara diam-diam.

"Dia marah besar karena saya membebani kartunya dengan pembelian domain. Dia bilang, 'Apa-apaan ini? Apa yang kamu lakukan di internet?'" kenang Arsyan.

Ia membeli domain tersebut dengan alasan yang sederhana: "A.I." adalah inisial namanya (Arsyan Ismail). Kini, nama itu menjadi komoditas paling dicari di dunia teknologi.

Sebelum akhirnya dibeli secara permanen oleh Kris Marszalek (CEO Crypto.com) pada April 2025, domain ini sempat menjadi rebutan raksasa teknologi seperti OpenAI dan xAI milik Elon Musk. Domain AI.com akan menjadi wajah baru untuk layanan AI Agent personal yang revolusioner.

Apa yang Membuat Sebuah Domain Bernilai Mahal?

Aktivitas menjual kembali domain murah dengan harga yang lebih mahal disebut juga sebagai domain flipping. Pertanyaannya, mengapa pembeli kelas kakap berani membayar mahal?

Dikutip dari situs web provider hosting dan domain Indonesia, Qwords, sebuah domain premium memiliki kredibilitas instan, kekuatan SEO yang dahsyat, dan kemudahan bagi audiens untuk mengingat brand tersebut.

Berikut adalah ciri-ciri domain "langka" yang bernilai tinggi:

  • Pendek & Mudah Diingat: Biasanya hanya terdiri dari 2-4 huruf atau 1-2 kata saja (Contoh: ai.com, go.com).
  • Keyword-Rich: Mengandung kata kunci populer yang volumenya tinggi di mesin pencari.
  • Brandable: Mudah diucapkan, terdengar profesional, dan punya potensi kuat sebagai identitas merek global.
  • Ekstensi TLD Populer: Hingga saat ini, .com tetap menjadi primadona, disusul oleh ekstensi spesifik industri seperti .ai untuk teknologi.

Strategi Berburu Domain Langka untuk Pemula

Tidak perlu menunggu 30 tahun seperti Arsyan untuk mulai mendulang cuan dari domain. Berikut adalah tips praktis jual domain yang menguntungkan:

1. Pilih Nama yang Singkat dan "Clean"

Hindari penggunaan angka, tanda hubung (-), atau kombinasi huruf yang rumit. Semakin sederhana sebuah nama, semakin mudah dieja dan diingat oleh calon pembeli atau pengunjung.

2. Gunakan Alat Bantu (Domain Name Generator)

Jangan terpaku pada satu ide. Gunakan alat domain name generator gratis secara online untuk mengeksplorasi variasi nama unik yang mungkin belum terpikirkan namun memiliki potensi langka.

3. Manfaatkan Momentum Promo

Investasi domain tidak harus mahal. Anda bisa mulai mengoleksi domain potensial dengan modal minim saat ada masa promo, seperti Promo Domain Ramadan di Qwords.

Ini adalah kesempatan terbaik untuk mendapatkan ekstensi populer dengan harga spesial atau potongan harga untuk pembelian borongan (bulk).

Siapa tahu, domain yang Anda beli dengan harga promo hari ini adalah "harta karun" triliunan rupiah di masa depan.

4. Pilih Registrar Terpercaya & Transparan

Keamanan identitas Anda adalah prioritas. Pastikan Anda membeli domain dari registrar resmi seperti Qwords.

Registrar terpercaya akan menjamin privasi data Anda dan memberikan harga yang jujur tanpa biaya tersembunyi yang mendadak muncul di tagihan tahun berikutnya.

5. Lindungi Privasi dengan WHOIS Protection

Secara default, data pemilik domain (nama, email, telepon) bisa diakses publik via WHOIS. Agar terhindar dari penyalahgunaan data atau penipuan, gunakan fitur WHOIS Protection.

Di Qwords, Anda bahkan bisa mendapatkan fitur perlindungan privasi ini secara gratis setiap mendaftarkan domain.

author0
teknologi id bookmark icon
author

Nita Lestari

Qwords

Tinggalkan Komentar

0 Komentar