Perbedaan Mobil Listrik dan Bensin, Sejauh Itu?

Farrel Yudhistira . February 18, 2022


Foto: Kongres Advokat Indonesia


Teknologi.id - Mobil listrik kini menjadi salah satu bukti dari perkembangan teknologi yang sangat pesat. Bagaimana tidak? kurang dari 10 tahun mobil listrik kerap mendapat pembaharuan baru setiap saat dari mulai segudang fitur hingga tingkat efisiensi jauh lebih baik.


Namun, banyak juga masyarakat yang tidak peduli tentang keberadaan mobil listrik. Mereka yang tidak peduli mungkin lebih memilih mobil konvensional dengan bahan bakar bensin. Lagipula, masyarakat Indonesia yakin bahwa perkembangan mobil listrik di Indonesia masih lama dan hanya segelintir orang yang bisa memilikinya dikarenakan biaya nya yang mahal


Dari banyaknya masyarakat yang kurang peduli, mereka memiliki pertanyaan di dalam kepala nya, Apakah mobil listrik lebih baik dari bensin?


Secara umum, mobil listrik, mobil listrik dapat bekerja menggunakan baterai. Di dalamnya, terdapat inverter yang bertugas untuk mengkonversi energi baterai yang dihasilkan berdasarkan seberapa dalam injakan pedal gas yang berupa rotasi atau putaran. Putaran yang dihasilkan oleh motor listrik kemudian memutar transmisi yang kemudian disalurkan ke roda.


Terdapat empat jenis mobil listrik yang saat ini beredar di seluruh dunia, diantaranya yakti Battery Electric Vehicle (BEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), serta Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).


Dari keempat jenis mobil listrik tersebut, jenis yang paling sering diminati di Indonesia yakni Battery Electric Vehicle (BEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).


Berbicara tentang ramah lingkungan, tentunya mobil listrik lebih ramah lingkungan dibandingkan mobil bensin karena tidak ada gas buang yang dihasilkan. Selain itu, minyak bumi yang digunakan sebagai bahan bakar utama mobil bensin merupakan energi yang tidak terbarukan. Namun, masih banyak warga Indonesia yang tidak menyukai mobil listrik. Hal ini dikarenakan bahan dari baterai mobil listrik menggunakan bahan yang berbahaya serta limbah yang dihasilkan sama bahayanya dengan mobil konvensional.



Baca Juga: Mercedes-Benz EQS Mencerahkan Masa Depan Mobil Listrik


Biaya pengisian daya pun lebih murah dibandingkan bahan bakar bensin karena pemerintah telah menetapkan biaya pengisian daya yang cukup murah. Namun, stasiun pengisian mobil listrik pun cukup terbatas dan jika anda ingin melakukan pengisian daya mobil listrik anda di rumah, maka daya yang harus disiapkan cukup besar serta waktu yang dimakan pun lama.


Keunggulan lain yang dimiliki oleh mobil listrik adalah minimnya biaya perawatan. Dibandingkan dengan mobil listrik, biaya yang dikeluarkan untuk merawat mobil listrik lebih murah, anda tidak perlu mengganti oli karena tidak ada pelumas yang diperlukan.


Secara keseluruhan, mobil listrik jauh lebih baik dari mobil bensin karena ramah lingkungan serta biaya yang dikeluarkan untuk sehari - hari cukup murah. Pada tahun 2021 silam, Hyundai Kona EV menjadi mobil listrik paling laris diikuti oleh Hyundai Ioniq EV dan Nissan Leaf.


(FY)




author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar